I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
RAHASIA KIMMY



" Tidak usah memanjakan aku terlalu lebih cukup kau gendong aku masuk ke dalam rumah saja bersama dengan anak kita"


"Baiklah nyonya Edward"


Sesampainya mereka di rumah, dengan siap Edward menggendong Kimmy masuk ke dalam rumah dan ke kamar mereka.


Dari dalam hati Kimmy yang paling dalam saat ini dia ingin sekali menghabiskan waktu bersama dengan suami yang begitu dia cintai.


"Nyonya kita sudah sampai di kamar, apa lagi yang harus aku lakukan untuk kesayangan ku ini? "


" Bolehkah beberapa jam lagi aku pergi ke Rumah Sakit? "


" Sayang untuk apa lagi kau pergi ke Rumah Sakit? "


" Aku ingin menemui Dokter Carla, dan membicarakan sesuatu kepada Dokter Carla?"


"Membicarakan apa"


Kimmy yang sedang duduk di kursi di kamar mereka kini sudah kembali di tarik Edward ke dalam pelukannya lagi.


"Katakan padaku apa ada hal yang belum kau ceritakan, karena aku merasakan kau sedang menyembunyikan sesuatu? "


Edward menepuk-nepuk pundak Kimmy yang kini masih berada dengan tenang di dalam pelukannya.


"Aku akan mengatakan hal tersebut tapi dengan satu syarat"


"Apa syarat nya? "


" Cium aku, tapi aku hanya ingin diberikan ciuman kasih sayang, bukan ciuman yang berakhir di tempat tidur "


Edward dibuat berpikir dengan ucapan dari Kimmy, sebagai seorang laki-laki tentunya mungkin akan agak sedikit sulit jika melakukan hal tersebut, apalagi tubuh Kimmy merupakan candu untuk dirinya yang bisa membuat dia melakukan banyak hal ketika sudah menyentuh tubuh istrinya tersebut.


"Bagaimana aku bisa melakukan akan hal itu, sayang kenapa hari ini kau memberikan aku banyak teka-teki hahahaha "


" Aku yakin kau pernah melakukan akan hal ini"


"Apa betul?"


"Ya, kau ingat saat aku masih di Rumah Sakit dan kau ingat peristiwa saat kita berciuman di taman Rumah Sakit, aku tau pada saat itu kau melakukan hal tersebut dan kau betul - betul hanya ingin memanjakan ku tanpa kau sendiri peduli dengan tubuh mu"


Kimmy yang kini sundah bangun dari pelukan Edward menatap ke arah suami nya tersebut, dan Edward kembali mengingatkan cerita - cerita sedih saat Kimmy masih hilang ingatan.


"Jadilah sebenarnya kau sudah tau apa yang saat itu terjadi dengan diriku?"


"Iya aku tau, tapi aku diam, aku tau saat kau tiba-tiba meninggalkanku waktu itu kau sedang berjuang dengan dirimu sendiri kan?


Edward menarik nafasnya dalam - dalam.


"Pada saat itu adalah salah satu hal yang terberat yang aku alami"


"Hal terberat? "


" Ya hal terberat, bagaimana tidak jika seorang istri yang betul - betul aku cintai ternyata mengucapkan satu kata bahwa dia tidak mengenal diriku"


"Se sakit apakah rasanya ketika aku mengucapkan akan hal itu kepada mu waktu itu? "


" Dunia ku hancur ketika aku hanya bisa menatap istriku"


"Sehancur apakah dunia mu waktu itu"


"Hei mengapa istriku jadi seperti ini, haha jangan membahas masa yang telah berlalu sayang, segala yang terjadi waktu itu membuat aku begitu sadar jika aku sangat membutuhkan mu sayang"


"Jadi sekarang jangan bahas itu lagi yah, hei sayang bangun! "


Edward yang menoleh ke arah Kimmy dan dia sudah melihat istri nya tersebut tidur dengan sangat pulas.


Edward tersenyum dan mencium puncak kepala istrinya berulang - ulang.


Edward menggendong Kimmy dan meletakkan nya di atas tempat tidur, tak berapa lama Edward keluar dari ruangan kamar dan menuju ke ruangan kerja nya.


Di sana sudah ada Doni yang menunggu Edward, perasaan Kimmy yang berubah - ubah di masa kehamilan membuat Edward enggan meninggalkan Kimmy berlama-lama di kantor, itu sebabnya dia memilih untuk membawa semua pekerjaan nya ke rumah.


"Don, bagaimana kondisi perusahaan? "


" Tuan kondisi perusahaan aman dan tidak ada kendala"


"Lalu bagaimana kerjasama kita dengan Winata Corp apakah masih berjalan dengan lancar? "


" Kerjasama masih berjalan dengan lancar, namun ada beberapa kendala yang harus tuan Edward periksa"


Doni memberikan laporan keuangan kepada Edward.


"Nona Jean asisten pribadi nona Cassandra membuat anggaran yang terlalu besar dan setelah kami periksa dengan bahan-bahan yang dikirimkan kualitas nya kurang bagus, tidak sesuai dengan anggaran yang sudah di berikan"


Edward memeriksa dengan teliti setiap laporan yang diberikan oleh Doni dan kini Edward sudah tau apa yang sudah perbuat oleh Jean.


"Don, menurutmu apakah kita menuduh nona Jean ini menggelapkan dana Perusahaan? "


" Tuan dengan laporan keuangan yang tidak sesuai dengan kualitas dan jumlah barang sudah bisa dipastikan jika nona Jean menggelapkan dana Perusahaan"


"Iya tapi kita masih belum cukup memiliki bukti yang kuat untuk bisa mengungkapkan apa yang sudah dilakukan oleh nona Jean"


"Itu benar tuan Edward "


" Baiklah, Don kau selidiki lagi lebih dalam tentang nona Jean, segalanya sampai hal-hal terkecil dari nona Jean, firasat ku mengatakan bahwa ada yang tidak beres dengan wanita yang satu itu"


"Baiklah tuan Edward "


" Selidiki kemana saja arah dana Perusahaan itu mengalir, mintalah detektif dari Chandradinata Corp yang paling handal untuk bisa menyelidiki kasus ini, aku sangat membenci seseorang yang tidak jujur dalam pekerjaannya "


" Baiklah tuan Edward akan segera saya laksanakan"


"Lalu apakah ada masalah lagi selain ini? "


" Ada tuan, namun bukan masalah Perusahaan "


" Lalu? "


" Ini tentang nona Kim"


"Tentang istriku? "


" Betul tuan Edward, tuan tolong baca lah berkas yang saya dapatkan dari Rumah Sakit "


Edward mengambil satu berkas lagi yang diberikan oleh Doni.


" Di dalam berkas laporan tersebut, nona Kim dan Dokter Carla akan melakukan stem sell untuk nona Michelle dan Stem sel tersebut akan dilakukan oleh nona Kim pada saat nona Kim nanti melahirkan "


" Stem sel maksudnya transplantasi sel punca, yang bisa dilakukan dengan mengambil sel tersebut dari tali pusat bayi? "


"Betul tuan dan keberhasilan stem sel akan lebih besar daripada kemoterapi"


"Apakah itu membahayakan Don? "


"Tidak tuan, sistem penyembuhan seperti ini memang ada di dalam dunia kedokteran, apakah nona Kim sudah bercerita tentang hal ini kepada tuan Edward? karena dengan nona Kim akan melakukan hal tersebut kepada nona Michelle mulai dari sekarang nona Kim harus Betul-betul menjaga kandungan nya"


"Don, istriku belum menceritakan akan hal ini bahkan dia tidak mengatakan apapun terhadap ku"


"Tuan, pasti nona Kim memiliki alasan mengapa nona Kim belum mengatakan nya kepada tuan Edward, tingkat keberhasilan dari pengobatan ini sangat besar, tuan Edward harus lebih berhati-hati menjaga nona Kim"


I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.