I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
PENGUATAN KIMMY



"Ayo Edward,jika kau khawatir aku berjalan dengan kakiku kesana,minta perawat untuk memberikan kursi roda,biar aku memakai kursi roda tersebut untuk pergi ke ruangan nona Clarissa"


"Baiklah,baiklah demi istriku apapun akan aku lakukan"


Segera saja Edward menghubungi perawat dan meminta perawat tersebut untuk mengirimkan satu kursi roda untuk Kimmy.


"Dokter Kim ini kursi rodanya"


"Terima kasih suster"


Suster pun segera keluar dari ruang rawat Kimmy.


"Sayang diam,aku akan menggendong mu"


Edward segera mengangkat Kimmy dari tempat tidur untuk duduk di kursi roda tersebut.


"Edward,ayo"


Edward pun mendorong kursi roda tersebut untuk keluar dari ruangan Kimmy dan menuju ke ruangan Clarissa.


Sesampainya Edward dan Kimmy di dalam ruangan nampak ada Jian Lee duduk di kursi dan Richard yang masih menangis memegang tangan Clarissa,Kimmy menyadari jika Richard perlu untuk diberikan ketenangan.


"Edward maukah kau menolong ku?"


"Katakanlah"


Kimmy membisikan rencananya tersebut ke telinga Edward, Edward mengangguk kan kepalanya.


Segera saja Edward maju kepada Richard dan menepuk pundak Richard .


"Richard,tidak baik jika kau seperti ini terus,ayo ikut aku keluar sebentar bersama dengan Jian Lee,kau harus yakin jika Clarissa akan baik -baik saja"


Richard yang merasa sudah tidak memiliki harapan langsung mengikuti langkah kaki Edward dan Jian Lee keluar dari ruangan Clarissa,kini di dalam ruangan hanya tinggal Kimmy seorang,Kimmy melihat semua peralatan medis yang masih terpasang dan Kimmy melihat monitor detak jantung dari Clarissa dan dari sana lah Kimmy tau jika memang kondisi Clarissa betul -betul sedang kritis.


Dengan perlahan Kimmy mendekat kearah Clarissa dan memegang tangan Clarissa,dengan penuh ketenangan Kimmy berdoa untuk kesembuhan Clarissa dan setelah Kimmy selesai berdoa,Kimmy kembali memegang erat tangan Clarissa.


"Tuhan,jika Engkau mengizinkan Clarissa untuk tetap bersama dengan kami kiranya perkataan demi perkataan yang akan aku ucapkan bisa didengar oleh Clarissa,sampaikan semuanya kepada Clarisa.Amin"


Kimmy kembali tersenyum,Kimmy mengambil sisir dan mulai merapikan rambut Clarissa.


"Selamat pagi nona,pagi ini anda terlihat cantik sekali,oh iya sekarang aku sudah menjadi Ibu sama seperti mu,saat aku akan melahirkan tiba -tiba aku mengingat tentang dirimu,saat kau dulu melahirkan Michelle kau melahirkan tanpa di dampingi oleh suami dan dalam masa pelarian,namun kau tetap kuat dan begitu mencintai Michelle"


"Dan saat Michelle terkena Leukimia kau adalah satu -satunya orang yang tidak pernah meninggalkan Michelle,suka dan duka mu kau lewati bersama dengan putri kecil mu,aku sungguh kagum kepada mu karena kau bisa melalui semuanya itu seorang diri"


"Oh iya,kau juga pasti sudah tau bahwa Michelle sebentar lagi juga akan sembuh,dimana pada saat dia sembuh nanti pasti dia akan mencari mu,karena buat Michelle kau adalah malaikat pelindung nya"


"Aku rindu pada saat kau kembali sehat nanti kita bisa berkumpul bersama dengan orang -orang yang kita cintai,memberikan mereka cintai dan kita juga menerima cintai dari mereka"


Kimmy menata rambut Clarisa dan terus mengatakan hal tersebut kepada Clarissa.


"Satu lagi,kita memiliki laki -laki yang begitu mencintai kita apa adanya kita,mereka rela berkorban untuk kita bahwa rela kehilangan nyawanya untuk kita"