I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
RAPAT KELUARGA



" Papa Richard, dimana Mama?"


Pertanyaan yang di lontarkan oleh Michelle kecil sontak membuat hati Richard bertambah sedih.


" Sayang Mama sedang sibuk, jadi untuk sementara Mama Rissa belum bisa untuk menemui Michelle, kalau Papa yang datang untuk Michelle bagaimana? "


Michelle kecil memandang ke arah wajah Richard, Michelle kecil seakan - akan mencari sebuah kebenaran akan perkataan Richard tersebut.


" Iya Papa"


"Nah bagus, anak Papa memang pintar, sekarang ayo kita bermain bersama Papa, Michelle mau ke taman? "


" Asyik, iya Papa"


Pada akhirnya Richard mencoba untuk memberikan wajah yang bahagia supaya Michelle dapat melihat bahwa tidak ada kesedihan di hati nya, dan pada hari itu Richard menghabiskan waktu nya bermain di taman Rumah Sakit bersama dengan Michelle.


Sore menjelang malam, semua anggota keluarga Chandradinata kembali berkumpul di meja makan untuk makan malam bersama, semua keluarga hening dalam acara makan malam tersebut, mereka bisa merasakan ada satu anggota keluarga mereka yang masih kurang yaitu Clarissa.


"Richard, Jian Lee, Edward, Kimmy dan semua anggota keluarga Chandradinata setelah makan malam ini selesai kita akan ke ruang rapat untuk berdiskusi satu hal penting apa kalian ada waktu? "


Tuan Adrian pada akhirnya membuka suara ketika keheningan itu masih terjadi di meja makan mereka.


" Baiklah Pa, aku dan Kimmy tidak ada acara apapun "


" Bagaimana dengan yang lainnya? "


" Kami juga bersedia Pa"


Richard dan Jian Lee memberikan kesediaan nya atas semua pemberitahuan pada malam itu.


"Baiklah"


Nyonya Tiara memberitahukan bahwa dia dan juga Ibu dari Kimmy tidak akan mengikuti rapat pada malam hari ini.


"Baiklah tidak masalah, jika memang tidak bisa mengikuti nya"


"Sekarang karena makan malam kita sudah selesai alangkah baiknya kita segera bersiap untuk masuk ke dalam ruang rapat "


Dan pada akhirnya semua anggota Chandradinata berdiri dari tempat duduk nya masing - masing di tempat mereka makan malam dan langsung menuju ke ruang rapat..


" Terima kasih karena kalian pada malam hari ini meluangkan waktu untuk ikut pertemuan keluarga Chandradinata "


Tuan Adrian pada akhirnya membuka kembali rapat keluarga pada malam hari ini.


"Langsung saja pada pokok pembahasan yang akan kita bahas pada malam hari ini, seperti kalian ketahui bahwa nona Clarissa terkena racun teratai putih, salah satu racun langka yang sebenarnya hampir sudah tidak pernah digunakan lagi di dalam dunia kejahatan "


" Racun ini adalah salah satu racun yang sangat unik, dimana untuk yang terkena tidak akan mati, tapi seperti mayat hidup raga nya ada tapi tidak bisa merespon semua keadaan sekeliling nya, dan penawar dari racun teratai putih sampai saat ini masih di perebutkan di seluruh dunia "


" Hanya sang pembuat racun yang memiliki penawar tersebut, karena terkadang sang pembuat racun merubah beberapa komposisi bahan dan itu disesuaikan dengan siapa target nya "


" Kita tau bahwa Dokter Rena turut serta dalam tim pembuatan racun teratai putih ini, di dalam tim tersebut Papa yakin bukan hanya Dokter Rena yang terlibat namun masih ada beberapa orang lainnya yang menjadi pendukung "


"Lalu Pa apa rencana kita untuk menolong nona Clarissa?"


"Edward Papa meminta Jian Lee untuk esok hari pergi ke Negara H membujuk Dokter Fanny "


Kimmy yang mengetahui nama sahabat nya disebut langsung kaget.


" Fanny Pa? "