I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
PERTEMUAN KELUARGA INTI



"Baiklah, namun ada satu yang aku minta darimu"


"Katakan"


"Jumlah pengawal yang kau tempatkan untuk ku harus sebanding dengan jumlah pengawal yang bersama mu juga, aku tidak ingin hanya aku yang merasa terlindungi, namun aku juga ingin suami ku ini juga merasakan hal yang Sama, jika syarat itu tidak dipenuhi maka aku akan dengan segera menolak semua pengawal itu"


"Oh haruskah seperti itu?kau tidak percaya pada kekuatan suami mu sendiri? "


" Bukan begitu, aku hanya ingin memastikan bahwa suamiku berada dalam perlindungan yang aman, aku tidak mau menjadi janda sebelum anak ini lahir"


"Sssstt, nyonya Edward kenapa perkataan mu seperti itu? "


" Entahlah mungkin ini hanya sensitif nya wanita hamil, ketika seorang melihat suami yang menolak di perhatikan oleh istri"


"Baiklah, baiklah sayang aku akan menuruti apa kemauan mu itu, aku juga akan menempatkan banyak pengawal di sekeliling ku dengan jumlah yang sama seperti pengawal yang saat ini juga berada bersama dengan mu"


"Sekarang tidurlah, hari sudah semakin malam"


"Baiklah, tapi peluk aku sampai aku terbangun nanti"


"Hei, malam ini ternyata istriku sangat manja sekali haha, tapi suka dengan sikap mu yang merajuk seperti ini, baiklah nyonya Edward aku akan memeluk dan mencium dirimu sepanjang malam"


"Aku hanya ingin dipeluk, tidak untuk dicium"


"Baiklah, baiklah seperti ini? "


Edward memeluk Kimmy dan Kimmy langsung membenamkan tubuhnya di sisi tubuh Edward yang kekar itu.


" Iya rasanya nyaman sekali, sayang kita sedang dipeluk oleh Papa, sekarang kita tidur yah"


Sambil tenggelam di dalam pelukan Edward Kimmy membelai perutnya yang sudah mulai agak sedikit membesar.


"Tidurlah istriku, tidurlah anak ku"


Edward mendaratkan ciuman mesra ke puncak kepala Kimmy dan sepanjang malam Edward sama sekali tidak melepaskan pelukan nya itu.


Sayang, aku masih merasakan bahwa kau masih memiliki sedikit rasa kecemburuan terhadap Clarissa, namun kau wanita yang hebat kau bisa menutupi itu dengan sempurna, namun aku adalah suami mu aku bisa mengerti akan setiap sisi hati mu meskipun kau tidak pernah mengatakan secara terus terang terhadap ku.


Semua ini memang kesalahan ku di masa lalu, maafkan aku yang sudah sangat jauh melibatkan mu di dalam cerita masa lalu ku ini, maafkan aku yang pada akhirnya membawa cerita masa lalu yang belum tuntas ini dalam pernikahan kita.


Aku bangga memiliki mu Kimmy Valerie, kau adalah wanita yang mungkin tak banyak di temui, dan aku sungguh sangat bersyukur karena Tuhan memilih diriku untuk bisa mendapatkan wanita yang memiliki kepribadian yang sangat luar biasa seperti mu.


Edward kembali mendaratkan ciuman kepada puncak kepala Kimmy dengan sangat hati-hati, karena kini pemilik tubuh tersebut sudah mulai tertidur dengan nyenyak dalam dekapan seorang tuan muda Edward Chandradinata.


Keesokan harinya, Kimmy dan Edward bangun dan mereka saling berciuman, ciuman selamat pagi saling menyatukan ke dua bibir mereka, ciuman sepasang suami istri yang sangat saling mencintai.


"Selamat pagi Edward, sekarang mandilah, baru kita turun kebawah untuk bertemu dengan yang lainnya"


"Ikutlah mandi bersama denganku"


Kimmy sejenak memandang Edward dan terdiam dengan ucapan suami nya itu, Kimmy tau jika Edward sudah mulai mengucapkan itu berarti dia menginginkan lebih dari hanya sekedar mandir bersama saja.


Kimmy mengernyitkan dahi nya dan tersenyum.


"Baiklah aku percaya pada suamiku, nanti bisakah kau bantu aku menggosok punggung ku? karena perutku yang seperti nya sudah mulai membesar membuat ku agak susah jika melakukan itu"


"Baiklah nyonya Edward, suami mu ini siap untuk melakukan perintah "


Dan pada akhirnya mereka berdua masuk ke dalam kamar mandi secara bersamaan, di dalam kamar mandi Edward menjaga akan setiap perkataan nya dimana dia tidak menyentuh Kimmy dan menggunakan kesempatan dalam hal tersebut.


Selesai mandi Edward membantu Kimmy untuk mengeringkan rambut panjang hitam nya tersebut.


Kini mereka sudah rapi dan siap untuk turun ke bawah menemui semua anggota keluarga dan menjelaskan tentang status Michelle.


"Sayang apa kau sudah siap? "


Kimmy memakaikan jas dan dasi kepada Edward, setelah itu mengecup kening suami nya dengan sangat mesra.


" Selama ada engkau berada di sampingku, dan selama ada seorang istri yang begitu luar biasa mendampingi ku, maka aku akan selalu siap dengan setiap hal - hal tersulit jika itu menimpa ku"


"Baiklah mari kita turun"


Edward dan Kimmy meninggalkan kamar mereka menuju ke ruang keluarga,ketika mereka sampai di sana sudah ada Ibu, Mama Tiara, Papa Adrian dan Kakek Jaya yang sedari tadi sudah menunggu kehadiran mereka berdua.


Edward dan Kimmy menghampiri tempat duduk mereka dan mengambil kursi terdekat dengan mereka semua nya.


"Pa, Ma, Kek, Ibu senang pada pagi ini kita semua bisa berkumpul, ada beberapa hal yang ingin Edward bicarakan kepada kalian semua nya"


"Anak ku katakan kita semua siap mendengarkan nya"


"Baiklah Pa"


Sejenak kemudian Kimmy mengeluarkan beberapa lembar kertas dan beberapa foto Michelle kecil.


"Pa, Ma, Kek, Ibu gadis kecil ini bernama Michelle dan setelah aku melakukan tes DNA secara tertutup dari hasil tersebut diketahui bahwa gadis kecil ini adalah putri ku dengan Clarissa di masa lalu"


Saat Edward mengatakan akan hal tersebut terjadi sebuah keheningan di dalam ruangan itu, sejenak semua orang yang berada di sana saling bertatapan lalu kembali terdiam.


"Edward sebenarnya Mama, Papa, dan Kakek sudah mengetahui lama tentang hal ini, namun pada saat itu kami belum bisa memberitahukan kepada mu karena kami pribadi masih mencari keberadaan anak tersebut, kami mengetahui kehamilan nona Clarissa adalah dari laporan salah satu detektif Chandradinata Corp yang pada saat itu melihat nona Clarissa memeriksakan kandungan nya disebuah klinik kecil sebelum dia menghilang"


"Itu benar Edward, setelah Kakek dan Papa mu mendengar akan laporan tersebut kami segera mencari keberadaan nona Clarissa, namun Sampai beberapa waktu kami tidak berhasil mencari tau sebenarnya dia ada dimana, karena ternyata nona Clarissa sudah berganti jati diri"


"Edward sebenarnya sudah memiliki firasat jika keluarga Edward sudah mengetahui akan hal ini, namun disini Edward ingin lebih menyakinkan diri Edward lagi"


"Bu maafkan Edward yang menikahi Kimmy dalam keadaan yang seperti ini"


Edward menggenggam tangan wanita paruh baya yang berada di sampingnya nya, wanita yang telah melahirkan istrinya, wanita yang telah mendidik istri nya hingga Kimmy bisa menjadi kuat seperti sekarang.


I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.