
"Edwaaaaaaaarrrdddddd"
Suara tangisan Kimmy memecahkan keheningan didalam ruangan tersebut.
"Darah, Edward bangun kau harus tetap sadar kau mendengarkan aku kan?"
Mata Edward yang hendak terpejam kembali terbangun ketika Kimmy berteriak kepada dirinya,namun Edward sama sekali tidak memiliki tenaga untuk menjawab pertanyaan Kimmy,Kimmy melihat sekeliling ternyata ruangan mereka saat ini dekat dengan pintu keluar.
"Edward suami yang aku cintai,saat ini dengarkan aku,kau harus tetap sadar,kita sama -sama berjuang untuk menggapai pintu itu dan keluar dari dalam ruangan ini,kau mengerti Edward"
Kimmy mengatakan hal tersebut dengan air matanya yang semakin banjir di satu sisi Kimmy begitu takut melihat Edward terluka,namun di sisi yang lainnya saat ini Kimmy harus segera membawa Edward keluar dari dalam ruangan itu.
"Ayo sayang"
Dengan tangan yang gemetar Kimmy mengumpulkan seluruh tenaga nya untuk berdiri dan memapah Edward yang sudah hampir tidak bisa berdiri lagi.
"Sayang kau pasti bisa,kau pasti bisa"
Kimmy terus menangis sambil mengatakan hal tersebut dan dengan bersusah payah Kimmy berjalan sambil menjadikan dirinya sebagai tumpuan dari suaminya,dengan derai air mata yang bercampur dengan kekuatan,seorang wanita bernama Kimmy Valerie,wanita yang terkenal akan kelembutan dan kebijaksanaanya detik ini bisa berubah menjadi wanita yang kuat untuk bisa memotivasi suaminya agar tetap bisa sadar meskipun keadaan suaminya tersebut sudah terluka parah.
Dengan tertatih -tatih Kimmy membawa Edward menuju pintu keluar dan dirinya sangat berharap begitu keluar mereka tidak berjumpa dengan musuh.
"Edward!!!!!"
Jian Lee yang kebetulan sedang menembak sisa pengawal tuan Jason melihat Kimmy membuka pintu dan pada akhirnya Kimmy kembali terjatuh bersama dengan Edward yang kini sudah betul -betul tidak sadarkan diri,Jian Lee segera menghampiri mereka.
"Edward,nona Kim Edward terkena luka tembak"
"Tuan Jian Lee selamatkan Edward"
"Baiklah ayo ikut aku"
Jian Lee segera memapah Edward untuk menuju gerbang pintu labirin dan di sana sudah ada para pengawal yang siap menunggu mereka.
"Astaga aku lupa akan taman ini,tidak akan cukup waktu jika kembali membawa Edward melalui taman ini dalam keadaan terluka"
Pada saat itu Kian Lee dituntut untuk berpikir dengan sangat cepat.
"Baiklah satu-satunya cara adalah memanggil helikopter kemari, pengawal bagaimana keadaan sekitar apakah semua jebakan yang mengarah ke udara sudah dilumpuhkan?"
"Tuan Jian Lee,begitu semua camera pengintai dimatikan maka semua jebakan melalui udara pun sudah tidak aktif kembali"
"Bagus, sekarang hubungi Doni untuk mendatangkan satu helikopter kemari segera!!!"
"Baik tuan Jian Lee"
Segera setelah itu para pengawal menghubungi Doni dan tak beberapa lama satu helikopter sudah terbang rendah dan pada akhirnya mendarat tak jauh dari mereka.
"Nona Kim ayo cepat naik,nona harus membawa Edward sesegera mungkin ke Rumah Sakit terdekat"
Edward diangkat memakai tandu oleh para pengawal sedangkan Kimmy berlari untuk menuju ke helikopter tersebut.
Tak lama kemudian helikopter kembali mengudara bersama dengan Kimmy dan Edward yang sudah berada didalam nya.
"Baiklah urusan ku belum selesai,pengawal ayo kita selesaikan semuanya ini secepat mungkin"
Jian Lee segera mengambil kembali pistolnya dan segera kembali bergabung dengan tuan Adrian dan Richard untuk membasmi para pengawal tuan Jason yang tersisa.