
"Hei ,sayang jangan menangis,mulai sekarang kau hanya boleh menangis jika kau merasakan bahagia,sayang aku pernah memiliki janji kepadamu,jika kau sadar aku akan menikahi mu"
"Sekarang penawar racun tahap pertama telah selesai di buat,dan aku tetap akan menikahi apapun keadaan mu saat ini,karena aku mencintaimu tanpa syarat"
Richard mencium kening Clarissa berkali -kali dan itu sebagai salah satu bentuk tanda bukti bahwa rasa cintanya terhadap Clarissa tidak akan luntur apapun yang saat ini terjadi dengan dirinya.
Richard,aku mau menjadi istri mu,aku mau.
Clarissa mengatakan semua hal tersebut di dalam hatinya,namun hanya sebuah air mata yang pada saat ini bisa menjadi tanda bukti betapa girangnya hati Clarissa atas lamaran sederhana Richard kepada dirinya.
"Baiklah,kau harus istirahat aku mencintaimu ratu ku"
Richard kembali mencium kening Clarissa dan terus menunggui Clarissa di dalam ruangan tersebut sampai Clarissa kembali tertidur.
Sementara itu di dalam ruang kerja Dean,nampak Liyana sedang melamun di tepi jendela.
"Hei ada apa?"
Dean datang dan memeluk Liyana dari belakang.
"Dean,apa kau yakin?"
"Yakin untuk apa?"
"Yakin akan membawa hubungan ini untuk melangkah ke tahap yang lebih serius?"
"Tentu saja,apa yang harus membuatku ragu untuk melak hal itu?"
"Banyak Dean,banyak"
"Apa tentang masa lalu mu?atau tentang hal -hal yang lainnya"
"Iya,itu semua yang membuat aku ragu untuk melangkah lebih jauh dengan mu,kau dan aku bagaikan langit dan bumi,kau Dokter putra pengusaha kaya raya di Negara W,kau cerdas ,kau tampan,sedangkan aku apa"
"Aku, hanyalah Liyana mantan seorang nona malam di tempat prostitusi terkenal di Negara W,nona malam yang selalu melayani para pengusaha sukses di Negara ini,apa kata orang jika mereka tau kau akan bersanding denganku?"
Kini perlahan Liyana mulai menangis,hatinya begitu sedih karena kini dia mulai menyadari perbedaan yang begitu banyak antara dirinya dengan Dean.
"Sayang kau mau tau mengapa aku memiliki perasaan terhadap mu?itu semua karena hatimu yang tulus,hatimu yang begitu baik,dirimu yang bisa merubah semua hal buruk di dalam hidupku,kau membuat aku bisa mengerti tentang arti dari sebuah kata merelakan dan pada akhirnya kau yang bisa membuatku kembali memiliki hati yang baru"
"Aku tidak pernah memperdulikan masa lalu mu,karena sekarang akulah masa depan untuk mu,untuk apa kita harus kembali ke masa lalu jika masa depan itu sudah ada didepan mu"
"Tapi Dean wanita di mata keluarga laki -laki pasti akan tetap dilihat masa lalunya dan kau tidak bisa memungkiri akan hal ini,menikah dengan mu itu membuat aku sadar bahwa hubungan kita ini akan menjadi sebuah hubungan yang sulit"
Liyana kembali meneteskan air matanya,Liyana memiliki perasaan terhadap Dean,namun dia sadar siapa dirinya.
"Dengarkan aku"
Dean membalikan badan Liyana untuk bisa berhadapan dengan dirinya.
"Bukan hanya kau yang akan berjuang untuk hubungan ini,namun kita yang akan melakukan hal tersebut bersama -sama,sendiri akan terasa berat,namun jika hal tersebut bisa kerjakan berdua maka semuanya akan terasa menjadi lebih ringan"
"Aku tidak sembarangan memilih calon pendamping untuk menemaniku seumur hidup,kau adalah orang yang paling spesial di hati ku"