I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
MENERIMA MICHELLE



" Tetap layani suami mu dengan baik, dan tetap hormati dia dengan segala keadaan nya, kau harus menjadi istri yang baik untuk suami mu dan juga untuk Tuhan, doakan dia dan teruslah berada di sampingnya "


" Ibu percaya putri Ibu yang satu ini pasti bisa melakukan itu semua, Ibu percaya putri Ibu ini bisa menjaga keutuhan rumah tangga nya dengan baik, nah sekarang Ibu harus kembali ke taman menemani Mama Tiara dan Lisa kami sedang berdiskusi tentang tanaman hias. Mandi dan sambutlah suami mu dengan penuh cinta kasih, agar atmosfer di kamar kalian ini menjadi atmosfer yang baik dan penuh dengan kedamaian"


"Terima kasih Bu"


Ibu memeluk putri kesayangan nya dan meninggalkan kamar dari seorang wanita kuat bernama Kimmy Valerie.


Kini Kimmy menyadari bahwa dia harus bisa untuk menjadi yang seorang istri yang baik, seorang istri yang dapat menolong suami nya dan mendampingi suami nya dalam keadaan apapun.


Kimmy melangkah kan kakinya ke kamar mandi dan membersihkan diri dengan baik selesai mandi Kimmy segera menuju ke meja rias untuk melakukan riasan natural demi untuk menyambut suaminya pulang.


"Sayang, mari kita sambut Papa yah, pasti Papa capek karena keadaan di tempat pekerjaan nya "


Kimmy membelai perutnya yang sudah sedikit menonjol karena kini usia kehamilan Kimmy sudah mencapai dua puluh minggu.


Semenjak Kimmy hamil dia sering sekali berlama-lama di meja rias untuk memoles wajahnya dengan Make up yang natural.


" Semoga keadaan Edward baik-baik saja begitu dia melihat hasil tes DNA yang sudah keluar hari ini, entah kenapa aku begitu yakin jika Michelle adalah anak kandung dari Edward "


Dan tak berapa lama Kimmy mendengar suara klakson mobil dan mobil tersebut sudah masuk ke halaman rumah mereka, Kimmy yang melihat dari arah balkon kamar sudah sangat mengetahui jika raut wajah suaminya itu begitu lelah.


" Baiklah sayang, aku akan menemani engkau untuk menghadapi segala sesuatu sampai semuanya tuntas dan selesai dengan baik"


Kimmy kembali ke dalam kamar dan memastikan jika meja makan mereka yang berada di dalam kamar sudah terisi dengan makanan kesukaan dari Edward.


Kimmy yang meminta para koki untuk memasak menu yang spesial dan Kimmy selalu memilih makan malam di kamar bersama dengan suaminya supaya lebih intim.


Tak berapa lama Kimmy mendengar pintu kamar dibuka dan Kimmy melihat wajah suaminya dengan raut muka yang letih lesu.


"Sayang,Kemari lah"


Kimmy meminta Edward mendekat ke arah nya dan kemudian Kimmy memeluk tubuh suaminya dan mencium kening dengan ciuman sayang.


Aroma parfum yang dipakai Kimmy serta kehangatan pelukan yang diberikan oleh Kimmy mampu membuat semangat Edward kembali terpacu, tanpa banyak berkata - kata Edward segera menarik kembali tubuh Kimmy dan mencium Kimmy secara serampangan.


Hati yang diliputi oleh kegelisahan bisa mendadak hilang, ketika Edward mulai menyentuh tubuh istrinya tersebut.


Kimmy yang sudah menyadari akan apa yang terjadi pada suaminya tidak menolak dan membiarkan Edward mendaratkan banyak tanda cinta kepada tubuhnya.


"Cukup Edward, jangan lakukan lebih dari ini bagaimana jika kita lanjutkan ini nanti, sekarang mandilah terlebih dahulu dan kita makan malam bersama "


Edward yang hendak berbuat lebih dari itu berhasil Kimmy cegah, bukan karena Kimmy tidak mau untuk melakukannya, namun kondisi hati Edward sedang kacau dan akan lebih baik jika Edward berada dalam keadaan tenang terlebih dahulu.


" Baiklah nyonya Edward malam ini aku menurut dengan semua kata - kata mu, apakah kau mau ikut aku mandi? "


Edward tersenyum ke arah Kimmy dan Kimmy yang sudah mengetahui itu adalah senyuman godaan hanya membalasnya dengan kecupan di kening Edward.


" Tidak, cepat mandi aku akan menunggu mu untuk makan malam"


Kimmy beranjak dari tempat tidurnya dan duduk di meja makan yang tersedia di dalam kamar mereka.


"Ya, ya baiknya nyonya Edward "


"Sayang, boleh aku menanyakan sesuatu?"


"Katakanlah nyonya Edward "


" Bagaimana hasil tes DNA dari Michelle? "


Edward memandangi Kimmy dan tak beberapa lama, Edward mengeluarkan satu lembar kertas dari tas kerja nya.


" Lihatlah sendiri"


Kimmy mengambil kertas tersebut dari Edward dan mulai membacanya.


"Sudah kuduga, bahwa Michelle adalah anak mu dan nona Cassandra "


Kimmy mengembalikan kertas tersebut kepada Edward.


" Sayang apakah kau marah padaku dengan hasil tes DNA ini? "


Kimmy tersenyum mendengar pertanyaan dari suaminya tersebut,dengan lembut Kimmy mengambil tangan Edward dan menggenggam tangan suaminya itu.


"Edward jujur dari hati yang paling dalam awal mula aku mengetahui semua ini, rasa nya sedih sekali, aku tidak menyangka jika dulu hubungan mu dengan nona Cassandra sudah sangat jauh, jujur aku juga sempat ketakutan jika pada nanti nya hasil tes DNA tersebut positif bahwa dia adalah anak kandung mu, kau akan meninggalkan aku dengan cinta masa lalu mu itu"


"Namun itu hanyalah ketakutan - ketakutan sesaat yang tentunya pasti akan dialami oleh para istri jika suatu saat mengetahui masa lalu suaminya seperti cerita dirimu ini"


"Namun sekarang ketakutan ku sudah hilang, aku percaya padamu, aku percaya bahwa kau tidak akan pernah meninggalkan aku dan aku percaya bahwa nona Cassandra adalah hanya cinta masa lalu mu saja"


"Jadi kau betul - betul tidak marah? "


Kimmy menggelengkan kepalanya kuat-kuat, Kimmy tersenyum dan lebih erat dalam menggenggam tangan Edward.


" Aku tidak marah, mari kita rawat Michelle bersama-sama, saat ini gadis kecil tersebut juga sangat membutuhkan kehadiran Ayah kandung nya, karena aku yakin sejak dari kecil nona Cassandra pasti tidak akan pernah menyebutkan siapa Ayah kandung nya"


"Kita temui nona Cassandra dan kita minta izin ke dia untuk kita bisa menemui gadis kecil itu di Rumah Sakit, aku juga akan mengenalkan kepada Michelle calon adiknya ini"


Kimmy membelai perutnya dan juga membelai rambut Edward secara bersamaan.


Edward sangat bersyukur memiliki istri seperti seorang wanita bernama Kimmy Valerie hatinya seperti malaikat dan Edward begitu semakin mencintai istrinya tersebut.


"Terima kasih nyonya Edward ku tercinta, aku sungguh bangga bisa menjadi suami mu, aku bangga memiliki istri seperti dirimu"


Edward memeluk Kimmy di dalam tempat tidur mereka dan kini mereka bisa bercanda dengan lepas tanpa beban, karena semua cerita masa lalu sudah mulai terbuka satu per satu.


"Sayang apakah aku boleh untuk menagih janji mu kepada ku? "


" Janji? "


" Iya janji, janji untuk aku dapat melanjutkan permainan sudah tertunda"


"Hahahaha baiklah Edward lakukanlah, malam ini kembali lah tidur di kamar ini, masa hukuman mu sudah selesai"


I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.