
Tiba - tiba Richard mengeluarkan satu kunci mobil dan diperlihatkan kepada Clarissa.
" Barang mu ini ada di dalam tangan ku"
"Kau bagaimana kau bisa mendapatkan nya? "
" Rissa kau lupa siapa aku? si jenius Richard, yang nantinya akan kembali di hati mu"
"Kembalikan kunci mobil ku! "
" Tidak akan! "
" Kembali kan Richard!"
Clarissa mencoba dengan sekuat tenaga meraih kembali kunci mobil tersebut, namun usaha nya tidak akan pernah berhasil.
"Apa yang sebenarnya kau mau dariku Richard?
"Yang aku mau mengantarkan mu kemanapun yang kau butuhkan "
Clarissa pada akhirnya menarik nafas nya dalam - dalam.
" Jika itu mau mu aku tidak akan mau, lebih aku jalan kaki ke Rumah sakit daripada harus di antar oleh mu"
Clarissa segera berjalan keluar dari pintu gerbang rumahnya dan begitu saja meninggalkan Richard.
"Hei Rissa, silahkan berjalan kaki, hari ini aku pasti akan berhasil mengantarkan mu ke Rumah Sakit, lihat saja Rissa hari ini pasti aku akan memenangkan hatimu kembali "
Richard berteriak kepada Clarissa yang semakin berlalu dari hadapan nya.
Sambil terus berjalan kaki, Clarissa mengumpat pelan atas semua perbuatan yang di lakukan oleh Richard padanya.
Tanpa di sadari oleh Clarissa jarak antara Rumah Sakit dan kediaman nya ternyata cukup jauh dan kini Clarissa baru menyadari nya ketika dia terus melangkah kan kaki ke arah Rumah Sakit.
"Kaki ku pegal sekali, dan ya Tuhan ternyata jalan ke arah Rumah Sakit ini masih jauh, berapa lama lagi aku akan sampai ke sana, Michelle maafkan Mama jika Mama terlambat mengunjungi mu nak"
Clarissa terus menyusuri jalan untuk menuju ke Rumah Sakit, untuk lebih menghemat waktu pada akhirnya Clarissa lebih memilih masuk ke jalan kecil dan melewati jalan - jalan kecil tersebut.
Sampai di suatu lorong nampak beberapa laki-laki berwajah garang di sudut jalan sedang memperhatikan dirinya.
Wajah Clarissa yang cantik dan bentuk tubuhnya yang seksi sangat menggoda para laki-laki tersebut sampai pada satu titik akhir nya mereka menghampiri Clarissa yang sedang terus berjalan.
Para laki-laki tersebut menarik tubuh Clarissa dan mendekap nya hingga masuk ke dalam sebuah bangunan tua, tubuh Clarissa di hempaskan oleh mereka.
"Hentikan, lepaskan aku, apa yang kalian mau dariku!! "
Clarissa mencoba untuk meronta-ronta dan mencoba untuk berlari ke arah pintu keluar, namun usahanya sia-sia karena sebelum mencapai pintu keluar para laki-laki tersebut berhasil meraih tubuhnya dan kembali dihempaskan ke lantai.
" Nona cantik, kami sedang lapar oleh gairah, dan pagi ini ada seorang wanita cantik lewat di daerah kami, puaskan kami, maka baru kami akan melepaskan mu hahahaha "
Clarissa dapat dengan jelas melihat wajah - wajah kelaparan yang saat ini depan matanya, dan Clarissa begitu sangat ketakutan.
" Tuan kumohon, jangan lakukan itu padaku hiks, hiks, hiks, putriku sakit dan aku harus segera ke Rumah Sakit untuk menemani nya"
"Persetan dengan anak mu, kami lapar cepat kau puaskan kami, atau kami yang memaksa mu untuk melakukan hal itu!!! "
I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.