
" Apa kau tidak ingin kembali mengambil aset yang sudah diberikan oleh Papa Adrian?, ya aku pribadi menginginkan kau juga memegang tanggung jawab sebagai CEO di perusahaan Chandradinata, bukan hanya sebagai pimpinan detektif saja "
Richard pada akhirnya mulai terduduk di kursi nya dan dia mulai termenung dengan setiap ucapan dari Edward.
" Edward aku masih belum ingin mengambil posisi tersebut, saat ini aku sudah cukup puas dengan posisi yang ada pada ku"
Edward kembali menatap Richard dan dia hanya tersenyum.
"Aku bisa mengerti jika kau lebih nyaman dengan posisi mu saat ini, aku bisa mengerti karena itu adalah dunia mu, namun yang perlu kau ingat terkadang kita membutuhkan sebuah kekuatan dan kekuatan itu lebih untuk melindungi wanita yang kita cintai saat ini"
DEG
Richard seakan - akan mengerti akan setiap kata yang di ucapkan Edward kepada nya.
"Semua ada di dalam tangan mu Richard, tapi ku yakin suatu saat kau akan membutuhkan posisi ini dan jika saat itu terjadi dengan senang hati aku akan menerima mu dengan posisi itu, banyak perusahaan Chandradinata yang saat ini membutuhkan pemimpin seperti mu Richard"
"Biarkan aku berpikir Edward "
" Baiklah aku akan membiarkan mu berpikir, tapi kau harus ingat jangan terlalu lama berpikir "
" Malam nanti datang ke rumah ku, ajak Clarissa dan kita makan malam bersama, istri ku yang mengundang kalian dan dia ingin sekali bertemu dengan kalian, ku harap kalian tidak menolak permintaan wanita yang sedang hamil"
Edward menepuk-nepuk pundak Richard sambil mengatakan hal tersebut dan segera setelah itu Edward meninggalkan ruang kerjanya menuju ruang rapat direksi.
Sementara itu Richard yang masih tertinggal di dalam ruangan Edward perlahan mulai kembali berpikir dengan setiap ucapan yang keluar dari Edward.
Ke dua tangan Richard menutupi wajahnya, perkataan Edward pada akhirnya betul - betul membuat Richard berpikir, namun dia tidak bisa lama - lama berada di sana, karena Richard harus segera menyusul Edward ke ruangan rapat.
"Ah sudahlah aku pikirkan nanti saja"
Richard pada akhirnya bangkit berdiri, meninggalkan ruangan Edward dan menyusul Edward ke ruangan rapat direksi.
Sementara itu di Winata Corp,Clarissa yang sedang sibuk mengatur semua karyawan nya perlahan -lahan semakin memikirkan wajah Richard.
"Nona Clarissa apakah anda mendengar apa yang saya katakan? nona, nona "
Clarissa yang sedang asyik melamun saat rapat harus dibuat terkejut saat salah satu karyawan nya mencoba untuk menyadarkan dirinya kembali.
" Ah maafkan aku, ayo kita teruskan rapatnya"
Clarissa mencoba kembali fokus di dalam rapat bulanan yang saat ini sedang berlangsung.
Richard semua ini gara - gara kau, kau membuat aku sampai tidak bisa berpikir dengan jernih, sampai kapan aku harus menghadapi mu, bertemu dengan mu dan selalu menuruti setiap perintah - perintah sepihak yang selalu kau berikan kepadaku.
Clarissa terus mengatakan hal tersebut di dalam hati nya, sambil mata dan telinga nya terus tertuju pada presentasi salah satu karyawan nya di dalam ruang rapat.
Sementara itu di rumah putih Kimmy sangat sibuk di dapur untuk mempersiapkan menu makan malam.
I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.