I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
JANGAN!!!



Tanpa banyak berkata-kata Edward mulai mencium bibir Kimmy, Edward tidak peduli lagi jika aksinya tersebut dilihat banyak orang, dan Kimmy yang sudah berada dalam genggaman tangannya hanya bisa menyerahkan diri nya pada malam hari ini dengan pasrah kepada suami yang dia cintai


"Sayang boleh aku meminta sesuatu padamu? "


Kimmy yang sudah diletakkan Edward di atas tempat tidur dan siap untuk melakukan hal itu sejenak meminta Edward untuk berhenti dengan sebuah permohonan.


" Katakan apa yang kau minta, aku bisa memberikan mu apapun yang kau minta"


"Sayang aku rindu kembali untuk merasakan suasana malam pertama, ingatan ku yang belum pulih membuat aku tidak mengingat lagi malam pertama kita dan aku berharap di pulau ini aku dapat merasakan suasana nya kembali"


Deg


Hati Edward sangat terharu mendengar permintaan istrinya tersebut, dia tidak mungkin bercerita kepada Kimmy jika malam pertama Kimmy dilakukan atas dasar terpaksa karena pada saat itu Edward seperti hendak memperkosa istrinya, rasa bersalah masuk ke dalam hati Edward, dia sadar selama ini dia tidak pernah memberikan malam pertama yang romantis kepada istrinya tersebut.


"Baiklah aku akan melakukan nya pelan - pelan, aku ingin kau betul - betul bisa menikmati semuanya "


Kimmy tersenyum dan kini dia sudah pasrah dengan apa yang akan Edward lakukan terhadap nya


Perlahan Edward dengan sangat lembut mencium kening, lalu ciuman tersebut pindah ke bibir, dengan penuh kelembutan Edward melahap bibir sensual tersebut, puas bermain dengan bibir, Edward mulai menjelajah leher putih istrinya gigitan demi gigitan kecil Edward berikan pada area itu


Kimmy mulai tenggelam dalam setiap permainan Edward, perlahan Edward terus melakukan ciuman tersebut secara bergantian.


Tangan Edward mulai membuka satu demi satu baju Kimmy dan melepaskan semua, Edward menikmati setiap tubuh istrinya dan pada hari itu semua area tubuh Kimmy berada di dalam kendali seorang laki -


laki bernama Edward Chandradinata.


"Sayang apa kau puas dengan yang sudah kulakukan padamu? "


Kimmy yang sudah sangat lelah hanya bisa tersenyum, karena Edward sudah melahap dengan rakus semua bagian tubuhnya membuat Kimmy tidak bisa berkata apapun


" Sayang kemari lah"


Edward mendekat dan lebih dekat ke arah Kimmy, Kimmy Segera mencium suaminya


"Terima kasih, lalu apakah kau juga puas dengan pelayanan ku pada hari ini? "


" Tentu saja, kau adalah istri terbaik yang aku miliki, besok kita akan berjalan - jalan mengelilingi pulau ini, maafkan aku yang tidak bisa begitu lama mengajakmu untuk berlibur semua karena pekerjaan ku yang masih belum selesai "


" Sayang jangan pernah berpikiran seperti itu, aku adalah istrimu susah senang segala sesuatunya kita akan hadapi bersama - sama"


Dan hari itu menjadi hari yang indah untuk Edward dan Kimmy cinta mereka menjadi semakin kuat dalam ikatan yang suci.


Kimmy hanya bisa berdoa agar Tuhan melindungi laki-laki yang dia cintai, Kimmy hanya bisa berdoa untuk dirinya tetap menjadi seorang wanita yang kuat jika memang masalah diizinkan terjadi dalam perjalanan pernikahan mereka.


Selama tiga hari Edward dan Kimmy memadu kasih di pulau yang cantik tersebut, seperti biasa tubuh Kimmy masih berada di dalam kendali dari seorang Edward Chandradinata, selama di pulau entah sudah berapa kali Edward melahap dengan rakus tubuh istrinya itu, namun Kimmy juga tidak pernah memberikan penolakan karena Kimmy tau itu adalah salah satu yang Edward butuhkan.


Edward menemani Kimmy untuk melihat birunya lautan, Edward menemani Kimmy untuk bermain banyak sekali permainan yang dilakukan di air.


Keindahan pulau yang eksotis tersebut mampu membius mata dan perasaan mereka hingga tiga hari berada di sana seperti terasa sehari saja.


"Baiklah Cassandra setelah aku kembali ke Negara W rapat akan dilakukan di rumahmu saja"


Selesai Edward berbicara dengan Cassandra Edward segera menutup ponsel nya tersebut Kimmy yang berbaring di samping Edward kembali memiliki firasat buruk dengan gadis yang bernama Cassandra tersebut.


"Sayang esok hari kita akan kembali ke Negara W, apakah kau langsung akan melakukan rapat tertutup lagi dengan nona Cassandra? kenapa rapat tersebut harus di lakukan di rumah nona Cassandra? kenapa rapat tersebut tidak dilakukan di kantor saja? "


Kimmy menatap wajah Edward dengan pandangan mengiba sedangkan Edward yang melihat perasaan istrinya tersebut sedang tidak karuan hanya tersenyum ke arah nya


" Sayang kau cemburu pada nona Cassandra? apa kau tidak percaya lagi dengan suami mu ini? padahal baru beberapa hari yang lalu kau sudah berjanji bahwa kau akan selalu percaya dengan ku, nona Cassandra sedang tidak enak badan, itulah sebabnya dia meminta rapat di alihkan ke rumah pribadinya "


"Sayang maafkan aku jika perkataan ku kurang berkenan di hati mu, namun entah mengapa hatiku memiliki firasat yang buruk jika esok kau bersama dengan nona Cassandra, tapi mungkin ini hanyalah perasaan ku saja"


"Hahaha kau benar semua itu pasti hanya perasaan mu saja, istri ku yang sedang cemburu "


"Hei aku tidak cemburu, sudah kukatakan aku tidak cemburu kyaaa"


Belum sempat kimmy berkata Edward sudah kembali menarik Kimmy dan kembali melahap tubuhnya dengan rakus, Kimmy ingin mengutarakan kegundahan hatinya tersebut terhadap Edward, namun apalah daya serangan Edward yang bertubi-tubi terhadap dirinya membuat dia tidak memiliki kekuatan lagi untuk berbicara, Kimmy kembali tenggelam dalam gairah nya yang sangat menggelora.


Keesokan harinya Kimmy yang masih letih akibat serangan Edward tadi malam nampak tidak banyak berkata-kata lagi Kimmy memilih diam dalam kepulangan mereka kembali ke Negara W,sesampainya di bandara Maya dan Doni sudah menjemput mereka berdua.


"Sayang kau pulanglah dulu dengan Maya aku dan Doni akan langsung menuju rumah nona Cassandra untuk melakukan rapat tertutup"


Edward menciumi puncak kepala istrinya dan entah kenapa di dalam hatinya hari ini Kimmy sangat ingin berkata jangan pergi ke rumah itu, jangan pergi kesana, namun Kimmy tidak dapat mengatakan hal apapun Kimmy hanya terus terdiam melihat punggung suaminya yang terlihat semakin menjauh dan pada akhirnya masuk ke dalam mobil bersama dengan Doni dan perlahan mulai menghilang dari hadapan Kimmy


"Nona mari masuk ke dalam mobil"


"Baiklah May"


Kimmy masuk ke dalam mobil, namun pikirannya tetap tertuju pada suami nya itu.


I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.