
"Tidak tuan, nona Fanny sudah berada di dalam pesawat "
" Ah kenapa wanita itu sama sekali tidak membangunkan aku Don"
Jian Lee mengatakan hal tersebut kepada Doni dan Doni hanya tersenyum, Jian Lee bangkit dari tempat duduk nya dan berjalan menuju ke pesawat jet milik Chandradinata.
"Liu lihatlah laki - laki itu, kerjanya lamban sekali"
Fanny melihat dari jendela pesawat, Jian Lee berjalan ke arah mereka,dan tak lama pada akhirnya Jian Lee masuk ke dalam pesawat.
"Hei nona kenapa kau tidak membangunkan aku ha? "
" Haruskah aku membangunkan mu? kau bukan anak ku atau anak tetangga yang sedang aku urus"
Deg
Jawaban Fanny cukup membuat pada akhirnya Jian Lee menjadi bungkam
"Dasar wanita "
" Apa kau bilang? "
" Tidak ada"
"Tuan Jian Lee apakah penerbangan sudah bisa dijalankan? "
" Lakukan saja Don"
Dan pada akhirnya pesawat jet tersebut lepas landas dari bandara Negara H menuju kembali pulang ke Negara W.
Sementara itu di Negara W, Edward sudah menerima semua pesan yang di sampaikan oleh Doni mengenai apa saja permintaan dari Fanny dan Edward memandang semua permintaan nya itu masih wajar maka Edward menuruti dan langsung meminta semua pengawal nya itu mewujudkan apa yang Fanny mau.
"Unik, kau wanita yang unik, aku tidak sabar menunggu cerita apakah Jian Lee bisa mengendalikan mu dengan baik, banyak orang bilang karakter mu mirip sekali dengan istri ku, semoga kau bisa bekerja sama dengan baik bersama Jian Lee"
Sementara itu di Negara B, tempat Xiao Mei dan tuan Lauren menetap saat ini,hari ini adalah jadwal untuk Xiao Mei atau Rena untuk bertemu dengan Pangeran Weisheng putra mahkota dari yang mulia Raja Yuwen.
"Selamat siang nona Xiao Mei, berikut adalah gaun yang akan digunakan oleh nona untuk bertemu dengan putra mahkota"
Para pelayan datang membawakan baju cheongsam dengan beraneka warna dan Xiao Mei harus mengenakan salah satunya dari baju yang di bawakan nya itu.
"Tunggu, apakah aku wajib menggunakan baju ini untuk bertemu dengan putra mahkota? "
" Nona Xiao Mei, yang mulia putra mahkota sangat menyukai wanita yang menggunakan pakaian ini, jadi barangsiapa ada seorang gadis yang ingin menjumpai putra mahkota maka dia harus menggunakan ini"
"Ah baiklah jika memang seperti itu"
"Hari ini tuan Putri Li Hua istri pertama dari putra mahkota juga akan ikut hadir didalam acara pertemuan ini nona "
" Tuan Putri, jadi putra mahkota sudah memiliki istri? "
" Betul nona saat ini tuan putri sebab mengandung anak pertama nya"
"Ah baiklah aku akan segera bersiap - siap"
"Baiklah nona Xiao Mei"
Dan para pelayan itu pada akhirnya keluar dari kediaman Xiao Mei.
"Tuan putri? istri pertama putra mahkota? berarti aku hanya akan di jadikan istri ke dua saja, lalu jika bayi itu laki-laki maka aku akan gagal dalam meraih kekuasaan dan kekuatan di Negara ini, tidak, tidak jika bayi itu perempuan juga sama bahaya nya"
Xiao Mei mondar mandir di dalam kamarnya dan mulai menyusun rencana busuk untuk menggulingkan yang mulia Raja Yuwen dan membunuh putri Li Hua serta anak di dalam kandungan nya.
"Maafkan aku, sepertinya aku harus kembali menggunakan racun teratai putih di Negara ini"