
" Sayang kau harus ingat, aku ini adalah suami mu, aku adalah separuh dari jiwamu dan kita yang sudah menjadi satu jika salah satunya ada yang terluka maka jiwa yang satu lagi juga akan terasa, begitupun ketika aku melihat mu sekarang meskipun kau belum menceritakan apa yang sebenarnya terjadi dengan mu, namun aku dapat merasakan hatimu"
Mata Kimmy menatap ke arah Edward, Kimmy sadar betul apa yang sudah di katakan Edward kepada dirinya, dan Kimmy tau bahwa Edward mungkin dapat bisa merasakan jika memang hati nya sedang sangat gelisah pada malam hari ini.
"Edward aku akan menceritakan sesuatu hal kepadamu, namun kau harus berjanji padaku pada nantinya kau harus jujur terhadap semua yang akan aku tanyakan kepada mu setelah aku mulai bercerita "
Edward memandangi Kimmy dan pikiran nya mulai bekerja serta menerka - neraka apa yang akan di ceritakan oleh istri nya tersebut.
" Sayang, nampak nya hal yang akan kau cerita kan pada ku cukup penting, kemarilah kita berbicara di dalam kamar saja"
Edward menarik tangan Kimmy dan mengajak Kimmy untuk masuk kembali ke dalam kamar mereka.
"Kemari dan duduk lah, lalu ceritakan apa yang membuat hatimu begitu gundah pada hari ini? "
Edward mendudukan Kimmy di tempat duduk di dalam kamar mereka setelah itu Edward segera duduk di samping Kimmy serta bersiap mendengarkan semua cerita yang akan diceritakan oleh istrinya tersebut.
" Edward tadi aku bertemu dengan nona Cassandra di Rumah Sakit, aku melihat di dalam ruang perawatan anak dia sedang menangis dan di samping nya ada seorang gadis kecil sedang tergeletak oleh salah satu penyakit kritis"
"Aku melihat dari balik kaca yang berada di pintu kamar tersebut, nampaknya nona Cassandra begitu terpukul dan sangat sedih karena keadaan nona kecil tersebut "
" Dan setelah aku menanyakan kepada salah satu perawat di Rumah Sakit, nona kecil tersebut adalah anak dari nona Cassandra, apakah kau sudah mengetahui kejadian ini? "
Edward nampak tidak begitu kaget dengan semua yang diceritakan oleh Kimmy, namun kini pikirannya kembali bermain - main bagaimana cara menjelaskan kepada istrinya tentang siapa nona kecil tersebut.
" Edward apakah kau mendengarkan ceritaku?"
Edward yang sedari tadi tenggelam dalam pemikiran nya mulai hilang fokus dengan setiap pembicaraan istrinya tersebut.
"Sayang aku mendengarkan mu, lanjutkan ceritamu"
"Cerita ku sudah selesai, namun ada satu pertanyaan yang terus mengganjal di hatiku, aku menanyakan hal ini kepada mu, namun aku minta kau menjawab dengan jujur dari apa yang akan aku tanyakan"
"Baiklah sayang, dengan segala resiko aku akan berkata jujur untuk setiap pertanyaan yang akan kau berikan kepadaku"
"Edward apakah nona kecil tersebut ada hubungannya dengan dirimu? "
Deg
Hati Edward mendadak seperti akan runtuh ketika Kimmy langsung memulai sebuah pernyataan yang langsung menuju ke hati Edward.
" Katakan kepada ku apakah nona kecil tersebut ada hubungan nya dengan mu di masa lalu saat kau masih bersama dengan nona Cassandra?, karena aku melihat mata kalian sangat mirip"
Hening sejenak terjadi di ruangan itu Sampai pada akhirnya Edward meraih tangan Kimmy dan mulai berbicara tentang kebenaran dari keadaan yang sebenarnya.
" Saat Clarissa meninggalkan ku, ternyata dia sedang mengandung dan saat itu dia tidak memberitahukan keberadaan kandungan nya serta dia memilih untuk pergi dan membalaskan dendam keluarga nya"
"Dia memilih untuk menyakiti diriku dengan cara yang seperti itu"
"Maafkan aku yang baru menceritakan kebenaran akan hal ini kepada mu sekarang, karena aku juga baru betul - betul mengetahui jika Clarissa memiliki seorang anak adalah saat aku bertemu dirinya di parkiran Rumah Sakit pada saat aku hendak menemanimu periksa kandungan "
" Detik itu juga aku meminta Doni untuk melakukan penyelidikan tentang apa yang sebenarnya terjadi pada Clarissa di masa lalu dan dari hasil penyelidikan tersebut di peroleh data bahwa besar kemungkinan nona kecil tersebut adalah putri ku"
Edward terus menjelaskan semua kebenaran akan setiap masa lalu nya kepada Kimmy, dan Edward mencoba untuk tidak lagi menutupi segala sesuatunya, Edward ingin rumah tangga nya bahagia dan merdeka dari masa lalu.
"Sayang maafkan aku, maafkan aku jika aku banyak memiliki masa lalu yang kelam, maafkan aku"
Edward menggenggam tangan kimmy dengan erat dan mencium berkali-kali tangan istrinya tersebut.
Sementara itu Kimmy yang kini mendengarkan semua pengakuan suami nya tersebut hanya terdiam, dan tidak mengeluarkan sepatah kata apapun akan setiap kejujuran yang Edward berikan kepada dirinya.
Hatinya sedih, hatinya hancur, ada sedikit rasa kecewa untuk kesekian kali nya di hati Kimmy dengan setiap perkataan Edward.
Kimmy mulai menarik nafas panjang.
"Edward aku butuh waktu untuk sendiri setidaknya beberapa hari, bisakah kau tinggalkan aku di kamar ini sendiri untuk menenangkan diri? "
" Aku dan anak kita perlu sedikit ketenangan dalam menerima semua masalah ini aku mohon kau bisa mengerti "
Kimmy menatap mata Edward sambil menahan tangis nya dan tidak banyak yang bisa dilakukan oleh Edward karena memang dia memiliki kehidupan yang kelam dan sudah beberapa kali dia membuat Kimmy menangis.
" Baiklah jika itu memang mau mu, selama kau masih berada di rumah ini akan aku biarkan kau untuk menenangkan diri"
"Yang harus kau tau aku begitu mencintai mu Clarissa hanyalah masa lalu untuk ku dan semua sudah berlalu, kau harus percaya bahwa aku Betul-betul mencintai mu"
"Tinggalkan aku sendiri di kamar ini Edward dan tolong jangan beritahukan terlebih dahulu kepada para keluarga tentang kasus mu ini"
"Aku mengerti sayang untuk sementara aku akan tidur di kamar tamu di lantai dua agar mereka tidak begitu melihat jika kita sedang tidak ingin tidur satu kamar, istirahat lah, anak ku jaga mama yah sayang"
Edward mencium perut Kimmy beberapa kali dan setelah itu mencium kening Kimmy dan pergi meninggalkan Kimmy dikamar itu sendirian.
Kini tinggal Kimmy berada di dalam kamar tersebut hati dan pikiran nya bercampur menjadi satu, Kimmy memejamkan mata dan mencoba untuk tetap tenang.
"Aku harus tenang dalam menerima semua kejujuran dari suamiku, kejujuran akan setiap masa lalu nya, Tuhan apa yang harus aku lakukan sekarang? aku tidak akan pernah tega membiarkan gadis kecil tersebut tanpa seorang Ayah apalagi dia dalam keadaan sakit kritis"
I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.