I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
AKU AKAN MENERKAM MU



"Kimmy sekarang mengerti Ma,kenapa penawar racun dipindahkan ke Negara H,selama ini Edward hanya bercerita sekilas saja kepada Kimmy dan saat Edward bercerita Kimmy masih sibuk dengan kehamilan Kimmy dan juga urusan dengan Michelle"


"Kau tidak salah sayang,kita harus tau porsi kita sebagai istri dan juga sebagai seorang Ibu,jadi kau harus tetap tenang"


"Masa lalu di dalam keluarga Chandradinata memang terlalu rumit untuk bisa dijelaskan satu per satu,namun yang perlu kita lakukan adalah tetap percaya kepada suami kita masing -masing,tenanglah kita semua akan bekerja sama untuk memberikan perlindungan untuk semua anggota keluarga kita masing -masing"


"Ya Ma,Kimmy selalu percaya bahwa semua akan berakhir dengan baik -baik saja"


"Bagus sayang ini yang Mama suka daripadamu,kau selalu tenang dalam menghadapi setiap masalahmu itu"


Dan pada akhirnya pembicaraan mereka terus berlanjut hingga menjelang siang,dan baru berhenti ketika Kimmy harus kembali ke dalam kamarnya untuk menyusui kembali Alexander.


Sementara itu di sebuah rumah di Negara W ada beberapa orang laki -laki sedang berdiskusi untuk suatu rencana mengerikan yang akan mereka jalankan.


"Juan bagaimana dengan rencana mu?"


"Maafkan aku tuan, ternyata pengamanan untuk nona Kim sangat ketat sehingga hampir mustahil jika kita mengambil nona Kim secara diam -diam seperti itu"


Tuan Jason terdiam dan pada akhirnya mengatakan suatu ide untuk melakukan hal itu.


"Juan apakah saat ini nona Kim baru memiliki putra?"


"Ya itu betul tuan"


"Bagus,cepat atau lambat kita pasti bisa mendapatkan nona Kim"


Juan rupanya belum mengerti arah pembicaraan Jason.


"Kau pasti belum mengerti dengan apa yang aku maksudkan"


"Tidak tuan"


"Wanita setelah melahirkan biasanya akan ada masa -masa jenuh dan sangat bosan dengan rutinitas yang dia jalani,suatu saat aku tetap akan sangat yakin bahwa nona Kim akan pada masanya pergi untuk berjalan -jalan entah itu ke pusat perbelanjaan atau seperti taman dan banyak tempat yang lainnya"


"Lalu tuan?"


"Di saat itulah kita bertindak,jika kita tidak bisa mengambil nona Kim secara diam -diam kita harus melakukan serangan langsung yang penting semua pengawal kita adalah pengawal yang berpengalaman dalam hal ini"


"Aku mengerti tuan Jason"


"Baiklah segera persiapkan semuanya dengan baik,lebih enak kita menunggu dan tidak bertindak gegabah dibandingkan dengan terburu-buru tapi memiliki hasil yang kurang maksimal"


Senyum mengerikan terlihat jelas dari bibir tuan Jason dan pada akhirnya di siang hari itu tuan Jason dan semua anak buahnya mulai merencanakan sesuatu.


Sementara itu kini di Negara H di laboratorium Jian Lee sedang sibuk untuk meracik kembali penawar racun yang telah diledakkan oleh musuh.


"Tuan Martin, bagaimana apakah persediaan cadangan untuk penawar racun ini cukup,apa kita perlu untuk mengulang membuat formula nya kembali?"


"Tuan Jian Lee semuanya aman,tuan apakah kita tidak bisa langsung membuat tahap ke tiga jadi tahap ke dua dan tahap ke tiga selesai secara bersamaan"


Jian Lee mulai memikirkan semua ucapan dari tuan Martin.


"Sebenarnya semua mungkin saja untuk dilakukan,tapi kita perlu lebih banyak ahli farmasi untuk melakukan hal ini,jika benar kita akan melakukannya maka kegiatan di laboratorium harus tetap terus berjalan selama dua puluh empat jam nonstop"


"Semua itu bisa kita atur tuan,hal ini kita lakukan agar penyerangan musuh tidak kembali terjadi mengingat banyaknya musuh yang mengincar penawar racun ini"


"Anda benar tuan Martin,semakin penawar racun ini cepat selesai maka musuh akan semakin lebih susah untuk bergerak,baiklah mari kita jalankan rencana ini"


Dan pada akhirnya Jian Lee terus berdiskusi dengan tuan Martin mengenai percepatan dalam pembuatan penawar racun tersebut.


Hari berganti dengan hari,Minggu berganti Minggu semua aktivitas berjalan dengan lancar baik itu yang di Negara W ataupun di Negara H.


Semuanya berlangsung dengan aman tanpa adanya satu penyerangan yang terjadi selama pembuatan penawar itu berlangsung.


"Aku mengerti Jian Lee,baiklah akan aku sampaikan kabar bahagia ini kepada Richard.


"Baiklah Richard persiapkan dirimu untuk berangkat kesana"


Setelah mengatakan hal tersebut Edward menutup teleponnya dan kembali bermain dengan Alexander hingga pada akhirnya Alexander tertidur,dan Kimmy yang telah selesai mandi melihat wajah Edward begitu gembira langsung duduk disisi Edward.


"Sayang apa yang terjadi dengan mu? nampaknya kau begitu bahagia malam hari ini?"


"Ya sayang aku bahagia, Karena lusa penawar racun tahap ke dua dan tahap ketiga bisa langsung jadi secara bersamaan,tadi aku sudah memberitahukan kabar baik ini kepada Richard,lusa mungkin kami akan kembali ke Negara H untuk menyaksikan penawar racun tersebut dimasukkan kedalam tubuh nona Clarissa"


"Syukurlah Edward jika seperti itu"


"Kau tidak marah jika aku tinggal pergi lagi?"


"Hmmmm, bagaimana yah haha"


"Ayolah,kau adalah istriku yang paling bijaksana yang pernah aku miliki"


"Edward aku tidak akan pernah menghalangi kepergian mu jika hal ini menyangkut tentang banyak orang"


"Jadi kau mengizinkan aku pergi?"


"Tentu sayang"


Edward kembali mencium kening Kimmy,kali ini ciuman nakal Edward tidak berhenti sampai di sana saja, Edward mulai menjelajahi bibir Kimmy secara perlahan -lahan dan pada akhirnya melepaskan ciuman yang sudah terasa panas tersebut.


"Maafkan aku sayang,jika aku teruskan ini bisa menyakiti mu"


Kimmy yang sudah memejamkan matanya kini harus kembali membuka mata dan aneh melihat tingkah Edward.


"Menyakiti ku?apa maksud mu Edward?"


"Kau pernah bilang kan aku tidak boleh menyentuh mu sebelum empat puluh hari"


"Lalu?"


"Dan ini,tunggu ini sudah lebih dari empat puluh hari"


Mata Edward beradu pandang dengan Kimmy.


"Jadi sekarang aku boleh menghirup candu ku ini dalam -dalam?"


Dan tanpa persetujuan Kimmy, Edward segera kembali menyerang istrinya tersebut dengan sangat liar,namun semuanya terpaksa harus berhenti sejenak, karena Alexander menangis.


"Ssssst sayangnya Mama dan Papa,tidur lagi yah sayang"


Kimmy yang mendengar suara tangisan Alex langsung berlari menghampiri nya.


"Hei baby boy kenapa kau sama sekali tidak rela jika Papa mu ini ingin menghirup semua aroma tubuh dari Ibu mu"


"Edward kau tidak boleh seperti itu,nanti Alex bisa menangis lagi"


"Ya,ya Alex akan menangis lagi"


Kimmy melihat wajah suaminya dalam kekesalan yang lumayan cukup membuat nya murung,Kimmy mengerti apa yang Edward mau dan setelah Alex kembali tertidur Kimmy meletakkan kembali Alex di box bayinya


"Edward"


"Heeemmm"


"kemarilah"


Edward menoleh ke arah Kimmy dan disaat itu Edward begitu takjub dengan pemandangan tubuh dari istri nya,Kimmy sudah berdiri dihadapan Edward dengan gaun tidur yang sangat seksi yang memperlihatkan semua bentuk tubuh Kimmy,dan langsung saja Edward menerkam sang pemilik dari tubuh indah tersebut.