
selamat membaca semua nya🥰
Pagi hari nya seperti biasa Citra pergi ke kampus dengan temannya yang bernama Rania
"Pa ma Citra pergi dulu ya"
ucap Citra pamit kepada kedua orang tuanya
"lo sayang sarapan dulu sarapan dulu ya mama siapin"
"Nggak deh mah, nanti Citra sarapan bareng Rani aja di kampus." Jawab Citra sambil berjalan kedepan untuk segera pergi
" sayang sebentar ada yang mau mama bilang!!"
Panggil mama dengan suara yang sedikit teriak
Agar putrinya mendengar panggilan nya itu karena Citra sudah lumayan menjauh dari diri nya
"Kenapa ma??" tanya Citra
"Sayang nanti pulang dari kampus, kamu ada jadwal kemana mana nggak?" Tanya Mama lita
" kayaknya nggak sih mah, Emang Kenapa mah? tanya Citra
" Wah baguslah kalau begitu, soalnya calon mertua kamu ingin mengadakan acara makan malam nanti , mama harap kamu mau" Jelas mama lita pada putri nya
"Oo gitu ya ma, yaudah nanti aku usahakan agar lebih cepat pulang, yaudah mah Citra pamit dulu ya Citra ada kelas pagi soalnya" pamit Citra pada mama nya
"Yaudah hati hati ya sayang" ucap Mama lembut
"Dahh maa"
"Dahh sayang"
Setelah melihat putrinya sudah pergi mama lita kemudian masuk lagi kedalam rumah untuk menemani suami nya yang sedang sarapan
"Gimana mah Citra mau gak?"
"mau dong pah, siapa dulu yang bujuk mama gitu loh"
ucap Mama bangga kepada dirinya sendiri
"iya iya suka-suka Mamah deh" ucap papa pasrah, mendengarkan sifat kenarsisan istrinya tidak ada habis habis nya
Sedangkan Mama Lita hanya menyengir
" Yaudah ma papa jalan dulu yah" ucap Papa sambil menyodorkan tangan nya pada istri nya
Mama lita langsung menyambut tangan papa dan mencium nya lembut
"Pah Mama nanti mau ke mall ya mau shopping buat nanti malam"
ucap Mama dengan girang
" ya terserah Mama saja" ucap Papa singkat dan berbalik ingin segera pergi
"loh Pah!! Mama bilang Mama shopping" tegas mama sekali lagi
"ya udah kan papa bilang terserah Terus kenapa lagi?" Tanya papa dengan wajah bingung
" ya ampun Pah di mana-mana shopping ituu butuh Cuan nggak ada yang gratis ih papa gimana sih!" Ujar mama dengan majah cemberut suami nya itu dari dulu memang tidak peka
" Huuhhhhh"" Papa menarik nafas pasrah sambil mengeluarkan dompetnya dan mengambil sebuah kartu yang berwarna hitam, dan memberikan nya ke kepada istrinya
"gini dong dari tadi, Mama jadimangkin sayang sama papa" goda Mama pada papa sedangkan papa vero yang mendengar kan hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah laku istrinya itu
*Untung cinta* batin papah
[Di kampus]
Kini kelas Citra telah selesai , para mahasiswa berbondong bondong keluar dari kelas
" Cit nongkrong dulu yuk baru nanti balik, udah lama nih kita gak nongki" ajak Rania pada Citra
" aduh nggak bisa nih Ran gua udah ada janji"
Jawab Citra
" janji sama siapa sih penting amat kayak nya?"
"Sama mama" jawab Citra singkat, ia memang belum memeberi tau kepada riana kalau ia sebentar lagi akan menikah, dia hanya merasa belum siap untuk itu
* maaf ya ran aku terpaksa bohong sama kamu, eh tapi kayak nya gak bohong bohong banget kok , orang beneran sama mama cuman tujuan nya bukan sama mama *
Plakk
Rania menepuk pundak Citra karena melihat Citra bengong seperti orang dongo
" Lo kenapa sih cit kesambet loh nanti kalau melamun kayak gitu" rania memperingati sahabatnya itu, kan gak lucu kalau Citra kesurupan.
"Yaudah kalau gitu gua duluan deh" Pamit riana
"Iyh hati hati" ucap Citra
"Inget jangan melamun nanti kesambet"
ucap riana mengulangi perkataan nya tadi
"Iyahh bawel.udah sama" usir Citra
"dadah " ucap riana sambil. Melambaikan tangannya pada Citra, Citra membalas lambaian tangan dari rania , dan bergegas pergi ke mobil nya, karena bila dia di sini terus menerus mama nya akan marah padanya
[Sampai di rumah]
"Asslamualaikum"
"Waalaikum salam! kamu udah pulang sayang, mama dari tadi nungguin kamu loh, yaudah sekarang kita ke kamar yuk kita siap siap " ajak mama sambil menarik tangan putri nya
"Sekarang ma siap siap nya?" Tanya Citra dengan wajah bingung
"Ya Iya dong kamu itu harus tampil perfect di depan calon mertua dan calon suami kamu" ucap Mama
" tapi mah ini masih jam 04.00 kan janjian makan malam nya jam 7 ngapain siap siap secepat ini? Citra laper Citra makan dulu ya mah" ucap Citra dengan wajah memelas dia tidak berbohonh ia memang lapar karena dia tidak memakan apapun dari pulang kampus tadi
"Ya udah deh, kamu ke kamar dulu deh mandi, entar Mama bawain makanannya ke kamar kamu"ucap mama melihat anak nya kelaparan .ia jugak tidak tega
" Oke Ma " Jawap Citra dan bergegas ke kamar nya dan segera membersihkan diri
Setelah Citra selesai mandi dan makan dia langsung bersiap-siap untuk nanti malam ,karena sudah pukul jam 05.30, tentu saja persiapannya itu harus dibantu oleh mamanya karena Citra sendiri bukanlah gadis yang terlalu pintar ber make up .
"Nah sekarang make up-nya udah siap, sekarang kamu ganti baju ya, Mama udah siapin baju yang bakal kamu pakai"
ucap mama lita sambil menunjukkan pakaian yang dari tadi sudah terletak di tempat tidur Citra
sedangkan Citra Hanya pasrah mengikuti kemauan mamanya dan segera ke ruang ganti baju untuk mengganti bajunya
setelah selesai mengganti bajunya, Citra segera keluar untuk menunjukkan penampilannya kepada mamanya
"mah!"
Panggil Citra Mama Lita yang sedang bermain handphone sontak melihat kepada putrinya
" OMG ini beneran anaknya Mama?!!, kamu cantik banget sayang ya ampun mama pangling" Mama Lita heboh sendiri melihat penampilan anaknya
tetapi memang benar adanya Citra benar-benar terlihat berbeda di malam ini, dengan riasan tipis yang menempel pada wajahnya dan gaun yang sangat pas melekat di badannya, bahkan warna gaun itu terlihat kontras di kulit Citra yang putih bersih
ilustrasi baju yang di pakai Citra
ilustrasi rambut nya Citra
"kalau kayak gini Mama yakin 100 % calon suami kamu bakal klepek-klepek lihat kamu"
" apa sih Mah" Citra malu mendengar ucapan mamanya
*Ah masa sih*
Ya udah sekarang kita turun Papa pasti udah nungguin di bawah
[Tek tek tek]
Papa yang mendengar suara bapak sepatu tinggi milik anaknya langsung melihat ke arah tangga
"wah wah wah kamu cantik sekali sayang" puji papa Citra hanya tersenyum malu mendengar pujian papa nya
"Ihhh papa!!!! jadi Citra doang nih yang cantik? Mama nggak?" ucap Mama kesal dengan wajah pura-pura sedih nya
"Waduh kalau kamu mah bukan cantik lagi Kamu itu udah bagaikan bidadari di hati aku sayang " ucap Papa menggoda mama sambil merangkul pinggang istrinya
" Ihh papa bisa aja" ucap mama malu malu mendengar gombalan suami nya
walau sudah tidak muda lagi rasanya keromantisan mereka tidak pernah luntur , Citra yang melihat tingkah kedua orang tuanya itu hanya memutar mata nya, iri? tentu!!, Siapa yang tidak iri melihat Hal yang seperti itu .
"Ya udah kita berangkat sekarang ya, takutnya telat Nanti ya "
"Yaudah ayo Pah, Ayo Citra"
Setelah itu mereka pun pergi karena Tempat yang ingin mereka tuju lumayan memerlukan waktu
Wow!!! chapter ini lumayan panjang ya guys alhamdulillah ada kemajuan di cerita aku semoga kalian suka chapter ini please banget bantu buat like dan aku minta maaf juga Kalau mungkin banyak typo dan salah penulisan kata dan nggak sesuai dengan apa yang kalian mau
oke terimakasih semua🙏🙏🥀
TBC