I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
BULAN MADU



"Baiklah sayang aku berjanji pada mu bahwa apapun yang terjadi dengan mu aku akan tetap percaya pada dirimu, promise"


Kimmy mendarat kan ciuman romantis nya ke ke arah Edward.


Meskipun hati merasakan hal yang aneh saat Edward memintanya untuk melakukan janji tersebut namun Kimmy memilih untuk menyingkirkan perasan tersebut.


"Ayo kita masuk ke dalam kamar dan kemari lah aku sudah berjanji akan memeluk suami ku pada malam hari ini "


Kimmy dan Edward masuk ke dalam kamar, sepanjang tidur mereka pada malam hari itu Kimmy memeluk dengan erat suami yang begitu dia cintai.


Tuhan aku hanya ingin dia selalu sehat dan selalu berada di dalam lindungan Mu, mungkin aku bukan istri yang sempurna untuk dirinya, namun dia memiliki Engkau yang begitu sempurna,Tuhan entah mengapa malam ini aku memiliki firasat bahwa sebentar lagi aku akan kehilangan dirinya, aku memiliki firasat bahwa sebentar lagi dia akan pergi dari hadapan ku, aku mengasihi dirinya terima kasih Tuhan Engkau telah memberikan dirinya untuk ku, jangan pisahkan kami apapun masalah yang mungkin akan Engkau izinkan terjadi, biarkan kami mencintai hingga masa tua kami dan hanya maut yang dapat memisahkan kami.


Kimmy mencium kening Edward dan memperatkan pelukan nya lebih dalam kepada Edward, Edward sudah tertidur dengan sangat tenang, setiap hembusan nafas istrinya, setiap pelukan hangat yang diberikan oleh Kimmy mampu membuat Edward terlelap dengan penuh bahagia.


Dalam malam yang indah mereka tertidur, dalam setiap angan yang masih terbayang di benak mereka berdua.


Sementara itu seorang gadis yang masih berkutat dengan kata dendam sedang membaca tulisan-tulisan balas dendam yang di tuliskan di sebuah buku, tulisan-tulisan yang harus dilakukan oleh seorang wanita yang sangat pintar, wanita yang sangat cantik, malam itu di dalam ruang kerja yang hanya disinari oleh lampu kecil seorang gadis dengan teliti sedang membaca kata demi kata di dalam buku yang tuan Lauren berikan kepada dirinya.


"Tidak, haruskah aku melakukan hal ini? kakek permainan mu ini terlalu keji"


"Nona apakah nona belum tidur? "


Nampak Jean memasuki ruang kerja nona muda nya.


" Jean, belum aku belum bisa tidur, Jean katakan pada ku apakah aku harus mengikuti semua yang diperintahkan oleh kakek Lauren? lihatlah di dalam buku ini aku harus melakukan sebuah hal gila begitu Edward dan nona Kimmy kembali dari bulan madu"


Jean perlahan mengambil buku tersebut dari tangan Cassandra dan mulai membacanya, Jean tersenyum, senyuman yang sangat licik yang di lakukan nya pada malam hari ini.


"Nona rencana tuan Lauren sungguh sangat sempurna, nona hanya tinggal menjalankan nya saja, saya yakin ini pasti berhasil "


" Jean jujur aku tidak ingin kembali melakukan nya, jika aku bisa memilih aku ingin pergi dari sini dan hidup dengan tenang dengan identitas baru ku"


"Nona, nona boleh melakukan hal tersebut setelah keluarga Chandradinata hancur, mereka pantas mendapatkan apa yang seharusnya mereka dapatkan, tenanglah nona, apa yang akan anda lakukan ini sudah sebanding dengan apa yang mereka lakukan terhadap keluarga nona di masa lalu sekarang nona harus beristirahat, saya akan selalu berada di samping nona dan membantu semua rencana nona"


"Lihatlah Edward sebentar lagi kau akan hancur, kau dan istri mu tercinta, kehancuran keluarga Chandradinata hanya cukup dengan menghancurkan dirimu saja maka seluruh keluarga akan mengalami kehancuran dan kelemahan mu adalah nona Kimmy Valerie "


Jean memberikan senyuman nya yang sangat menakutkan, Jean seorang asisten pribadi Cassandra Winata sekaligus kakak tiri dari Cassandra Winata, demi untuk melancarkan setiap aksinya,Jean harus menutup jati dirinya bahwa dia adalah kakak tiri Cassandra, Jean sudah bersumpah kepada kedua mendiang orang tua Cassandra untuk melindungi Cassandra dengan segenap jiwanya jika sampai ke dua orang tua Cassandra tidak ada, dan malam itu Jean melihat ke dua orang Cassandra bunuh diri dihadapan dirinya dan Cassandra, luka yang begitu membekas, ingatan mengerikan ke dua gadis kecil itu membuat mereka memiliki dendam yang sama terhadap keluarga Chandradinata.


Keesokan harinya di rumah putih dengan penuh kebahagiaan Edward dan Kimmy sudah bersiap menuju landasan jet pribadi milik Chandradinata Corp sepanjang perjalanan sepasang suami istri ini layaknya seperti pengantin yang baru menikah, Edward tak henti-hentinya mendaratkan banyak ciuman kepada Kimmy, dan Kimmy pun membalas semua ciuman yang diberikan oleh Edward.


Perjalanan tidak menempuh waktu lama dan mereka sudah tiba di sebuah pulau milik Negara L, pulau pribadi yang sangat cantik, pulau pribadi yang hanya dapat di sewa oleh para konglomerat karena harga sewa pulau tersebut sangat fantastis


Edward segera mengajak Kimmy turun dari pesawat dan begitu Kimmy turun matanya sangat bersinar mengagumi keindahan alam yang Tuhan ciptakan di pulau tersebut, tenang dan biru nya air laut menyapa mereka berdua, disebelah kanan dan kiri mereka bisa melihat tebing-tebing yang menjulang tinggi


Hawa dingin mulai menusuk-nusuk tubuh Kimmy dan dia baru sadar ternyata pulau yang memiliki banyak keindahan ini juga dingin karena di apit oleh banyak pegunungan.


"Sayang mari kita masuk ke dalam diluar ini begitu dingin "


Kimmy langsung memeluk erat Edward karena dia begitu merasakan kedinginan, Edward yang mendapatkan pelukan langsung segera beraksi tiba-tiba Edward mengangkat tubuh Kimmy dan menggendong Kimmy masuk ke dalam Villa.


"Sayang aku malu dilihat banyak orang, tidak bisakah kau turunkan aku dulu? "


Kimmy melihat para pengawal dan para pelayan tersenyum ke arah mereka saat Edward menggendong dirinya.


Di Pulau ini Edward membawa banyak sekali pengawal dan banyak koki serta beberapa pelayan untuk tetap bekerja menjaga dan membuatkan mereka masakan yang enak selama mereka berada di sana.


"Istriku tersayang untuk apa kau harus malu, kau adalah istriku, kau adalah nyonya Edward dan ingat janji mu pada diriku bahwa begitu sampai disini kau dan tubuh mu berada di dalam kendaliku"


Senyuman Edward yang penuh dengan gairah hanya di sambut Kimmy dengan anggukan pelan, saat ini dirinya masih malu untuk mengatakan bahwa dia juga menginginkan akan hal tersebut.


Tanpa banyak berkata-kata Edward mulai mencium bibir Kimmy, Edward tidak peduli lagi jika aksinya tersebut dilihat banyak orang, dan Kimmy yang sudah berada dalam genggaman tangannya hanya bisa menyerahkan diri nya pada malam hari ini dengan pasrah kepada suami yang dia cintai


I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.