
Dan tak beberapa lama pada akhirnya Richard muncul dengan setengah berlari sambil mengendong Clarissa dan tuan Jaya yang mengetahui hal tersebut langsung membuka pintu helikopter dan mempersilahkan Richard untuk membawa Clarissa dengan Helikopter tersebut agar lebih cepat.
Richard segera menaikkan Clarissa ke dalam Helikopter di bantu oleh dua tim dokter yang sudah berada di lokasi.
"Richard, kau tidak bisa ikut Clarissa sekarang masuk ke dalam Helikopter, luka-luka mu juga perlu di obati oleh Dokter "
Jian Lee yang sudah keluar dari dalam ruangan segera menarik Richard ketika dia hendak menyusul masuk ke dalam Helikopter tersebut.
" Jian Lee, aku akan tetap masuk"
"Richard, percayakan Clarissa pada tim Dokter, untuk segera mendapatkan pertolongan pertama "
" Jian Lee, racun itu tidak ada penawarnya, jadi aku harus ikut ke Rumah Sakit"
"Memang tidak ada penawarnya tapi kita akan membuat penawar itu, sekarang kau juga harus di rawat dokter "
" Richard apa yang dikatakan oleh Jian Lee itu benar, kau juga perlu di obati"
Edward yang kini sudah berada di sebelah Jian Lee ikut mendukung apa yang sudah dikatakan oleh Jian Lee tersebut, dan pada akhirnya Richard melepas kepergian Clarissa ke Rumah Sakit hanya di temani oleh ke dua tim Dokter di dalam helikopter tersebut.
" Ayo, kau juga harus di obati"
Edward meminta satu orang Dokter untuk membawa Richard ke dalam mobil dan untuk segera di larikan ke Rumah Sakit.
"Pa Rena adalah pengkhianat yang paling berpengaruh di dalam semua cerita ini"
"Ya Edward Papa sungguh tidak menyangka jika Dokter Rena adalah pelaku di balik semuanya ini"
"Adrian, kini posisi Dokter pribadi kita sudah kembali kosong, apa kau punya rencana? "
"Dokter Fanny sahabat dari istri ku? "
"Ya Edward, Dokter Fanny, saat dulu kau diam - diam menyingkirkan Dokter Fanny dari Rumah Sakit ke daerah terpencil, dan suatu hari Papa mendapatkan kabar bahwa Dokter Fanny menolong banyak orang di sana, ternyata dia adalah salah satu mahasiswi jenius yang dimiliki oleh salah satu universitas milik Chandradinata selain daripada istri mu"
"Papa akan memanggil dia kembali untuk menjadi Dokter Pribadi keluarga Chandradinata dan juga membantu Richard dan Jian Lee dalam membuat penawar racun teratai putih "
" Itu ide bagus Adrian"
"Jian Lee sepertinya kau harus ikut kita kembali ke Negara W"
"Baiklah tuan Edward "
" Panggil aku Edward saja"
"Baiklah Edward "
" Lauren masih belum di temukan dan dia kembali hilang, kita harus tetap waspada "
" Ya Pa, kita akan pikirkan nanti, sekarang ada baiknya kita semua kembali, Edward, Jian Lee kalian juga harus ke Rumah Sakit untuk melakukan pemeriksaan "
Tuan Adrian meminta Edward dan Jian Lee juga ikut masuk dalam mobil yang akan membawa mereka ke Rumah sakit.
Kini di tempat kejadian hanya tinggal tuan Edward dan juga tuan Jaya beserta dengan para aparat.
" Pa, aku tidak menemukan ruangan rahasia milik keluarga Louis "
" Ya Adrian ruangan itu sampai saat ini memang masih menjadi misteri, karena tidak ada yang bisa masuk ke dalam ruangan itu selain dari orang - orang dari Lauren sendiri, kita bisa diskusikan ini nanti, sekarang kita pulihkan terlebih dahulu keadaan kita masing masing "