
Richard yang bertemu dengan Edward di pintu utama segera berlalu terlebih dahulu.
Siapa laki-laki yang saat ini bersama dengan tuan Edward? jika memang dia seorang detektif kenapa aku tidak mengetahui nya?
"Tuan Edward "
Richard mengucapkan salam kepada Edward dan Edward hanya mengangguk menerima salam dari Richard.
" Richard ikutlah ke ruangan ku sekarang "
" Baiklah tuan Edward "
" Rei setelah kau mengantarkan aku kembali ke dalam ruangan,langsung saja kau urus pengawalan untuk dua karyawan kita yang hendak membawa uang untuk melaksanakan transaksi keuangan "
" Baiklah tuan Edward"
Pada akhirnya mereka bertiga masuk ke dalam lift eksklusif milik Chandradinata Corp,Edward berada di tengah di apit oleh Richard dan juga Rei.
Jadi dia adalah salah satu pengawal yang Chandradinata miliki, wajahnya nampak tidak asing bagiku, sepertinya aku pernah bertemu dengan orang ini sebelumnya tapi dimana aku pernah bertemu dengan dia?
Richard terus mengingat - ingat apakah dia pernah bertemu dengan Rei sebelumnya, karena wajah Rei sangat tidak asing lagi untuk Richard.
Ting,lift berbunyi menandakan bahwa mereka sudah sampai pada lantai paling atas tempat ruangan Edward berada.
"Tuan Edward saya mohon untuk undur diri"
"Baiklah Rei, pergilah "
Dengan tenang Rei pergi meninggalkan Edward dan Richard di dalam ruangan, sementara itu mata Richard tak henti - henti nya mengamati gerak - gerik dari Rei.
Edward tiba-tiba menepuk pundak Richard dan apa yang dilakukan Edward terhadap Richard sukses membuyarkan semua pikiran - pikiran Richard tentang Rei.
"Maafkan aku tuan "
" Richard bisakah kau kembali memanggil ku dengan nama saja? apakah permusuhan masa lalu kita belum kau anggap selesai sehingga kau masih menyebut aku dengan kata tuan? "
Edward tersenyum kepada Richard dan kini Richard kembali memandang Edward, di masa lalu mereka pernah saling berkompetisi di dalam memperebutkan perhatian dari tuan Adrian sampai berkompetisi dalam mendapatkan hati Clarissa.
" Tentu saja tidak,aku tidak pernah menaruh dendam pada mu Edward, sampai kapanpun kau ada saudara laki-laki yang aku miliki dan aku tidak akan pernah mungkin menaruh dendam pada saudara ku sendiri"
"Hahahaha, aku suka dengan pemikiran mu Richard, biarlah semua masa itu kita kubur bersama - sama dengan waktu, sebenarnya tujuan ku waktu datang ke Paris adalah untuk menemui mu, ya selain juga untuk mengajak istri ku berlibur, namun tak di sangka di sana kita malah mengalami banyak kejadian"
"Kau benar Edward, saat kau hendak datang ke Paris aku juga ingin sekali berbincang - bincang banyak hal, tapi pada akhirnya kita harus seperti itu"
"Itu benar, Richard ada satu hal yang ingin aku tanyakan kembali kepadamu "
" Hal apakah itu, katakan saja"
"Richard, kau tau bahwa Papa Adrian sudah menganggap mu sebagai anak kandung nya sendiri, kita besar bersama dan mengalami banyak hal juga bersama "
" Iya, lantas kenapa Edward "
" Apa kau tidak ingin kembali mengambil aset yang sudah diberikan oleh Papa Adrian?, ya aku pribadi menginginkan kau juga memegang tanggung jawab sebagai CEO di perusahaan Chandradinata, bukan hanya sebagai pimpinan detektif saja "
I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.