
Edward yang mendengar hukuman Richard yang cukup mengerikan itu hanya bisa memandang sang detektif dengan rasa kagum sekaligus mengerikan.
Setelah Richard memerintahkan semua pengawal melakukan apa yang harus dilakukan Richard dan Edward meninggalkan penjara bawah tanah tersebut dan kembali menuju ke ruang kerja Richard.
"Richard apa kau yakin jika dengan semua hukuman yang kau berikan kepada mereka, bisa membuat mereka mengaku semua yang mereka lakukan?"
"Tuan, di dalam dunia pembunuh bayaran memang hal seperti ini tidak akan mereka akui, mengakui berarti mati, tapi biasanya salah satu dari mereka pada nantinya akan berbicara, karena pasti akan ada satu diantara kelompok yang tidak akan mau melakukan tindakan bodoh dengan mati mengerikan, seperti yang dulu pernah terjadi padaku, saat tuan Adrian pada akhirnya mengampuni aku dan melatih ku untuk menjadi seperti sekarang ini"
"Kau benar Richard Papa Adrian pernah menceritakan semuanya ini kepada ku, baiklah aku serahkan semuanya ini kepada mu, kini saatnya aku harus pulang kembali, hari sudah menjelang malam, ada istriku yang menunggu "
" Baiklah tuan Edward "
Edward pergi dari ruangan Richard dan kembali ke hotel, sementara itu di hotel Kimmy sedang memikirkan Maya, pikiran nya dipenuhi oleh wajah Maya semenjak dia kembali dari Rumah Sakit tempat Maya di rawat.
" Visum, ya Visum Maya belum melakukan akan hal ini, jadi kita belum bisa menyimpulkan apa yang sebenarnya sudah Maya alami, besok aku akan kembali ke Rumah Sakit dan akan aku coba untuk membujuknya, Tuhan lembut kan hati Maya saat aku berbicara dengan dirinya nanti Amin. "
Kimmy yang memang seorang Dokter sangat mengerti tentang luka ditimbulkan akibat sebuah perkosaan, namun itu semua harus didukung oleh tindakan medis yang membuat semua pemeriksaan menjadi semakin akurat.
Saat Kimmy sedang berbaring di tempat tidur dan memikirkan Maya, Kimmy mendengar suara pintu hotel di buka dan setelah itu dia melihat suaminya sudah kembali.
"Sayang, kau sudah kembali "
Kimmy segera bangkit dari tempat tidur nya dan segera memeluk Edward.
" Syukurlah jika memang seperti itu"
"Iya, tapi mereka adalah para pembunuh bayaran yang memiliki tuan nya, saat ini para pembunuh bayaran tersebut sedang di tekan oleh Richard untuk bisa mengakui siapa yang meminta mereka melakukan akan hal itu "
" Dan ini belum diketahui? "
" Betul sampai detik ini kita belum bisa menangkap siapa pelaku yang bersembunyi di balik semua hal yang sudah terjadi"
"Sayang tenang lah, aku akan selalu berdoa agar kita bisa menemukan siapa pelaku yang sebenarnya "
" Aku harap juga begitu, karena di masa mendatang saat anak kita sudah besar, aku tidak ingin dia mengalami ketakutan akibat cerita masa lalu dari keluarga nya ini"
"Itu benar, sekarang bersihkan dirimu, setelah itu aku akan menceritakan sesuatu hal kepada mu"
"Sesuatu hal? katakan saja sekarang, jangan menunda atau membuatku menjadi penasaran "
" Tidak sekarang, setelah kau mandi dan makan malam, di atas tempat tidur aku akan menceritakan sesuatu hal kepada mu"
"Hmm, baiklah jika memang itu keinginan nyonya"
I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.