
" Baiklah, aku tidak akan memaksa untuk menceritakan nya, namun aku akan tetap mengantarkan mu pulang "
Tanpa butuh persetujuan dari Clarissa, Richard langsung mengandeng tangan Clarissa dan menggiring Clarissa masuk ke dalam mobil nya.
Sepanjang perjalanan Clarissa hanya terdiam dan tidak berkata apapun ketika berada di dalam mobil Richard.
" Rissa, kenapa kau hanya terdiam? "
" Apa aku tidak boleh melakukan hal ini juga? "
Richard tersenyum mendengarkan suara ketus dari Clarissa, Richard mencoba untuk tetap sabar menghadapi wanita yang betul - betul dia cintai saat ini.
" Baiklah, jika memang itu keinginan mu"
"Nah sekarang kita sudah sampai di depan rumah mu"
Tanpa memandang Richard,Clarissa segera turun dari dalam mobil dan masuk ke dalam rumah.
Richard mengikuti Clarissa dari belakang dan pada akhirnya ikut juga masuk ke dalam rumah itu.
Rumah yang besar dengan beberapa asisten rumah tangga dan Clarissa seorang diri di sana membuat suasana rumah itu semakin terasa dingin.
Dengan perlahan Richard melihat sekeliling ruang tamu di dalam rumah tersebut, Richard bisa membayangkan betapa sepi nya hidup, Clarissa, dan betapa semua ini sudah dilalui nya dengan berat seorang diri.
"Kau, kenapa masih ada disini"
Suara Clarissa yang tiba - tiba hadir kembali membuat Richard harus menghapus semua pikiran - pikiran nya.
Kini matanya tertuju dengan wanita yang berada di depan nya, wanita tersebut memakai gaun tidur yang cantik dengan rambut di gerai dan wajah yang masih terlihat sendu, tanpa senyum.
"Aku ingin tetap berada disini dan aku tidak mau pulang"
" Aku akan menemani mu"
Mata Clarissa seakan ingin keluar dari tempat nya, karena semua perkataan - perkataan Richard sejak tadi, hari ini dirinya terlalu lelah untuk di ajak kembali berdebat dengan Richard.
"Terserah kau saja Richard "
Clarissa langsung membalikkan badan dan hendak bersiap meninggalkan Richard seorang diri di ruang tamu, namun belum sempat Clarissa pergi Richard kembali meraih tubuhnya dan kembali mendekap tubuh Clarissa.
" Richard, hentikan jangan seenaknya kau memeluk aku seperti ini"
Clarissa ingin sekali kembali melakukan perlawanan karena untuk kesekian kalinya Richard kembali memeluk dirinya tanpa izin.
"Rissa, biarkan beberapa menit kita seperti ini,, aku ingin menikmati nya, setelah itu aku berjanji akan segera pulang dan malam ini aku tidak akan mengganggu mu lagi"
Clarissa terdiam dengan semua ucapan dari Richard, dan entah apa yang ada di pikiran Clarissa karena pada akhirnya Clarissa menuruti semua yang menjadi keinginan dari Richard.
Clarissa membiarkan dirinya di peluk Richard dalam diam, Clarissa bisa mencium aroma khas dari tubuh laki - laki yang kini memeluk dirinya.
Suasana yang mendukung, pada akhirnya membuat Clarissa menerima pelukan dari laki - laki yang dulu sejenak pernah singgah di hati nya sebelum kehadiran dari Edward Chandradinata.
Laki - laki yang begitu mencintai dirinya dan laki -laki yang pernah dia tinggalkan demi seorang Edward Chandradinata dan semua yang dia lakukan itu adalah untuk dendam keluarga.
"Istirahat lah dengan tenang, esok hari aku akan kembali menemui mu, aku tidak ingin ditolak oleh mu jika aku menemui mu nanti, karena semakin engkau menolak pertemuan kita, maka aku akan menggunakan segala macam cara untuk membuat mu kembali mau bertemu dengan ku"
Richard mengatakan hal itu sambil mencium kening Clarissa dengan penuh kelembutan.
I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.