
"Halo Richard bisa kita bertemu hari ini di kamar nomor 5, aku sudah menyewa satu kamar itu untuk pembicaraan kita pada hari ini, segera ke kamar nomor tersebut karena aku menunggu kedatangan mu"
Selesai Edward berkata demikian di ponsel nya Edward segera menutup panggilan tersebut lalu bergegas menuju ke kamar hotel nomor 5 untuk berjumpa dengan Richard di sana.
Tak lupa Edward meminta Richard untuk menurunkan beberapa anak buah nya yang paling handal untuk menjaga kamar istri nya dari luar dan juga memasang alarm bahaya, dan CCTV pada ponsel Edward jika terjadi sesuatu di dalam kamar tersebut, karena dengan begitu Edward merasakan aman jika sedang tidak bersama dengan istrinya.
Sesampainya Edward di kamar hotel nomor 5 dan masuk ke dalam rupanya sudah ada Richard dan Doni yang sudah menunggu kedatangan nya.
"Tuan Edward silahkan duduk "
Doni mempersilahkan Edward untuk duduk berhadapan dengan Richard dan juga dengan dirinya.
" Baiklah supaya pertemuan rahasia kita ini tidak berlangsung lama, aku hanya ingin menanyakan bagaimana hasil penyelidikan mu Richard tentang mobil yang mencoba untuk menabrak mobil kita beberapa hari yang lalu"
"Tuan Edward, ada banyak kejanggalan yang terjadi disini, tuan bisa memeriksa semuanya dengan berkas ini "
Richard memberikan satu berkas kepada Edward untuk diteliti.
" Kau menemukan pengemudi tersebut tewas dibunuh di apartemen nya? "
" Itu benar tuan, pengemudi ini sengaja di bunuh dengan racun tanpa jejak dan seperti nya racun tersebut adalah racikan pribadi yang tidak di jual di pasaran atau industri sarang mafia manapun, tersangka menggunakan racun tersebut untuk menghilangkan jejak agar kepolisian tidak bisa menangkap mereka"
"Bagaimana dengan CCTV pada apartemen tersebut Richard? "
" Mereka merusak CCTV apartemen tersebut dengan teknologi digital sebelum mereka tiba di apartemen itu"
"Apa kau tidak bisa melacak teknologi apa yang mereka gunakan untuk melakukan itu dan darimana mereka bisa mendapatkan semua ini? "
" Tuan saat ini kami bekerja untuk menyelidiki akan hal ini, mereka menggunakan satu teknologi yang mereka rancang sendiri tujuan nya untuk bisa melumpuhkan sistem keamanan di berbagai tempat"
"Siapa sebenarnya mereka Richard apa kau punya dugaan? "
" Tuan yang membunuh mereka bisa dipastikan pembunuh bayaran profesional bertaraf dunia, karena dari hasil investigasi di dalam apartemen tersebut kami sama sekali tidak bisa menemukan barang bukti, pembunuhan yang seperti ini biasanya dikerjakan oleh para pembunuh bayaran profesional dan di dunia hanya ada beberapa kelompok dan mereka menutup identitas mereka "
" Tuan sepertinya musuh yang kita hadapi ini tidak bekerja dengan sendiri dan mereka lebih dari satu orang"
"Ya itu bisa saja mungkin terjadi Richard "
" Dan para musuh ini sangat mengetahui agenda dari tuan Edward dan nyonya besar kemungkinan mereka ada orang - orang terdekat dari tuan"
Deg
Hati Edward seperti di hantam satu batu besar ketika dia mendengarkan semua pembicaraan dari Richard.
"Orang terdekat ku?"
"Ya tuan, namun ini baru sekedar tuduhan saja, untuk kedepannya kita harus lebih berhati-hati"
"Iya aku mengerti Richard"
"Tuan ini aku berikan empat alat pelacak rahasia yang bisa tuan pakai kepada diri tuan dan nyonya Edward serta untuk mu Don dan juga untuk Maya, semua alat pelacak ini akan langsung terhubung dengan kami, saat ini kami mencurigai para pelaku akan mengincar salah satu dari kalian, dan kami ingin memastikan keselamatan dari kalian semua "
" Tuan Richard apakah aku dan Maya juga perlu untuk memakai alat pelacak ini? "
" Tentu Don, kau dan Maya adalah orang-orang yang selalu berada bersama dengan tuan Edward dan juga nyonya, besar kemungkinan para pelaku juga bisa mengincar mu dan juga Maya jadi kalian juga perlu untuk memakai nya"
Richard memberikan empat alat pelacak berukuran mini seperti tahi lalat yang harus mereka tempelkan di area tubuh mereka yang terbuka.
"Baiklah Richard kami akan menerima alat pelacak ini"
"Terima kasih tuan Edward, sistem alarm berbahaya akan menyala otomatis pada ponsel ku ketika salah satu dari kalian dalam keadaan bahaya"
I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.