
Pikiran Clarissa menjadi cemas ketika mengetahui keputusan sepihak Jean yang tiba-tiba mendadak pulang ke Negara W, sebenarnya bukan karena keputusan Jean yang terkesan mendadak,namun ada rencana mengerikan yang saat ini Jean sedang susun untuk Edward dan Kimmy.
Clarissa segera bangkit dari ruang kerjanya kepalanya terasa sakit seketika jika dia memikirkan banyak hal, Clarissa menuju ke ruang pribadinya mengambil obat penenang dan meminum obat tersebut, sudah beberapa tahun Clarissa mengalami ketergantungan akan obat tersebut.
"Sampai kapan aku bisa lepas dari obat ini? aku ingin memiliki kehidupan yang bahagia dengan orang yang aku cintai pada nantinya, tapi masih adakah seseorang yang bisa menerima aku dengan segala kartu hitam yang aku miliki? "
Clarissa hanya berbaring lemah dengan air mata yang menetes dan tidak coba dia hapus.
Sementara itu pada akhirnya rombongan Edward Chandradinata sampai di Negara W semua orang di kawal dengan ketat betul tiba di bandara dan segera masuk ke dalam mobil masing - masing yang sudah di sediakan olah Chandradinata Corp.
"Tuan Edward semua nya sudah beres, tuan dan nyonya bisa beristirahat di rumah, Doni dan Maya pun sudah di kawal dan hantarkan ke rumah putih sesuai perintah dari tuan Edward "
" Baiklah Richard, kau juga istirahat lah, pilih lah satu rumah atau apartemen milik ku yang paling membuat mu nyaman selama kau berada di Negara ini"
"Baiklah tuan Edward "
Dan setelah berkata demikian Edward masuk ke dalam mobil dan semua mobil berjalan meninggalkan bandara Negara W secara bersamaan.
Kini hanya tinggal Richard yang masih berada di dalam bandara,Richard sudah menentukan apartemen yang akan dia pakai selama berada di Negara W, apartemen yang dia pilih adalah apartemen terdekat dengan Rumah Sakit tempat Michelle di rawat, karena Richard ingin memberikan kekuatan untuk satu orang ibu muda dan juga putrinya.
Pada akhirnya Richard juga meninggalkan bandara Negara W menuju apartemen mewah milik Chandradinata Corp
Sementara itu tak beberapa lama ada satu sosok laki-laki yang juga sudah tiba di bandar udara Negara W, satu sosok laki-laki yang sangat menginginkan Edward dan Kimmy mati, dengan senyum sinis laki - laki ini menatap kepergian rombongan Edward Chandradinata ketika mereka meninggalkan bandara.
"Baiklah keluarga Chandradinata mari kita mulai permainan ini aku sangat yakin kali ini akan ada korban jiwa dalam rencana yang aku lakukan nanti, dan aku ingin korban jiwa tersebut adalah istri mu Edward "
Dengan senyum yang mengerikan orang tersebut pada akhirnya juga meninggalkan bandara.
Sementara itu Edward dan Kimmy yang kini sudah kembali ke rumah putih, Kepulangan mereka segera di sambut oleh semua anggota keluarga di rumah putih, mereka yang sudah mendengarkan segala sesuatu yang terjadi di Paris sangat khawatir terhadap keadaan Kimmy dan juga Edward di sana.
"Kimmy menantu kesayangan Mama, bagaimana keadaan mu sayang"
Nyonya Tiara langsung memeluk Kimmy begitu tau bahwa Kimmy dan Edward sudah masuk di dalam rumah.
"Ma, Kimmy baik - baik saja"
I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.