I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
DIA JAHAT!



Seketika Edward langsung kembali menghubungi Richard atas semua informasi yang sudah dia dapatkan saat ini.


"Baiklah Edward, sekarang aku mengerti kenapa sampai nona Fanny bisa dalam bahaya, menurut informasi yang aku terima saat ini para pengawal bersama dengan Jian Lee sudah berada di tempat kejadian,aku akan memberikan mu kabar lagi"


Dan setelah berkata demikian pada akhirnya Richard mematikan sambungan telepon nya kepada Edward dan segera lebih kencang lagi dalam melajukan mobil nya.


Sementara itu Jian Lee masih beradu tembak dengan para pengawal dari Joseph, di dalam kamar yang kondisi kedap suara kini Joseph pada akhirnya berhasil menyiksa Fanny, hampir semua tubuh Fanny sudah luka-luka akibat pukulan dan cambukan dari Joseph.


"Hahahaha, kau akan menjadi milik ku malam ini"


"Ampun Joseph, ampun "


Fanny dengan sekuat tenaga nya yang masih tersisa memohon ampun kepada Joseph, namun Joseph seperti orang sudah tidak mempunyai hati nurani, setiap luka yang kini ada di sekujur tubuh dari Fanny membuat nya semakin bergairah.


Tanpa butuh perjuangan yang berlebihan Joseph berhasil merobek semua pakaian yang dikenakan oleh Fanny, kini semua bagian tubuh Fanny sudah tidak tertutup oleh apapun juga.


"Kau akan mati Fanny!!! "


Joseph segera maju dan mencumbu tubuh Fanny yang sudah tidak berdaya, namun tepat di saat itu ada satu peluru berhasil menembus punggung Joseph yang membuat Joseph pada akhirnya tumbang.


Jian Lee segera masuk dan dia begitu kaget melihat keadaan Fanny, Jian Lee langsung mengambil selimut untuk menutup semua bagian tubuh Fanny yang kini terlihat jelas dihadapan Jian Lee.


"Cepat periksa apakah dia masih hidup"


Pada akhirnya Jian Lee memerintahkan beberapa pengawal nya untuk memeriksa keadaan Joseph yang pingsan dengan luka tembak di punggung nya.


"Laki-laki ini sungguh mengerikan, pengawal cepat kau bawa dia ke Rumah Sakit, hubungi para aparat Negara W untuk mengurus berkas hukuman yang pantas untuk dia"


" Baiklah tuan Jian Lee "


Segera saja para pengawal dan satu orang Dokter dan para medis yang sudah datang membawa Joseph ke Rumah Sakit,kini Jian Lee dan beberapa pengawal segera menyisir kamar tersebut.


" Tuan ditemukan racun ini"


Satu orang pengawal menyerahkan satu bungkus racun teratai putih jenis yang lainnya yang di taruh di bawah tempat duduk di dalam penginapan tersebut.


"Aman kan racun ini, sekarang kalian keluarlah, aku akan memanggil kalian nanti "


" Baiklah tuan Jian Lee"


Kini semua pengawal keluar dari dalam ruangan tersebut, yang tersisa hanyalah Jian Lee dan Fanny, perlahan terdengar rintihan kesakitan Fanny diiringi oleh tangisan yang terdengar sangat pilu, Jian Lee yang mendengarkan hal tersebut segera menghampiri Fanny dan memeluk gadis tersebut.


"Aku kotor, aku kotor, dia jahat, jahat, aku benci dia, aku benci, sakit, sakit sekali tubuh ku"


Fanny mengatakan banyak perkataan itu sambil terus menangis di balik balutan selimut, dan di dalam pelukan dari Jian Lee.


"Nona tenang lah, kau masih utuh, laki - laki yang seperti binatang ini belum sempat melakukan penyatuan itu kepada mu, percaya padaku kau masih utuh"


Dan pada akhirnya Jian Lee menenangkan Fanny dan setelah Fanny tenang, Jian Lee kembali memanggil Dokter dan tim medis yang sesaat yang lalu juga sudah tiba untuk mengurus Fanny.