I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
KEDATANGAN TUAN LAUREN



Di masa lalu aku yang pernah meninggalkan dirinya di saat dia betul-betul sudah mencintaiku, kukira tugasku sudah selesai dengan hati yang hancur aku harus pergi dan melihat nya menderita, kini aku harus kembali berhadapan dengan dia karena dendam yang belum selesai, Kakek kalau boleh ini berlalu aku tidak ingin melakukannya lagi hiks, hiks, hiks, "


Wanita itu kembali menangis di dalam kamar mewah nya,Cassandra Winata meratapi semuanya seorang diri.


Sungguh perbedaan yang kontras sedang terjadi di satu sisi nampak Kimmy dan Edward yang penuh dengan kebahagiaan, namun di satu sisi ada seorang wanita cantik dan pintar yan menangis meraung-raung meratapi dirinya sendiri.


Permainan baru akan di mulai, permainan yang akan melibatkan nama besar ke dua keluarga konglomerat, permainan yang bisa menghancurkan salam satu pihak ataupun ke dua belah pihak, permainan yang melukai banyak orang dan membuat tangan - tangan kotor akan ikut di dalamnya


Sebuah kata cinta yang bisa membuat orang saling memaafkan, sebuah kata cinta yang bisa membuat diri sendiri mulai berkompetisi, sebuah kata cinta yang pada akhirnya nanti membuat sebuah kehancuran.


Malam ini semua terlelap dalam cerita hidupnya masing-masing ada yang sedang bahagia, namun ada juga yang sedang menangis.


Dan malam yang sudah berganti dengan pagi membuat semua orang menjalankan aktivitas nya masing - masing, Edward dan Kimmy yang semakin mesra sedangkan Cassandra Winata yang kembali bangun dari tidurnya dengan penuh beban di pundak nya.


WINATA CORP


"Selamat pagi nona Cassandra pagi ini nona ada rapat dengan salah satu pemegang saham apakah nona akan menghadiri rapat tersebut"?


"Pagi Jean, seperti nya aku tidak bisa menghadiri rapat itu kau saja yang mewakili nya siang nanti aku harus menjemput dan menemani kakek Lauren, siang hari ini kakek akan tiba di Negara W dan untuk sementara kakek akan menetap di sini bersamaku sampai semua rencana kita selesai Jean"


"Nona apa tidak cukup berbahaya jika tuan Lauren berada di Negara W, semua identitas nona Cassandra bisa terbongkar"


"Jean aku mengerti akan kekhawatiran mu, namun hal tersebut yang juga saat ini berada di dalam pemikiran ku, namun kau bisa tau sendiri kakek Lauren seperti apa, semakin aku melarang nya maka dia akan semakin ingin ke sini"


"Baiklah nona, jika memang keadaannya seperti itu saya berharap semuanya akan baik-baik saja"


Cassandra segera keluar ruangan untuk menjemput kakek Lauren.


"Baiklah kek aku mengerti aku akan segera pulang ke rumah "


Namun tanpa sepengetahuan Cassandra tuan Lauren sudah tiba di rumah Cassandra tepat satu jam sebelum waktu yang diperkirakan Cassandra.


Dengan langkah hati yang sangat berat pada akhirnya Cassandra memutuskan untuk segera meninggalkan Winata Corp dan menuju kembali ke rumah menggunakan mobil yang di kendarai nya sendirian.


Sementara itu di rumah Cassandra tuan Lauren yang baru tiba langsung menuju ke kamar dan membaca semua laporan - laporan penyelidikan yang dikirimkan kepada nya lewat semua para pengawal bayangan yang berada di Negara W tersebut.


"Baiklah kau boleh pergi dari hadapan ku tetap berjaga di depan pintu ruang kerja ku dan jangan pernah beranjak sedikitpun"


"Baik tuan Lauren"


Setelah salah satu pengawal bayangan menyerahkan segala sesuatu yang di butuhkan tuan Lauren mereka keluar dari ruangan dan tetap memberikan penjagaan di depan pintu ruang kerja tuan Lauren, sebuah ketakutan di masa lalu membuat tuan Lauren selalu menempatkan banyak sekali penjaga meskipun dia sering berada di dalam rumah cucu kandung nya sendiri.


Perlahan tuan Lauren mulai membuka semua berkas-berkas yang telah diberikan oleh para pengawal tersebut, hati yang tadinya baik-baik saja berubah menjadi hati yang penuh dengan kegundahan dan amarah, jiwa tuan Lauren yang penuh dengan dendam membuat hidupnya tidak pernah bahagia.


Sementara itu Cassandra yang telah tiba di rumah segera menuju ke ruang kerja tuan Lauren kakek kandungnya dan satu-satunya keluarga kandung yang masih tersisa.


"Kakek Cassandra merindukan kakek, kenapa kakek tidak mengabari jauh-jauh hari jika kakek akan tiba di Negara W? "


Cassandra memeluk erat tubuh sang kakek dan mencoba tersenyum ke arah kakaknya itu.


"Cucu kesayangan ku Cassandra, Kakek tidak akan memberitahukan kedatangan kakek karena kakek yakin kau tidak akan pernah menyetujui kakek mu ini untuk datang kemari, tapi kakek khawatir padamu, khawatir pada rencana mu, khawatir akan pemikiran mu yang tiba - tiba bisa berubah itu sebabnya kakek memutuskan untuk segera datang kemari dan membantu menjalankan rencana mu ini"


Deg


Hati Cassandra seperti di hantam oleh sebuah batu, di hati nya yang paling dalam Cassandra sudah ingin mengakhiri setiap dendam dan memulai kehidupan baru nya dengan tenang, namun ini karena permintaan kakek Lauren membuat dirinya harus kembali bermain dalam sebuah sandiwara yang bisa membunuh nyawa seseorang.


"En jadi kakek tidak percaya jika aku bisa mengurus semuanya sendiri, Kakek meragukan cucu kesayangan mu ini?


"Hahaha bukan begitu Cassandra, Kakek percaya sekali dengan ide-ide mu yang cemerlang, namun kakek agak kurang percaya dengan hatimu, karena bagaimana juga di masa lalu kau pernah hampir menjadi bagian dari kehidupan keluarga Chandradinata jiwa dan perasaan mu terkadang rapuh dalam hal ini, dan kakek berharap dengan kehadiran kakek disini dapat menguatkan mu kembali untuk memiliki tekad menghancurkan keluarga Chandradinata.


"Kek apakah kita tidak bisa mengubah segala sesuatu yang sudah terjadi di masa lalu? apakah kita tidak bisa untuk berdamai dengan masa lalu dan kembali hidup dengan tenang, hanya kakek yang saat ini aku punya dan hanya kakek lah keluarga kandungku saat ini, aku ingin kakek juga hidup tenang di masa tuan kakek"


"Hahahha sudah kuduga cucu kesayanganku akan kembali rapuh seperti ini setelah kembali ke Negara W, cucu kesayangan ku akan kembali berkata sudahi saja semua ini dan mari kita pulang"


"Iya kek dari hati Cassandra yang paling dalam Cassandra menginginkan akan hal itu"


Mata Cassandra menatap tuan Lauren seakan meminta tuan Lauren setuju akan setiap ucapannya, namun semua yang dilakukannya seperti tidak memberikan hasil apapun.


"Kakek tidak akan pulang sebelum melihat keluarga Chandradinata hancur, Kakek ingin mereka merasakan apa yang sudah keluarga kita ini rasakan juga, Kakek ingin melihat mereka hidup menderita kebahagiaan kakek di masa tua adalah melihat satu keluarga besar ini menderita, dan kau harus ingat bertahun-tahun yang lalu Chandradinata Corp telah membuat keluarga kita berantakan Ayah dan Ibu mu mati serta kita semu jatuh miskin, aku berharap kau tidak kembali menjadi wanita yang lemah nona Cassandra"