
" Tuan Adrian jika memang tidak ada hal perlu akan di bahas aku pamit undur diri, karena sebelum matahari terbit esok aku akan berada di Rumah Sakit untuk memilih semua Dokter yang akan ikut berperan di dalam perawatan nona Clarissa"
"Silahkan nona Fanny, jika anda ingin beristirahat "
Dan pada akhirnya Fanny meninggalkan ruang rapat untuk menuju ke kamar tamu, malam ini semua anggota Chandradinata masih berada di rumah utama, beserta dengan Fanny karena semua fasilitas akan siap esok hari.
" Tuhan semoga aku bisa memimpin tim Dokter dan memberikan pelayanan yang terbaik untuk nona Clarissa "
Fanny mengucapkan hal tersebut di dalam kamarnya dan malam ini Fanny tidur dengan sangat lelap, malam ini semua anggota Chandradinata juga beristirahat di dalam mimpi nya masing - masing.
Keesokan harinya Fanny bangun sebelum matahari terbit dan segera menyiapkan segala kebutuhan nya untuk dia bawa ke Rumah Sakit.
"Selamat pagi nona Fanny, perkenalkan saya Maya asisten pribadi nona Kim, apakah ada yang bisa Maya bantu untuk nona? "
" Ah, jadi kau yang bernama Maya, senang berkenalan dengan mu, aku hanya ingin bertanya dengan mobil yang mana aku bisa berangkat ke Rumah Sakit pada hari ini? "
" Nona mobil pribadi akan segera siap, namun disini tuan Adrian melarang untuk semua keluarga nya terutama untuk para wanita agar sementara waktu tidak mengemudikan mobil seorang diri karena untuk mencegah hal - hal yang tidak diinginkan "
Fanny cukup mengernyitkan dahi nya dengan semua aturan yang di buat oleh keluarga Chandradinata.
" Baiklah jika seperti itu, apa saat ini mobil untuk ku sudah siap? "
" Mari nona ikut dengan saya "
Dan pada akhirnya Fanny mengikuti Maya ke halaman depan dan di sana sudah ada mobil dengan keamanan tertinggi lengkap dengan supir pribadi untuk segera bisa membawa Fanny ke Rumah Sakit.
" Baiklah May, terima kasih sampaikan kepada tuan Adrian bahwa aku sudah berangkat pada pagi ini "
" Baik nona"
Dan pada akhirnya Fanny masuk ke dalam mobil dan dengan perlahan mobil tersebut berlalu dari kediaman Chandradinata untuk menuju ke Rumah Sakit.
Dan begitu Maya masuk ke dalam rumah, Maya di kagetkan dengan kehadiran dari Jian Lee.
" Dimana wanita itu May? "
" Maksudnya nona Fanny? "
" Iya"
"Nona Fanny harus saja berangkat tuan"
"Sial, aku pasti selalu kalah cepat dengan dia"
"Baiklah May, segera siapkan mobil karena aku juga akan segera ke Rumah Sakit"
"Tuan Jian Lee, namun laboratorium yang akan digunakan bukan di Rumah Sakit"
"Jadi dimanakah? "
" Di perusahaan Farmasi milik Chandradinata "
" Baiklah siapkan mobil aku akan kesana untuk meminta tanda tangan semua ahli Farmasi karena aku harus segera mengambil darah dari nona Clarissa "
" Baiklah tuan Jian"
Dan pada akhirnya Jian Lee berlalu dari hadapan Maya,tak beberapa lama mobil dan supir juga siap membawa Jian Lee pergi ke perusahaan Farmasi milik Chandradinata, Jian Lee masuk ke dalam mobil dan mobil tersebut juga melaju dengan kecepatan sedang.
Sementara itu kini mobil Fanny sudah sampai di halaman Rumah Sakit, Fanny keluar dari dalam mobil dan masuk ke ruangan utama.
"Selamat datang kembali Rumah Sakit Negara W, kini aku datang dalam keadaan yang berbeda, bukan lagi sebagai mahasiswi koas, namun sebagai ketua tim Dokter, baiklah dan ayo kita mulai"
Fanny mulai menyemangati dirinya sendiri.