
"Dan kau nona Kim aku tidak mengizinkan mu untuk mendekati Michelle apapun bentuknya, karena hanya satu orang dari kalian yang sudah aku izinkan menemui Michelle"
"Baiklah nona Cassandra jika memang sudah menjadi keputusan mu"
"Kurasa sudah tidak ada hal lagi yang perlu kita bicarakan disini, ada baiknya kita pulang saja"
"Baiklah Edward "
Kimmy dan Edward beranjak dari tempat duduk mereka dan kini mereka meninggalkan ruangan Cassandra, saat ini hanya tinggal Cassandra yang duduk sendiri di dalam ruangan nya.
Hati nya berdetak sangat aneh, ada rasa cemburu kepada Kimmy yang begitu berlebihan dan ada rasa ketakutan yang sangat ketika pada nantinya Kimmy dekat dengan putrinya Michelle.
"Tidak, aku tidak akan membiarkan nona Kim dekat dengan putriku, aku akan menyingkirkan nona Kim dari hadapan putriku Michelle, hanya aku Ibu kandung nya dan hanya aku yang boleh sayang kepada dirinya"
Rasa keegoisan Cassandra kembali muncul, rasa ketakutan yang sangat jika dia kembali kehilangan putri kecilnya tersebut.
"Tok, tok tok "
" Masuklah Jean,Edward dan istrinya sudah pulang "
Jean masuk dengan membawa banyak berkas untuk diletakkan di meja Cassandra.
" Nona bagaimana hasil pembicaraan mu dengan Edward?"
"Mereka minta aku untuk mengizinkan mereka ikut merawat Michelle "
" Lalu apakah kau izinkan?"
"Ya, aku mengizinkan salah satu dari mereka untuk bisa bertemu dengan putriku"
"Hanya salah satu saja? "
" Ya, aku tidak menginginkan mereka berdua bisa merebut kasih sayang putri kecil ku, harta milik ku yang paling berharga, Jean aku takut dengan kehadiran nona Kim membuat aku kehilangan kasih sayang dari Michelle "
" Nona itu tidak akan mungkin terjadi, kau adalah Ibu nya, dan hanya kau yang Michelle punya"
"Iya tapi entah kenapa hatiku begitu khawatir "
"Sudahlah nona sebaiknya nona fokus terhadap pekerjaan nona yang belum terselesaikan dengan baik"
"Ah kau benar Jean kemari kan semua dokumen itu"
Jean memberikan banyak dokumen kepada Cassandra untuk diperiksa oleh dirinya.
Sementara itu Kimmy dan Edward yang saat ini berada di dalam mobil dan sedang dalam perjalanan pulang ke rumah mereka, Edward melihat wajah pucat dari istri nya.
"Sayang, wajahmu begitu pucat apa kita sebaiknya panggil Rena untuk memeriksa keadaan mu? "
" Edward aku juga Dokter dan ini mungkin biasa untuk wanita hamil"
"Baiklah jika kau memang merasakan akan hal itu"
"Sayang, mengapa kau begitu menginginkan aku untuk berada di samping Michelle meskipun tanpa dirimu? "
Edward mendekatkan tubuhnya ke arah Kimmy, menarik tirai mobil dan menenggelamkan Kimmy ke dalam pelukannya.
"Kau tau Edward bahwa aku hidup tanpa seorang Ayah?"
"Ya aku tau, Ayah mu meninggalkan karena kecelakaan kan? "
" Tidak, Ayah ku yang itu sebenarnya adalah Ayah tiri ku"
"Maksudnya? "
"Jadi kau dan Natan adalah saudara tiri? "
" Iya itu betul Edward, dan itu sebabnya aku bisa merasakan betapa tidak enak nya tidak memiliki kasih sayang yang lengkap dari kedua orang tua kita, dulu waktu aku masih kecil aku sering bertanya kepada Ibu bagaimana rasanya dipeluk oleh seseorang Ayah"
" Namun Ibu ku selalu tidak bisa menjawab setiap pertanyaan - pertanyaan yang aku ajukan itu"
"Hanya karena Ibu pada saat itu juga sudah tidak memiliki suami"
"Bertahun - tahun aku rindu akan hadirnya sosok seorang Ayah dan pada akhirnya aku dapat menemukan sosok tersebut dari laki-laki yang menjadi Ayah dari Natan, beliau tidak pernah membedakan aku dan Natan meskipun aku hanya anak angkatnya saja"
"Jadi itu sebabnya aku bisa mengerti perasaan Michelle kecil saat ini seperti apa"
"Ya, ya aku mengerti sekarang itu sebabnya kau meminta aku untuk tetap menemani putriku karena kau sendiri pernah mengalami akan hal tersebut "
" Maafkan aku jika tadi aku sedikit memaksa mu untuk kau mau menyetujui semua masukan dari aku, namun aku hanya tidak ingin Michelle kecil yang Ayah kandung nya sebenarnya masih hidup harus di anggap mati oleh putri kandungnya sendiri"
"Aku hanya ingin bahwa Michelle tau bahwa dia memiliki seorang Ayah yang hebat seperti mu"
"Lalu apakah kau tidak memikirkan jika situasi ini bisa dimanfaatkan oleh Clarissa? "
"Sayang, aku juga memikirkan akan hal tersebut, namun itu bukan menjadi pemikiran ku yang pertama"
"Jadi kau Betul-betul percaya padaku? "
" Bagaimana jika suatu saat kau melihat aku dan Clarissa harus menemani Michelle pergi ya semisal berbelanja kebutuhannya atau hal apapun"
"Pergilah asalkan "
" Asalkan apa nyonya Edward? "
" Kau berkata jujur pada ku dan aku tidak mendengarkan hal tersebut dari orang lain"
"Jadi kunci nya berkata jujur? "
" Iya, aku mau kau berkata jujur, meskipun sebuah kejujuran itu terkadang menyakitkan, namun aku tetap ingin kau melakukan akan hal itu"
"Ya,ya kejujuran itu memang tidak selamanya berakhir dengan indah, tidak selamanya berakhir dengan bahagia "
"Edward boleh aku meminta sesuatu padamu?"
"Katakanlah nyonya Edward kesayangan ku"
"Aku ingin kau menggendong ku saat nanti kita turun dari mobil "
Edward sejenak memandang istrinya tersebut, bukan karena Edward menolak setiap permintaan dari Kimmy, namun Edward merasa heran jika Kimmy seorang gadis yang mandiri meminta dia melakukan akan hal tersebut.
" Kenapa pasti heran karena aku meminta akan hal ini? "
" Hahahaha sangat heran dan sangat sekali heran, karena aku tau betul istri ku ini bukan orang yang seperti itu'
"Entahlah hal ini seperti terucap saja dari mulutku "
" Mungkin Ibu dari sang bayi ingin dimanjakan lebih oleh suaminya? "
" Tidak usah memanjakan aku terlalu lebih z cukup kau gendong aku masuk ke dalam rumah saja bersama dengan anak kita"
"Baiklah nyonya Edward
I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.