I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
PENGAMBILAN DARAH CLARISSA



"Baiklah mari tuan - tuan saya antarkan kepada mereka "


Dan pada akhirnya mereka masuk ke dalam sebuah Laboratorium yang sangat besar, di dalam ruangan tersebut terdapat para ahli farmasi terbaik yang di milik oleh keluarga Chandradinata sedang bekerja.


" Perhatian, harap untuk meletakkan semua pekerjaan kalian sebentar "


Tuan Martin memberikan perintah kepada mereka untuk meletakkan pekerjaan mereka, karena akan memperkenalkan Richard dan Jian Lee.


" Perkenalkan ini adalah tuan Richard dan tuan Jian Lee dua tuan muda yang akan menjadi pimpinan kalian dalam misi pembuatan penawar racun teratai putih "


Semua ahli farmasi hebat tersebut kini menatap kepada Jian Lee dan juga Richard.


" Selamat datang tuan muda, kami semua akan membantu tuan muda untuk membuat penawar racun teratai putih "


Terdengar serempak suara yang menggema di dalam ruangan tersebut.


" Terima kasih atas ketersediaan waktu kalian untuk membantu kami di dalam pembuatan penawar racun teratai putih, saat ini di tangan tuan Jian Lee ada satu berkas yang harus kalian tanda tangan, berkas tersebut adalah permohonan kepada tim Dokter untuk pengambilan darah dari nona Clarissa "


Dan saat Richard mengucapkan beberapa kata tersebut berkas mulai di edarkan kepada ahli farmasi dan satu per satu dari mereka memberikan persetujuan pengambilan darah dari Clarissa.


" Terima kasih, aku akan segera membawa berkas ini ke Rumah Sakit agar darah nona Clarissa segera berada di tangan kita untuk kita teliti"


Dan pada akhirnya setelah mengatakan hal tersebut Jian Lee, Richard dan tuan Martin keluar dari Laboratorium dan menuju ke ruang kerja tuan Martin.


"Jian Lee ada baiknya kau segera menyerahkan berkas tersebut kepada nona Fanny, tuan Adrian dan Edward sudah menyetujui nya tadi pagi jadi seharusnya tidak ada masalah lagi dalam persyaratan yang di ajukan oleh nona Fanny"


"Hanya aku saja yang ke Rumah Sakit?"


"Tentu, karena aku akan tetap disini berdiskusi dengan tuan Martin untuk semua persiapan, jadi ketika darah tersebut sudah datang penelitian akan segera kita kerjakan, ingat ada tiga tahapan dalam pembuatan penawar racun teratai putih, secepatnya kita harus menyelesaikan tahap pertama agar Clarissa segera sadar, untuk kita bisa melihat sejauh apa dampak dari racun tersebut "


Dan setelah mengucapkan akan hal itu Jia Lee segera keluar dari ruangan tuan Martin, menuju ke parkiran mobil dan melajukan mobil nya ke arah Rumah Sakit.


Sesampainya Jian Lee di Rumah Sakit Jian Lee segera menuju ke ruangan Fanny.


"Selamat pagi nona Fanny "


Jian Lee masuk ke dalam ruangan dan kini tatapan tajam Fanny mengarah ke Jian Lee.


" Selamat pagi tuan Jian Lee, jam berapa ini? "


" Jam sembilan pagi"


"Salah ini jam sembilan pagi lewat satu menit"


"Nona tetap sama saja kan judulnya jam sembilan? "


" Anda terlambat satu menit, untuk kali ini aku maafkan, namun untuk selanjutnya aku tidak akan memberikan toleransi kepada anda, Li Yen bawa contoh darah nona Clarissa kemari "


" Baiklah Dokter Fanny "


Dan tak beberapa lama Liu Yen membawa satu kantong darah milik Clarissa.


" Nona Fanny ini berkas yang anda minta "


Jian Lee mendekat ke arah meja Fanny dan menyerahkan berkas persetujuan dari para ahli farmasi dan Fanny memeriksa kelengkapan dari berkas yang dia minta.


"Liu Yen, berikan darah tersebut ke tuan Jian Lee semua berkas yang aku minta sudah lengkap"