I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
KECUPAN SAYANG



Edward kembali meminta Kimmy untuk berada di dalam pelukannya dan mulai menjelaskan apa yang seharusnya di jelaskan kepada Kimmy.


"Sayang kenapa kau terdiam dengan semua cerita ku"


Kimmy yang kini sudah mendengarkan cerita Fanny mulai kembali tersadar dari lamunan nya.


"Ah,aku hanya sedih dengan semua yang Fanny ceritakan padaku, Edward bolehkah aku bertemu dengan Fanny? "


Edward mengernyitkan dahi nya ketika Kimmy meminta hal itu, Edward tau bahwa Fanny adalah sahabat istrinya dari sejak kuliah, namun kini kau Kimmy akan Edward pindahkan ke Rumah Sakit.


" Hei sayang, lebih baik kau fokus pada kelahiran anak kita saja dulu "


" Jadi kau tidak mengizinkan aku untuk bertemu dengan Fanny? "


Keadaan Kimmy yang sensitif membuatnya sudah siap dengan butiran air mata yang keluar,dan Edward yang melihat keadaan ini pada akhirnya hanya bisa pasrah.


" Baiklah,baiklah aku akan mengizinkan kau bertemu dengan Fanny, namun harus ada aku di samping mu mengerti! "


Edward memberikan nada penekanan kepada Kimmy dan kini kimmy kembali tersenyum penuh kebahagiaan.


"Terima kasih sayang, kau tidak perlu khawatir atas kelahiran putra kita, dia akan tetap lahir dengan keadaan selamat, Edward ada satu permintaan ku untuk mu"


"Apa? "


" Apapun yang terjadi utamakan keselamatan bayi kita"


Edward kini menatap tajam karena perkataan istri nya yang cukup memberikan Edward peringatan.


"Aku akan mengutamakan keselamatan Ibu dan anak ku,apapun yang terjadi meskipun aku harus bertaruh nyawa, aku akan utamakan dua - dua nya, sayang jangan kau berkata seperti itu lagi yah "


Edward kini mencium kening Kimmy dan Kimmy hanya tersenyum membalas setiap kecupan sayang tersebut.


"Baiklah aku percaya kepada mu"


"Jadi kapan kau akan mengajak ku bertemu dengan Fanny? "


" Esok hari, aku mendapatkan laporan dari para pengawal bahwa hari ini Jian Lee dan Richard baru saja membawa nona Fanny kembali ke kediaman nya"


"Baiklah, ayo kita lanjutkan untuk membereskan perlengkapan ini, aku akan pindah ke Rumah Sakit setelah bertemu dengan Fanny, bagaimana apa boleh? "


"Ya, sayang apapun yang membuatmu bahagia aku akan menuruti nya"


Dan pada akhirnya Edward dan Kimmy kembali ke aktivitas mereka di hari ini.


Sementara itu kini Jian Lee, dan Richard sudah tiba di kediaman Fanny.


"Baiklah Jian Lee aku hanya bisa mengantarkan mu sampai di sini, esok hari aku harus mempersiapkan untuk pemberian obat penawar racun tahap pertama kepada Clarissa "


" Terima kasih Richard, esok hari aku pasti akan tetap hadir di Rumah Sakit melihat semua proses tersebut, Richard apakah keadaan nona Fanny memungkinkan untuk dia bisa hadir pada esok hari? "


" Jian Lee, tidak akan ada yang tau sebelum nona Fanny sadar bagaimana keadaan psikis nya, jika memang dia besok tidak bisa hadir terpaksa kita harus mengajukan permohonan penggantian pemimpin kepada tuan Adrian"


"Aku mengerti Richard "


Setelah mengatakan hal tersebut Richard masuk ke dalam mobil dan segera melajukan kembali mobil tersebut.


Sementara itu kini Jian Lee harus kembali mengangkat Fanny yang masih tertidur akibat obat penenang yang diberikan oleh Dokter.


" Ah tetap saja berat mu tidak berkurang dan kau tetap berat, tapi aku tetap mencintaimu "


Jian Lee kembali mengecup kening Fanny sambil mengatakan hal tersebut dan membawa Fanny masuk ke dalam rumah.