
"Aku harus tenang dalam menerima semua kejujuran dari suamiku, kejujuran akan setiap masa lalu nya, Tuhan apa yang harus aku lakukan sekarang? aku tidak akan pernah tega membiarkan gadis kecil tersebut tanpa seorang Ayah apalagi dia dalam keadaan sakit kritis"
Kimmy berjalan mondar mandir di dalam kamar, sebagai seorang Dokter tentu Kimmy sudah mengetahui seberapa besar harapan Michelle untuk dapat hidup dan sebagai seorang Dokter tentu Kimmy juga mengetahui kemungkinan terburuk yang akan terjadi kepada kondisi Michelle.
Setelah pada akhirnya mencoba untuk berpikir, dengan perlahan Kimmy mengambil ponsel nya dan mencoba untuk menghubungi Dokter Carla, Dokter yang menangani Michelle.
Lama Kimmy berbicara dengan Dokter Carla melalui ponsel nya dan tak berapa lama setelah itu Kimmy mengetahui apa yang harus dia lakukan untuk menolong Michelle kecil.
"Baiklah Dokter Carla aku mengerti esok hari aku akan ke Rumah Sakit dan aku akan menemui Dokter Carla, sampai semua rencana ku berhasil aku tidak akan memberitahukan keluarga"
Setelah itu Kimmy menutup ponsel dan segera mengakhiri semua pembicaraan nya terhadap Dokter Carla.
Malam itu Kimmy beristirahat dengan tenang, Kimmy sudah mengetahui apa yang harus dilakukan untuk menolong Michelle, yang perlu dilakukan nya sekarang dalam waktu dekat adalah berdamai dengan hati nya.
Berdamai dan menerima semua masa lalu Edward, agar Kimmy juga bisa terbebas dari belenggu masa lalu suami nya yang terus menghantui dari awal pernikahan mereka yang di dasari tanpa sebuah rasa cinta.
"Sayang, kau harus kuat berada di dalam perut Mama, karena hanya kau lah harapan untuk dapat menolong kakak tirimu yang sedang sakit "
" Ya sayang kamu punya seorang kakak perempuan, kakak tersebut sangat cantik dan saat ini dia sedang berjuang melawan sebuah penyakit, kita doakan semoga kakak mu bisa bertahan sampai waktu engkau lahir ke dunia nanti"
Kimmy membelai perutnya berulang-ulang dan perlahan Kimmy kembali terlelap dalam tidurnya.
Keesokan harinya Kimmy bangun dan di meja makan dia sudah tidak melihat Edward berada di sana dan yang ada hanya Ibu, Mama Tiara, Lisa dan juga Natan.
Kimmy hanya terdiam dan mencoba untuk bersikap biasa agar mereka semua tidak curiga jika Kimmy dan Edward sedang tidak tidur satu kamar untuk saat ini.
Edward yang sudah memberitahukan kepada Kimmy melalui pesan singkat di ponsel nya bahwa Edward akan berangkat kerja lebih cepat membuat Kimmy bisa menjelaskan kepada seluruh anggota keluarga di rumah mengapa Edward tidak turun dan ikut sarapan bersama dengan mereka.
Selesai sarapan Kimmy segera beranjak pergi ke Rumah Sakit untuk bertemu dengan Dokter Carla.
"Dokter Carla bagaimana kelanjutan pembicaraan kita semalam? "
" Dokter Kim saat ini keadaan nona Michelle masih cukup stabil dalam menjalani kemoterapi yang terus di lakukan terhadap dirinya, besar kemungkinan untuk nona Michelle bisa bertahan sampai Dokter Kimmy melahirkan dan dapat melakukan stem sell atau transplantasi sel punca dari tali pusar janin yang ada di dalam kandungan Dokter Kimmy"
"Aku mengerti Dokter Carla, namun kita harus melakukan pemeriksaan lebih teliti lagi untuk apa yang akan kita lakukan kali ini"
"Dokter Kim transplantasi sel punca jika dilakukan dengan baik, maka besar kemungkinan hal tersebut dapat menolong nona Michelle,keberhasilan transplantasi sel punca lebih efektif daripada kita harus mencari sumsum tulang belakang yang cocok untuk nona Michelle "
" Baiklah Dokter Carla, aku akan mengikuti prosedur transplantasi sel punca untuk menolong nya, namun Dokter harus merahasiakan ini terlebih dahulu kepada Edward sampai aku benar yakin dia adalah anak kandung Edward dari hasil tes DNA hari ini "
" Baiklah Dokter Kim, hasil tes DNA dari nona Michelle sudah keluar dan sudah di bawa oleh tuan Doni ke perusahaan tuan Edward, dan seperti yang Dokter Kim bilang biarkan tuan Edward yang akan memberitahukan secara langsung hasil tes DNA tersebut kepada Dokter Kim "
Hari ini Kimmy cukup lama sekali berbicara dengan Dokter Carla di Rumah Sakit, tentang bagaimana cara menyembuhkan Michelle kecil.
Perlahan - lahan Edward tertunduk di meja dan membenamkan wajahnya di atas ke dua tangannya.
Doni yang sudah mengetahui gelagat bahwa Edward ingin sendiri segera pergi meninggalkan Edward di dalam ruangan nya.
"Ternyata gadis kecil tersebut memang adalah putri ku, kau sungguh tega Clarissa, kau menyembunyikan dia beberapa tahun dari hadapan ku, dia hanya seorang anak yang tidak bersalah terhadap masa lalu kita, dan kau tega memisahkan anak tersebut dari Ayah kandung nya"
Edward memukul-mukul meja kerjanya sambil terus membenamkan wajah ke dalam ke dua tangan nya itu, di dalam hati dia begitu marah terhadap kelakuan Clarissa yang selama ini mencoba menyembunyikan anak nya tersebut, cukup lama Edward pada akhirnya dapat menguasai dirinya kembali dan bisa berpikir lebih jernih dalam menghadapi segala sesuatunya.
Sementara itu Kimmy yang sudah selesai berkonsultasi dengan Dokter Carla soal transplantasi sel punca yang dapat menyelamatkan nyawa Michelle dan itu dapat dilakukan pada saat persalinan dengan mengambil dari tali pusat janin dan besar kemungkinan jika semua nya cocok maka pengobatan itu bisa dilakukan.
Kimmy segera berpamitan untuk pulang kembali ke rumah putih,karena kebetulan hari ini Kimmy tidak mendapatkan jadwal praktek di Rumah Sakit.
Setelah Kimmy sampai di rumah, Kimmy segera masuk ke dalam kamar untuk beristirahat, namun tak lama kemudian ada seseorang yang mengetuk pintu kamarnya tersebut.
"Sayang boleh Ibu masuk? "
Kimmy yang mendengarkan suara Ibu nya segera membuka pintu kamar itu.
" Ibu masuklah"
Kimmy membawa Ibu nya untuk duduk bersama dengan dirinya di dalam kamar.
"Sayang bagaimana kondisi kandungan mu, apakah baik - baik saja? "
" Bu kandungan ku baik - baik saja, dan cucu Ibu ini sangat sehat berada di dalam perutku"
Sesekali Kimmy tersenyum melihat sang Ibunda nya kini sudah dalam keadaan sehat dan dapat beraktivitas dengan normal.
"Sayang boleh Ibu tanya sesuatu hal kepadamu? "
"Tentu saja boleh bu, apa yang akan Ibu tanyakan kepadaku?"
"Sayang apakah hubungan mu dengan Edward saat ini baik-baik saja?, karena firasat Ibu mengatakan jika saat ini kalian sedang berada di dalam masalah"
Deg
Saat itu juga Kimmy ingin sekali menangis menumpahkan segala yang saat ini dipangkuan Ibu nya.
I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.