
Dan komunikasi mereka segera terputus dengan segala diskusi yang mereka lakukan kini di luar taman labirin Jian Lee dan tim ke dua akan bersiap untuk masuk.
"Ayo Edward"
Edward dan Jian Lee masuk ke dalam taman labirin tanpa rintangan yang cukup berarti satu demi satu tantangan yang ada di dalam taman labirin tersebut dapat mereka kuasai dengan baik dan tak sampai tiga puluh menit pada akhirnya Edward dan Jian Lee bisa keluar dari taman labirin milik dari tuan Jason.
"Luar biasa ternyata kalian lebih cepat dari kami dalam menyelesaikan misi di taman labirin tersebut"
"Ya Pa itu semua karena Papa dan Richard, serta Peter yang terlebih dulu masuk ke dalam sehingga kami yang masih berada di luar ikut mempelajari nya"
"Bagus,kali ini kita harus menjadi tim yang bagus seperti saat ini melakukan serangan di Barcelona"
Tuan Adrian memberikan motivasi kepada semua anggota Chandradinata.
"Baiklah kita akan bergerak lebih lagi dan"
Belum selesai Richard berbicara tiba - tiba semua lampu yang berada di area luar taman labirin menyala dan kini mereka sudah dikepung oleh para pengawal dari tuan Jason.
"Selamat datang kerumah besarku yang ke dua keluarga Chandradinata"
Tiba - tiba semua anggota Chandradinata bisa melihat wajah tuan Jaso yang sudah mengarahkan pistol kearah mereka.
"Apa kabarmu Jason?"
"Kau berani benar menanyakan keadaan ku seperti apa setelah apa yang sudah kau perbuat Adrian?"
"Berhentilah menjadi seorang anak kecil yang seperti mainan nya sudah direbut oleh seseorang Jason"
"Aku sudah siap tuan Jason"
Dan setelah Edward mengatakan hal tersebut terdengar bunyi tembakan yang terus berlangsung antara pengawal Chandradinata dan juga pengawal dari tuan Jason
Sementara itu Kimmy yang kini sudah mendengarkan suara tembakan dari dalam kamarnya segera beranjak dari tempat tidur tersebut.
"Pasti ini adalah keluarga ku yang hendak datang untuk membebaskanku,apa yang harus aku lakukan agar aku bisa dengan cepat bertemu dengan mereka"
Kimmy mulai berpikir keras untuk sesuatu hal yang harus dia lakukan agar dia bisa segera bertemu dengan keluarga nya itu,dan saat Kimmy masih dalam keadaan berpikir tiba - tiba terdengar langkah kaki yang akan menuju ke dalam kamarnya ini.
"Ah ada yang datang aku harus segera bersembunyi"
Kimmy langsung berlari ke arah tempat tidurnya dan kembali berpura -pura tidur tak beberapa lama kemudian datang seorang pelayan wanita mengantarkan makanan untuk Kimmy dan Kimmy menarik rambut nya hingga sang pelayan itu terjatuh ketempat tidur dan pada akhirnya menindih tubuh pelayan tersebut.
"Kau pikir aku wanita lemah ha"
Dengan sekuat tenaga Kimmy membungkam mulut wanita tersebut dengan robekan dari seprai dan sisa robekan yang lainnya Kimmy gunakan untuk mengikat kedua tangannya.
"Diam,aku bilang diam!!!"
Entah mendapatkan kekuatan darimana ketika Kimmy berani melakukan hal ini,Kimmy menampar berkali -kali wajah wanita yang sudah dia ikat itu,dan pada akhirnya Kimmy mengambil pistol sang wanita tersebut.
"Dasar kalian bodoh!!aku memang lembut namun seseorang wanita yang bertutur kata lembut bisa berubah seketika menjadi seekor Singa jika ada satu hal yang mulai mengancamnya.