
"Richard ini senjata untuk mu, apa kau masih kuat? "
" Jian Lee, aku bisa melakukannya "
Dan pada akhirnya mereka bertiga keluar dari dalam ruang tahanan Richard dan ketika mereka sampai ke ruang utama ke dua saat mereka akan melangkah kan kakinya, tiba - tiba terdengar bunyi tembakan bertubi-tubi di dalam ruangan itu.
" Richard lindungi tubuh mu dengan ini "
Jian Lee melemparkan Richard satu rompi anti peluru elastis yang langsung bisa di gunakan jika keadaan darurat, dan Richard segera menggunakan barang tersebut.
Mereka semua pada akhirnya terlibat baku tembak, dan banyak pengawal Rei yang sangat terluka akibat dari tembakan mereka bertiga.
Sementara itu Clarissa masih berada di dalam kamarnya mencari benda berharga tersebut.
"Dimana benda itu satu foto yang pernah Kakek Lauren tunjukkan pada ku, jika aku bisa melihat foto itu, maka aku dapat mengetahui siapa sebenarnya kekuasaan yang saat ini berada di belakang Kakek"
Clarissa terus mencari benda berharga tersebut, namun dia sama sekali tidak menemukan benda tersebut sampai pada akhirnya dia sadar ada satu benda sudah menyentuh kepalanya,dan begitu dia menoleh satu orang wanita sudah mengarahkan pistol ke kepalanya.
"Kau!!"
Clarissa sangat kaget dengan siapa wanita yang saat ini berada di depannya itu.
"Selamat datang nona Clarissa, bagaimana apakah anda juga kaget dengan siapa yang saat ini berada di depan anda? "
Mulut Clarissa menjadi tidak bisa berbicara, kini dia menyadari siapa yang menjadi pengkhianat yang sesungguhnya.
Clarissa seakan di buat lemas dengan semua hal yang saat ini tiba - tiba berada di depan matanya.
" Hahahaha, aku sudah sangat lama berpihak pada keluarga Louis, bahkan ketika kau masih bersama dengan Edward, aku adalah orang yang meminta Kakek Lauren agar kau meninggalkan Edward satu jam sebelum acara pemberkatan, aku adalah wanita berada di belakang semua rencana dari Kakek Lauren"
Clarissa hampir menangis mengenang masa lalu bagaimana dulu dan sampai sekarang dia begitu percaya pada wanita ini.
"Sekarang kalian akan mati disini, pengawal bawa wanita ini ke ruang utama ke dua untuk bertemu dengan para lelaki yang ada di sana"
Dan pada akhirnya Clarissa di bawa para pengawal menuju ke ruang utama ke dua, keadaan Clarissa yang masih sangat kaget melihat siapa orang yang sebenarnya sangat harus dihindari, membuat Clarissa pada akhirnya menjadi tidak bisa melakukan perlawanan apapun.
Sementara itu di ruang utama ke dua, hampir semua pengawal Rei sudah di bunuh oleh Richard, Jian Lee, dan juga Edward.
"Rei kau harus keluar, semua pengawal mu mati,lebih baik kau menyerah saja pada kami"
Edward berteriak dengan sangat keras untuk memanggil Rei keluar, tiba - tiba terdengar suara tepuk tangan dari dalam sudut ruangan dan satu laki-laki berwajah tampan berserta dengan beberapa pengawal pada akhirnya keluar.
"Halo para tuan muda,milik Chandradinata "
Detik itu juga Rei pada akhirnya menampakkan batang hidung nya di depan mereka bertiga.
" Tak ku sangka pengawal yang selama ini aku percaya ternyata berkhianat"
"Halo tuan Edward, selamat datang di rumah keluarga Louis, ya aku adalah pengawal setia dari nona Kim dan aku telah berkhianat kepada anda"