I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
SERANGAN DI JALAN RAYA



Satu orang ahli Farmasi segera mengamankan penawar racun tersebut.


Dan di jalan raya dari sebrang jalan beberapa mobil lagi berhenti dan dari dalam keluar para laki-laki lengkap dengan pistol sebagai senjata mereka,Richard langsung mengerti apa yang harus dia lakukan.


"Baiklah kita di serang oleh seseorang yang belum tau siapa, untuk kalian yang berada di dalam mobil ini jangan pernah sekalipun keluar, karena mobil ini dilengkapi pengamanan tingkat tinggi jadi kalian tidak perlu khawatir, yang perlu kalian lakukan hanya menjaga penawar ini agar tetap aman.


"Baiklah tuan Richard "


Satu orang supir, satu orang pengawal dan satu orang ahli Farmasi yang berada di dalam mobil tersebut mengerti dengan semua hal yang diperintahkan Richard kepada mereka.


" Hubungi tuan Edward untuk meminta bantuan lebih banyak pengawal, aku dan pengawal yang tersisa akan mencoba menahan mereka yang ingin menuju ke mobil ini"


Dan setelah mengatakan hal tersebut Richard segera keluar dari dalam mobil dan bunyi tembakan pistol mulai terdengar di jalan raya, semua warga sipil berlari ketakutan karena mereka melihat baku tembak antara para pengawal dengan musuh.


Sebagian pengawal Chandradinata mengamankan warga sipil yang kebetulan terjebak di tengah - tengah pertempuran tersebut,para aparat Negara dan para pengawal Chandradinata bersatu untuk melawan musuh.


Sementara itu di Rumah Sakit Edward yang masih bersama dengan Jian Lee dan sudah mendengarkan kabar bahwa mobil Richard yang sedang menuju Rumah sakit di serang oleh musuh, segera menghubungi Dewan pertahanan Negara W dan semua pengawal yang berlokasi di sekitar tempat tersebut untuk segera menuju lokasi kejadian.


"Jian Lee kita diserang "


" Ayo Edward kita harus mengamankan para nona"


Edward langsung mengernyitkan dahi nya dengan semua perkataan dari Jian Lee.


"Hei yang sedang diserang itu Richard bukan para nona muda Jian Lee "


Edward kini hanya menggelengkan kepala nya, dan setelah itu segera dia menghubungi tuan Adrian dan memberitahukan peristiwa yang sedang di alami oleh Richard dan tim.


Sementara itu di jalan raya tempat kejadian perkara Richard masih melepaskan peluru dari pistolnya kepada semua musuh yang mencoba untuk menghalangi perjalanan mereka ke Rumah Sakit dan tak beberapa lama pada akhirnya bantuan datang dan semua ikut melawan mereka, tanpa butuh waktu lama pada akhirnya pertempuran di jalan raya tersebut terselesaikan dengan baik tanpa adanya korban warga sipil.


"Selamat pagi tuan Richard, kami di kirim tuan Edward kemari, bagaimana kondisi tuan Richard dan semua tim? "


Richard yang nafas nya masih belum beraturan akibat peristiwa yang baru saja terjadi mencoba untuk menarik nafas nya dan mulai memberikan beberapa perintah kepada pada pengawal.


" Kalian, urus semua mayat yang berada di jalan raya ini, dan untuk korban luka - luka dari musuh segera berikan pengobatan dan awasi dengan ketat"


"Baiklah tuan Richard "


Setelah mengatakan hal tersebut Richard segera masuk kembali ke dalam mobil.


" Jalankan kembali mobil ini"


Dan pada akhirnya mobil tersebut kembali melaju ke arah Rumah sakit.


Sementara itu Edward dan Jian Lee menunggu kedatangan mereka di pintu masuk ruang eksklusif yang langsung bisa terhubung dengan parkiran mobil.


"Baiklah lah Richard kami menunggu kedatangan mu dan tim kemari, tetap waspada, namun tetap tenang, semua akan baik - baik saja"


Setelah selesai melakukan panggilan telepon dengan Richard, Edward segera menutup panggilan tersebut.