I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
OBAT TIDUR DOSIS TINGGI



"Baiklah,ayo sekarang kita berangkat"


Edward yang sudah mendengarkan semua penjelasan dari Jian Lee langsung berdiri dari tempat duduknya.


"Tunggu Edward kita akan berangkat pada malam hari dan ini masih sore hari,terlalu beresiko jika melakukannya sekarang"


"Betul apa yang dikatakan oleh Jian Lee,kembali duduklah Edward,kita juga harus membahas beberapa hal lebih lagi"


"Tapi Pa, istriku masih di tangan laki -laki kurang ajar seperti dia aku takut dia menyentuh nya lagi!!"


Edward kembali memberikan tekanan di dalam nada suaranya.


"Semua akan aman Edward,tadi adalah gertakan tuan Jason,jika kita terpancing dengan apa yang dilakukan oleh tuan Jason maka itu yang dia mau"


Perkataan Richard pada akhirnya membuat Edward kembali duduk di kursinya.


"Baiklah mari kita lanjutkan,lalu apa lagi yang harus dipersiapkan untuk nanti malam?"


Tuan Adrian kembali bertanya kepada semua peserta rapat.


"Hal pertama kita akan mengatur kelompok untuk kelompok pertama ada aku,Papa Adrian,Peter, dan para pengawal,untuk kelompok ke dua ada Jian Lee dan Edward berserta dengan para pengawal,untuk kau Doni kami meminta mu untuk mengawasi camera pengintai yang akan kami pasang pada baju yang akan kami gunakan dan untuk tetap membuat semua peralatan di tempat ini menyala dengan aman, bagaimana?"


"Baik tuan Richard "


"Oke Richard aku setuju denganmu"


"Papa juga setuju"


"Edward bagaimana dengan mu?"


"Untuk saat ini aku mengikuti semua yang kau perintah kan aku sudah tidak bisa berpikir dengan tenang selama istriku masih berada ditangan mereka"


"Baiklah jika tidak ada hal lain yang perlu kita bicarakan kita akan kembali beristirahat sore ini dan akan kembali berkumpul pada tengah malam nanti"


Setelah tuan Adrian mengatakan semuanya itu tuan Adrian keluar dari dalam ruangan diikuti oleh semua orang yang berada di dalam ruangan tersebut, sementara itu Richard dan juga Jian Lee menghubungi para wanita mereka yang sejak kemarin berpesan untuk memberikan kabar kepada masing -masing dari mereka untuk semua yang terjadi di Jepang.


Sementara itu dikediaman tuan Jason.


"Juan berikan aku sapu tangan itu"


Tuan Jason meminta sapu tangan kepada Juan dan membersihkan mulut nya setelah digunakan mencium Kimmy.


"Cih,aku tidak berselera pada wanita ini,apa yang aku lakukan tadi hanya untuk membuat emosi keluarga Chandradinata terpancing"


Tuan Jason terus membersihkan mulutnya dengan sapu tangan yang diberikan Juan kepada nya.


"Juan ayo kita tinggalkan kamar ini,berikan penjagaan yang sangat ketat diluar kamar,dia hanya seorang wanita yang lemah kita tidak perlu mengikat nya di dalam kamar, apalagi dia masih dalam pengaruh obat dari kita"


"Baik tuan"


"Bangunkan dia hanya saat dalam keadaan makan, setelah itu berikan obat tidur dalam dosis tinggi seperti biasanya,agar hasil buruan kita ini tetap menjadi tidak sadar,dia adalah berlian yang harus kita jaga untuk membuat semua anggota Chandradinata tetap mengalami ketakutan, wanita ini sangat berharga di dalam semua anggota keluarga Chandradinata"


"Baik tuan Jason"


Dan pada akhirnya tuan Jason berserta dengan Juan meninggalkan kamar dimana Kimmy disekap.


Setelah mereka semua keluar tiba -tiba Kimmy membuka matanya dan memuntahkan semua obat yang saat dia sadar tadi dipaksa mereka untuk menelannya.


"Kalian pikir aku bodoh,aku tau efek obat ini"