I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
ijab qobul



selamat membaca 🐥



Kini suasana di rumah Citra begitu ramai para kerabat dan para tetangga mulai berdatangan tidak banyak yang mereka undang Hanya kerabat-kerabat Dekat dan beberapa tetangga saja.


Kini Citra berada di kamar tamu bawah dengan hiasan tipis yang melekat pada wajahnya dan sebuah kebaya yang sangat pas di tubuhnya Citra menggenggam kedua tangannya untuk mengurangi rasa groginya


dan ijab qobul akhirnya dimulai dan kini Citra sudah mendengar suara Xavier dengan lantang mengucapkan Ijab qobul


"Saya terima nikahnya citrani annovra adelard binti Fero Vincent Adelard dengan mas kawin 100 ribu US Dollar empat apartemen di america 2 buah mobil BMW 250 gram emas murni dan seperangkat alat shalat dibayar tunai"


dengan suara tegas dan begitu lantang Xavier mengucapkan ijab qobul.


"Bagaimana para saksi? Tanya penghulu. "SAH?"


"SAHH!!!!!!" Jawap para tamu dengan suara yang kuat


(Wahh banyak sekali ya buk mahar nya ,)


(Iyh banyak banget )


(Iyh orang kaya mah bebas)


(Udah genteng kaya lagi beruntung banget neng Citra)


Para tetangga mulai saling ber kusip setelah mendengar mahar yang di berikan


Mendengar mahar yang di sebutkan citra kaget bukan main, sekarang perasaan citra campur aduk kaget,tidak menyangka pokok nya mah rasanya nano nano, di sisi lain badannya menjadi lemas Ia masih tidak menyangka kalau sekarang Ya sudah menjadi seorang istri di umurnya yang masih muda


apa lagi dengan sosok laki laki yang belum lama ia kenal


" Alhamdulillah" mama lita dan mama vita yang dari tadi mendampingi Citra langsung berucap syukur saat mendengar sorakan sah dari luar


" Ayo sayang kita keluar" ajak mama lita pada putrinya


Sedang kan Citra hanya mengangguk kan kepala nya, Citra pun keluar dengan mama lita dan mama vita yang mendampingi nya di sebelah kanan dan kiri nya


Citra langsung duduk di samping suaminya dan mencium tangan Xavier dengan lembut dan dibalas ciuman di kening oleh Xavier


DEGG!


Rasanya seolah jantung Citra berhenti berdetak sejenak mendapat perlakuan seperti itu


___________________________________


ijab qobul pun telah selesai Beberapa jam kemudian rumah Citra sudah mulai sepi para tetangga dan juga para kerabat sudah mulai berpulangan tinggallah hanya kedua orang tua dari dua belah pihak baik Xavier maupun Citra


dan juga 5 pembantu panggilan lainnya selain bik shani dan anak nya yang bernama echa , sedikit informasi echa adalah anak kandung bik shani ia adalah seorang janda karena suaminya meninggal kan nya, dan setelah menjadi seorang janda echa ikut bekerja menjadi art di tempat ibu nya (rumah citra)


Mereka sengaja memanggil beberapa pembantu panggilan karena merasa kasihan dengan Bik Shani yang pastinya akan kerepotan bila melakukan semuanya hanya berdua



Kini mereka sedang berbincang-bincang mengenai pindahan yang akan dilakukan oleh xavier dan Citra


ya sebenarnya para orang tua sudah membujuk Xavier untuk tinggal dulu minimal beberapa hari di rumah orang tua terlebih dahulu


maupun di rumah keluarga Xavier atau pun di rumah keluarga citra. namun, Xavier tetap menegaskan bahwa ia akan membawa Citra untuk pindah ke apartemen di sore itu juga


"Ayolah sayang minimal tinggal lah di rumah mama untuk 2 hari ini Citra juga masih butuh waktu untuk menerima semua ini " pujuk mana Vita dengan lembut pada putranya walaupun ia tahu betul sifat putranya ini sangat keras kepala


"Tidak mam sekarang dia adalah istri Xavier jadi mulai sekarang Xavier lah yang mengatur semua tentang dirinya" jawab xavier dengan tegas sambil melirik ke arah Citra


Sedangkan Citra yang mendengarkan ucapan Xavier sedikit merasa takut ia benar benar bingung dengan kepribadian suaminya itu


Kini gantian Tuan Abraham lah yang mengangkat suara dan bicara pada putranya


"Baik lah son papa akan membiarkan kamu membawa Citra sore ini juga, tapi ingat jangan pernah menyakiti Citra sedikitpun, kalau Papa tahu kamu menyakiti Citra Papa tidak akan segan-segan untuk menyita seluruh aset yang telah Papa berikan kepada kamu papa , ingat son papah tidak pernah main-main dengan ucapan papa ucap Tuan Abraham dengan tegas


"I know dad now I am her husband and she is my wife it is impossible for me to hurt my own wife"


Ucap Xavier


(Artinya: saya tahu ayah sekarang saya adalah suaminya dan dia adalah istri saya tidak mungkin saya menyakiti istri saya sendiri)


setelah selesai packing barang-barangnya citra langsung berkaitan kepada kedua orang tua nya


ucap Citra dengan mata yang sudah berkaca kaca mennahan tangis, sekuat mungkin Citra menahan diri nya untuk tidak menangis di depan papa nya , papa Citra hanya menganguk dan mengelus kepala Citra dengan lembut


"maaa" kini Citra berada di depan mama nya,


kini air mata mama nya sudah siap untuk meluncur


"aaaaa syanggg nya Mama!" benar saja tangisan mama lita langsung pecah begitu saj, dia menarik putri kesayangan itu ke pelukannnya, Citra menenangkan mamanya dengan lembut


setelah tenang mama lita melepaskan pelukan mereka dan menggenggam kedua tangan Citra


"Citra dengerin mama , sekarang kamu udah dewasa kamu udah jadi seorang istri bersikap lah dewasa saat menghadapi masalah, inget nurut sama perintah suami , layani suami kamu dengan sebaik mungkin oke " mama menasihati Citra dengan penuh kasih sayang


"iyah mah Citra bakal inget nasihat mamah" ucap Citra sambil tersenyum tipis


"satu lagi"


"apa ma?"


"jangan menunda rezeki dari ALLAH gak baik


kalau kata nenek kamu pamali nanti takutnya malah beneran ketunda"


Citra bingung mendengar ucapan mama nya , Ia hanya membalas dengan mengangguk kan kepala nya


"yaudah mah Citra pamit ya mama jaga kesehatan jangan telat makan nanti mahg mama kumat" ucap Citra sambil menyalam tangan mama lita


" iyah sayang"


kini Citra berjalan ke arah papa dan menyalim tangan papah nya kemudian memeluk papa


"Citra pamit ya pah "


"iyah sayang hati hati dijalan "


citra melihat ke belakangnya Sudah dari tadi suaminya hanya menatapnya dengan wajah datar , tanpa disangka suaminya berjalan ke arah kedua orang tua citra dan menyalam keduanya


"kami pamit dulu pa ma" ucap Xavier singkat


"jaga putri kami ya nak Xavier kami menyerahkan Putri kesayangan kami dengan rasa percaya pada mu jangan membuat kami kecewa" ucap mama lita


"iyah ma" Xavier hanya menjawab singkat omongan mama mertua nya


setelah itu mereka langsung keluar rumah dan masuk ke dalam mobil, Xavier langsung melajukan mobil untuk menuju apartemen


Entahlah Citra merasa canggung dengan keadaan ini mereka berdua menyibukkan diri sendiri Xavier fokus mengendarai mobil sedangkan Citra hanya memainkan handphonenya tiba-tiba citra Teringat Pesan Terakhir dari sang mama


*Ih Mama apaan sih nunda apaan coba?, ngobrol aja nggak pernah apa lagi bikin dedek bayi lagian gue belum siap hamil, gue juga belum siap punya anak sama batu Kayak gini bisa stres gua*


Citra terus menggerutu di dalam hati sambil sesekali melirik Xavier yang tengah fokus mengemudi.



bonus Xavier nyetir 🤣


____________________________________________________________________________________________




kebaya dan gaya rambut Citra



setelan Xavier


Halo guys part baik kali ini sampai di sini dulu, aku minta maaf🙏 kalau mungkin waktu aku nulis Ijab kabulnya itu salah karena aku nggak Belum pernah nikah atau lit langsung orang ijab qobul jadi aku nggak tahu gimana, pokoknya aku tulis seadanya aja lah ya


dan aku minta maaf kalau Mungkin banyak typo atau mungkin salah-salah dalam penyusunan kata dan aku minta supportnya ke kalian buat like cerita aku dan komen-komen yang positif dan mendukung Oke terima kasih🙏👋



TBC