
Perlahan Edward mulai membuka ke dua mata dia sudah tidak tahan untuk melihat wajah istrinya dipagi hari
Saat Edward membuka mata, Kimmy tersenyum padanya senyum yang begitu indah menyejukan hati Edward yang sedari semalam terus merasa bersalah akibat meninggalkan Kimmy begitu saja seorang diri
Edward mencium kening Kimmy dan kembali memeluk Kimmy seakan tak ingin melepaskan istrinya tersebut dalam setiap pelukannya
"Sayang ini sudah pagi, cepatlah mandi jangan seperti ini aku jadi susah untuk bernafas hufff"
Pelukan Edward yang begitu kencang tanpa sadar membuat Kimmy jadi sulit untuk bernafas, Edward yang mulai mengerti akan kesalahan kecil yang dilakukan nya segera mengundurkan pelukan tersebut.
"Aku masih belum ingin untuk mandi, hari ini adalah hari libur, aku ingin seperti ini sampai waktu malam nanti apa kau tidak mau?"
Kimmy tersenyum melihat tingkah suaminya hatinya ingin bertanya semalam apa yang sedang engkau lakukan? semalam dimana engkau berada? apakah kau tau aku sedang menangis meratapi kepergianmu?
Saat Kimmy ingin mengajukan pertanyaan - pertanyaan tersebut lidah nya terasa kelu untuk dia bisa mengungkapkan akan hal itu.
"Sayang kalau aku jawab tidak mau melakukan ini apakah engkau akan marah padaku?"
"Hahaha jika kau tidak mau untuk melakukannya, maka aku akan memaksamu untuk melakukan hal tersebut"
"Heh aku ingin jalan-jalan, sejak kepulangan ku dari Rumah Sakit aku sama sekali belum banyak melakukan aktivitas apapun, aku tau kau juga pasti akan marah bukan jika hari ini aku memilih untuk pergi ke Rumah Sakit dan berjaga di Unit Darurat"
"Hmmm nyonya Edward kau sudah tau semua jawaban ku, tentu saja aku tidak mengizinkan untuk kau kembali bekerja terlebih dahulu, itu adalah Rumah Sakit milik keluarga ku, aku bisa dengan mudah mengatur setiap jadwal dokter yang berada disana, selama kau menjadi istriku, maka tugas utamamu adalah menjadi dokter pribadi ku terlebih dahulu"
Sayang tanpa kau suruh aku akan sangat memperhatikan kesehatan tubuhmu itu semua karena aku mencintai mu"
Aku juga mencintaimu Kimmy valerie, segala hidupku adalah milikmu.
Pada akhirnya Edward hanya mengatakan hal tersebut di dalam hati sambil mengecup mesra kening Kimmy.
Ada rasa rindu di hati Kimmy yang kini mulai menjalar keseluruh tubuhnya, dia ingin sekali mendengar ungkapan dari mulut Edward bahwa Edward juga mencintai dirinya, namun sepertinya saat ini bukan saat yang tepat akan hal tersebut.
"Bersiaplah hari ini kita akan mengunjungi ibu dan Natan, aku ingin bertemu dan bercengkrama dengan keluarga mu"
Kimmy begitu gembira mendengar bahwa Edward mengajak dirinya mengunjungi keluarga yang sudah sangat lama dirindukannya, langsung dia bangun dari tempat tidur tersebut dan menuju ke kamar mandi.
"Hei apa yang akan kau lakukan?
Kau menyuruh ku untuk bersiap, ya aku akan bersiap untuk mandi apa kau ikut bersama ku juga untuk mandi bersama?
Kimmy tersenyum menggoda Edward dan sambil berlaku masuk ke dalam kamar mandi tersebut.
Ingin rasanya Edward menyusul istrinya, namun dia sadar apa yang bisa diperbuatnya di dalam mungkin saja akan kembali melukai istrinya
Dengan berat hati Edward hanya memandang langit - langit kamar sambil membayangkan tubuh istrinya yang begitu menggoda.
"Maafkan aku sayang"