I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
DIMANA MAMA?



Kimmy menepuk - nepuk tempat tidur dan meminta Edward segera mendekati dirinya,tanpa butuh waktu lama Edward segera menyerang Kimmy di atas tempat tidur dan Kimmy tidak akan dapat dan memang dia tidak akan mau untuk menolak semua serangan yang di berikan oleh suami nya itu.


Cukup lama mereka melakukan aktivitas tersebut kerinduan Edward kepada Kimmy yang memuncak di lepaskan pada hari ini dengan sangat leluasa, dan Kimmy yang juga merasakan kerinduan yang sama pada akhirnya ikut terlarut menyerang kembali suami nya itu, sampai pada akhirnya mereka selesai dengan sebuah kecupan manis di dalam sebuah ikatan pernikahan.


"Aku mencintaimu Kimmy Valerie "


" Iya, aku tau, kau sudah mengucapkan ribuan kali kata - kata itu pada ku"


"Tapi kau tidak bosan kan dengan ucapan ku itu pada mu? "


" Bosan tidak ya? haha, tentu saja tidak Edward, kau adalah suami ku, kau adalah separuh dari jiwa ku"


"Terima kasih "


Edward mendaratkan bertubi-tubi ciuman di kening sang istri.


" Edward sekarang gunakan lagi semua baju mu, lalu turun lah, kita makan bersama mala hari ini"


Kimmy yang sudah selesai mengenakan pakaian nya kembali, segera bangkit dari tempat tidur dan keluar dari dalam kamar menuju dapur, sampai di dapur Kimmy sudah melihat Mama Tiara dan sang Ibu sedang menyiapkan berbagai hidangan.


"Ma, Ibu apa ada yang perlu Kimmy bantu? "


" Tidak usah sayang, Ibu dan nyonya Tiara bisa mengerjakan semua nya ini"


"Itu betul Kimmy, lebih baik kau temani kembali suami mu itu"


"Baiklah Ibu, Ma"


Kimmy pada akhirnya keluar dari dapur dan hendak menuju kembali ke dalam kamar, namun langkah nya terhenti karena Kimmy langsung berpikir jika dia kembali ke dalam kamar, Edward akan kembali menyerang dirinya lagi, sehingga pada akhirnya Kimmy memilih untuk menemani Lisa di taman.


"Rissa, aku berjanji pada mu akan menjaga Michelle dengan baik, aku yang akan menggantikan tugas mu bersama dengan Michelle, Rissa sadarlah sayang "


Richard terus menatap Clarissa dari balik kaca yang ada di dalam kamar tersebut, dirinya ingin menangis karena sebuah kesedihan yang sulit untuk dia ungkapkan, namun pada akhirnya Richard memilih untuk pergi dan menghampiri ruangan Michelle.


" Papa Richard, Papa Richard "


Begitu Richard sampai di ruang rawat, Richard melihat Michelle memanggil - manggil nama nya.


" Michelle sayang bagaimana keadaan mu"


Richard mendekat ke arah tempat tidur Michelle dan mencium puncak kepala gadis kecil tersebut.


"Papa, Michelle sedang bermain ini "


Michelle menunjukkan satu boneka cantik yang sedang dia rias, hati Richard begitu sedih saat dia menatap Michelle seperti ini.


" Suster bagaimana keadaan Michelle? "


Richard mencoba bertanya kepada Suster yang sengaja Richard tempatkan di sana untuk memberikan laporan kesehatan kepada nya.


" Tuan Richard kondisi nona Michelle stabil, namun beberapa hari ini saya melihat nona Michelle menangis di dalam mimpi nya menyebut nama nona Clarissa "


Dan di saat yang bersamaan Michelle memegang baju Richard dan bertanya kepadanya..


" Papa Richard, dimana Mama?"