I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
TERLIBAT



"Lalu apa maumu ha?"


"Gunakan tangan mu untuk memberikan aku makan,jika tidak aku tidak akan makan"


"Issssh,buka mulutmu"


Dan pada akhirnya Fanny menyuapi Jian Lee hingga makanan tersebut habis.


"Aku pergi dulu"


"Panggil aku sayang"


"Issshh,sayangku Jian Lee aku pergi dulu"


"Hati -hati"


Jian Lee mengecup kening Fanny dan segera keluar dari dalam mobil,dengan perlahan Jian Lee melihat mobil Fanny menghilang dari hadapan nya.


Jian Lee langsung menyusul Edward dan Richard menuju asrama untuk mengadakan rapat, sesampainya Jian Lee di asrama di sana sudah ada semua anggota Chandradinata,staff Dewan pertahanan dan tuan Martin.


"Baik,karena disini semuanya sudah berkumpul kita akan memulai rapat tertutup"


Tuan Adrian memberikan perintah kepada setiap orang yang saat ini hadir di dalam ruangan tersebut.


"Richard bagaimana perkembangan penyelidikan mu?"


"Pa,dari hasil CCTV yang kami lihat salah satu ahli farmasi sengaja untuk melakukan hal ini,dugaan sementara agar penawar racun tahap ke dua ini gagal untuk diproduksi"


"Baiklah,apa kau menemukan orang tersebut saat kau tadi keluar dengan Edward dan menjumpai para ahli farmasi di dalam?"


"Kami tidak dapat menemukan dia Pa,besar kemungkinan dia kabur saat semua orang sedang panik keluar karena adanya kebakaran di dalam gedung"


"Apa kalian bisa memberikan ciri siapa orang tersebut?"


Richard segera mengeluarkan komputer canggihnya dan dia segera mendeteksi sang pelaku pada hari ini.


"Pa ada pandangan?"


Tuan Adrian meminta saran dari tuan Jaya,setelah mereka semua mendengar identitas sang pelaku.


"Adrian,akan cukup sulit untuk bisa menangkap pelaku jika dia kembali ke Negara B, Pemerintahan Monarki Absolut yang berada di Negara tersebut sangat ketat dan Negara B terkenal akan perlindungan terhadap warganya"


"Meskipun kita dapat membuktikan dia bersalah apa kita tidak dapat menangkap nya Kek?"


Edward mencoba untuk bertanya kepada tuan Jaya yang lebih mengerti tentang Pemerintahan di Negara B.


"Disini ada tuan Lou Chen,staff Dewan Pertahanan yang saat ini mengikuti pertemuan dengan kita,mungkin tuan Lou Chen bisa lebih menjelaskan kepada peserta Negara B itu seperti apa"


"Baiklah tuan Jaya"


"Negara B adalah Negara Pemerintahan Monarki absolut yang masih memegang tradisi yang sangat kuat,tidak banyak yang mengetahui kehidupan warganya di Negara tersebut karena Negara itu masih sedikit tertutup akan dunia luar,tak banyak yang tau apa yang sebenarnya dilakukan di Negara tersebut,namun rumor yang beredar Negara B adalah Negara pemasok bahan narkotika tingkat Internasional,namun hal ini masih sulit untuk dibuktikan di tingkat dunia,karena mereka bisa menyembunyikan barang bukti"


"Dan zat kimia yang ditemukan oleh tuan Richard yang dipergunakan pelaku untuk melakukan aksi ini adalah milik Negara B"


"Apakah Negara B terlibat penyerangan ini tuan Lou?"


"Besar kemungkinan tidak terlibat secara langsung,namun bisa jadi ada yang membeli bahan ini dari mereka"


"Dan aku menemukan ini"


Edward membawa satu cincin berwarna putih dengan ukiran bintang di atasnya.


"Simbol bintang adalah milik dari Mafia terkenal di Italia, kelompok mafia terbesar yang sampai saat ini sangat ditakuti di berbagai Negara"


"Tuan Jason?"


"Ya itu adalah nama pimpinan dari mereka"