
Hari yang berganti,pagi itu Edward dan Kimmy terbangun dengan keadaan saling memeluk satu dengan yang lainnya
Edward mencium kening Kimmy dan segera beranjak dari sisi tempat tidur Kimmy, dia baru ingat bahwa sekarang posisi mereka masih berada di Rumah Sakit
Dokter Rena masuk ke dalam ruangan untuk memeriksa keadaan Kimmy
"Ren bagaimana keadaan istriku?
Edward keadaan nona Kimmy sudah lebih baik tapi sebaiknya dia di rawat di Rumah Sakit sampai semua luka lebamnya hilang
Dok, bolehkah aku pulang hari ini? aku rindu sekali akan rumah, aku tidak betah hanya berbaring di tempat seperti ini
Jika masalah luka lebam aku bisa merawat nya sendiri, aku juga seorang dokter dan aku mengerti apa yang harus aku lakukan dengan luka lebam ini
Oke, oke nona Kimmy aku hampir melupakan jika kau seorang dokter, baiklah jika itu memang kemauanmu kau hanya perlu merawat luka - luka tersebut supaya cepat pulih
Terima kasih dokter Rena
Tunggu Ren berikan aku beberapa perawat untuk bisa membantu dirinya merawat luka - luka itu, aku hanya ingin memastikan bahwa dia tidak lupa untuk merawat dirinya
Tapi, tapi aku bisa merawat luka ku sendiri
Sudah diamlah lakukan perintah dariku
Baiklah Edward aku akan menugaskan dua orang perawat untuk ikut kau beserta nona Kimmy pulang ke rumah putih.
Satu hal lagi, kuharap aku tidak melihat kau membawa nona Kimmy seperti kemarin"
Sambil berkata seperti itu dokter Rena perlahan keluar dari ruangan mereka berdua, Edward tampak mengerti ucapan dokter Rena dimana dokter Rena berpesan kepada nya untuk tidak membawa Kimmy dalam keadaan tidak sadarkan diri kembali ke Rumah Sakit akibat perbuatan dirinya, sedangkan Kimmy hanya melihat - lihat ke arah mata Edward mencoba mencari tau apa yang sebenarnya sedang dipesankan dokter Rena kepada Edward.
"Sayang apa maksud yang dikatakan dokter Rena kepadamu?"
Edward yang malas menjawab pertanyaan Kimmy segera mengambil handuk kecil dan baskom berisikan air hangat yang dibawakan perawat saat tadi masuk ke ruangan bersama dengan dokter Rena
"Sudah tidak usah banyak bertanya semua tidak ada urusan nya dengan mu
Tidak mungkin, tadi dokter Rena menyebut namaku
Dengarkan, aku sedang tidak ingin berdebat apapun denganmu sekarang cepat lepaskan semua pakaian mu dan aku membantu membasuh badan mu dengan air hangat ini
Buka baju? haruskah? kemarikan tempat itu aku bisa melakukannya seorang diri"
Wajah Kimmy tampak memerah begitu Edward meminta melepaskan semua pakaian nya, meskipun Kimmy sudah resmi menjadi istri Edward dan mereka juga sudah beberapa kali melakukan hubungan suami istri, namun karena Kimmy melakukannya dengan penuh ketakutan membuat dirinya masih belum begitu rela ketika dia harus membuka semua pakaian nya dihadapan Edward entah kenapa dirinya masih takut jika Kimmy melakukan itu maka Edward akan kembali menerkamnya dengan sangat kasar.
"Cepat lepaskan semua pakaian mu, apa yang kau takuti? tenanglah untuk saat ini aku tidak akan menerkam mu, aku hanya ingin membantu memandikan mu"
Meskipun Kimmy masih diliputi dengan penuh keraguan akan ucapan Edward, namun perlahan Kimmy mulai melakukan apa yang Edward minta, Kimmy mulai membuka satu persatu pakaian atas badan nya sampai pada kondisi dia tidak menggunakan apapun di bagian atas
Edward maju dan kembali mendekati Kimmy, hatinya tersentak ketika dia melihat tubuh Kimmy penuh dengan luka yang belum begitu sembuh
Edward mulai mencoba untuk membantu Kimmy membersihkan punggungnya, sebenarnya sulit untuk Edward mengendalikan diri agar tidak menyentuh tubuh istrinya, namun dia sudah berjanji tidak akan pernah melakukan hal itu lagi dengan Kimmy sebelum dirinya betul-betul sembuh.
"Awww sakit, jangan kau tekan terlalu kencang"
Kimmy agak sedikit berteriak kesakitan ketika Edward mulai menyentuh tubuh Kimmy yang masih penuh dengan luka.
"Oke aku akan lebih pelan lagi menyentuh nya
Sayang maafkan aku yang membuat tubuh mu hingga mengalami luka separah ini, pasti kau merasakan sakit yang luar biasa, namun kau adalah wanita yang kuat kau mampu bertahan dengan ku meskipun banyak hal yang sudah kulakukan padamu
Sambil terus membersihkan punggung dan area tubuh Kimmy dengan handuk kecil dan air panas Edward terus berbicara di dalam hati, perlahan dan pasti dia mulai kagum atas sosok istrinya tersebut.
"Sudah selesai pakailah kembali baju ganti mu dan bersiaplah sebentar lagi kita akan kembali ke rumah
Terima kasih sayang"
Kimmy segera menggunakan pakaiannya kembali dan bersiap untuk pulang ke rumah putih, para perawat sudah melepas setiap infusan yang berada di tangan kanan nya
"Baiklah ayo kita pulang"
Edward meraih Kimmy dan menggendongnya
"lepaskan aku, turunkan aku ini sangat memalukan aku bisa jalan sendiri keluar dari ruangan ini
Diamlah, lakukan ini karena ini adalah perintah.
"Kimmy seperti terhipnotis dengan setiap perkataan Edward sehingga pada akhirnya dia memutuskan untuk diam, membenamkan wajahnya ke dalam tubuh Edward karena dia begitu malu saat semua orang yang berada di Rumag Sakit itu melihat kelakuan mereka berdua.
"Selamat datang nona Kimmy dan tuan Edward kita akan kembali ke rumah baru nanti akan ke kantor"
Terdengar suara Doni membuka pintu mobil untuk mereka berdua, pagi itu Edward meminta Doni yang menjemput mereka.
Di dalam setiap perjalanan tak henti nya Edward memeluk,mendekap dan mencium puncak kepala Kimmy
Kimmy merasa sangat bahagia karena kini Edward bisa memperlakukan dirinya layaknya seperti wanita normal yang dicintai oleh suaminya nya Kimmy sangat menikmati setiap sentuhan kasih sayang yang diberikan Edward kepada dirinya
"Hari ini aku akan kekantor maaf aku tidak dapat menemani mu beristirahat di rumah"
Edward mengucapkan hal tersebut sambil mencium kening Kimmy
"Sayang lakukanlah apa yang menjadi tugas mu aku akan sangat mendukung mu"
Kimmy tersenyum dan pada saat itu mobil sudah sampai di pintu gerbang rumah putih, nona Maya segera membuka pintu mobil dan membantu Kimmy keluar dari mobil tersebut
"May jaga istri ku dengan baik, aku percaya kan dirinya terhadap mu
Baiklah tuan"
Setelah Edward mengucapkan hal tersebut mobil yang dikemudikan oleh Doni segera meninggalkan rumah putih,kini hanya tertinggal Kimmy dan Maya di halaman depan
Nona Maya yang sudah tau apa saja yang terjadi pada Kimmy memilih untuk lebih banyak diam.
"Nona Kimmy mari segera masuk tuan Jaya, tuan Adrian dan nyonya Tiara sudah menunggu nona di ruang tengah
Apa May ada papa dan kakek juga untuk apa mereka menunggu ku?
Maya kurang tau nona, alangkah baiknya untuk nona Kimmy segera masuk dan menemui mereka"
Kimmy mengikuti langkah Maya untuk masuk ke dalam ruang tengah dan betul di dalam sudah berkumpul keluarga inti Chandradinata dan nyonya Tiara yang mengetahui jika Kimmy sudah sampai segera berlari ke arah Kimmy dan memeluk dirinya.
"Anak ku sayang maafkan mama, maafkan mama, kemarilah anak ku"
Kimmy langsung menyadari bahwa hampir seisi rumah sudah tau apa yang terjadi dengan peristiwa yang dialami nya, dengan perlahan Kimmy mendekat ke arah mereka.
"Kim diduduklah didekat mama Tiara nak, papa dan kakek ingin berbicara padamu
Baik pa"
Segera Kimmy duduk di sebelah mama Tiara bersiap untuk mendengar setiap hal yang akan di sampaikan.
"Kimmy papa selaku kepala keluarga di keluarga besar Chandradinata meminta maaf sepenuhnya kepada mu atas apa yang sudah Edward telah lakukan terhadap mu
Betul Kim kakek sangat kaget ketika Adrian menceritakan nya
Maafkan kami yang tidak memberitahukan cerita yang sebenarnya bahwa Edward memiliki sebuah trauma yang mendalam sehingga dia bisa berbuat sampai seperti itu
Kim sekarang papa memberikan keputusan kepada mu dengan bebas apakah kau akan tetap bersama dengan Edward atau kau memilih untuk meninggalkan dirinya?