I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
AKU SEDANG MEMIKIRKAN LIYANA



Tuan Jaya berkata kepada semua peserta rapat atas persetujuan nya dan atas gagasan dari Jian Lee.


"Baiklah kita akan persiapkan semuanya hari ini,tengah malam semua yang akan pergi ke Negara H aku harap sudah siap"


"Baiklah Pa aku yang mengatur semua untuk keberangkatan mereka ke Negara H"


"Edward biar aku saja yang menghubungi Papa Jhon Lee"


"Baiklah kalau begitu"


"Baiklah jika tidak ada yang perlu kita bicarakan rapat ini kita tutup dan masing -masing dari kita bisa kembali pada aktivitas nya masing-masing"


Tuan Adrian berdiri dari tempat duduknya dan keluar dari dalam ruangan,diikuti oleh anggota yang lainnya,kini di dalam ruangan tinggal Edward,Jian Lee dan juga Richard.


"Hei Richard ,kau tak perlu sedih,kau hanya kan berpisah sementara dengan nona Clarissa dan itu semua demi kebaikannya"


Jian Lee menepuk -nepuk pundak Richard seakan -akan mengerti setiap kegelisahan dari Richard.


"Aku hanya memikirkan bagaimana nanti Clarissa di sana,dia kan sudah tidak ada keluarga siapa yang akan membantu merawat nya"


"Richard kau tenang saja,aku yang akan menyediakan banyak pelayan untuk nya, sekarang aku akan menghubungi semua orang -orang yang akan membantu kita di sana"


"Kau benar Richard,kita tidak mungkin membiarkan Clarissa sendirian di sana"


Edward mencoba untuk ikut menguatkan hati Richard.


"Ayo Richard kau harus ikut aku kekantor untuk tanda tangan berkas keberangkatan Clarissa dari Rumah Sakit untuk ditempatkan di Negara H,saat ini kau adalah wakil keluarga dari Clarissa jadi kau harus tanda tangan semua berkas tersebut"


Edward pada akhirnya mengajak Richard keluar dari dalam ruangan untuk mengurus berkas -berkas keberangkatan Clarissa ke Negara H.


"Baik Pa,Jian Lee mengerti"


Selesai melakukan panggilan telepon dengan Ayahnya Jian Lee tersenyum puas dan segera keluar dari ruang rapat.


"Aku akan ke Rumah Sakit untuk memberitahukan kepada Fanny tentang rencana ini,ah aku hubungi dia sekarang saja"


"Hallo sayang"


Dengan berjalan ke arah parkiran mobil Jian Lee menghubungi Fanny dan menceritakan semua hasil rapat tertutup yang sudah selesai.


"Baiklah,aku akan menuju ke Rumah Sakit,I love You Dokter Fanny"


Selesai menceritakan segala hal yang sudah terjadi Jian Lee segera memakai kacamata hitam favoritnya dan segera mengendarai mobil nya menuju ke Rumah Sakit.


Sementara itu Dean yang sudah sejak tadi tiba di Rumah Sakit namun dia tidak langsung menuju ke ruang kerjanya melainkan duduk di taman Rumah Sakit,Dean memikirkan banyak hal.


"Dean"


Satu suara yang sangat tidak asing tiba -tiba memanggil namanya dan Dean langsung mencari sumber suara tersebut.


"Kimmy, sedang apa kau disini"


"Aku sedang ingin berjalan -jalan,tadi aku dari kamar Michelle dan aku sedang melihat perkembangan transplantasi sel punca miliknya,May boleh kau tinggalkan kami"


Kimmy memberikan perintah kepada Maya untuk meninggalkan Dean bersama dengan Kimmy,namun Maya masih belum mau beranjak dari Kimmy.