
"Nona Kim, anda disini? "
Kimmy menoleh karena merasa ada suara yang memanggil nya.
" Iya May"
"Aku sedang memandang langit, saat ini pesawat mereka pasti sudah tiba di Kota Barcelona"
"Itu betul nona, lalu apa yang saat ini nona sedang khawatir kan? "
" May, aku takut jika Edward tidak kembali lagi "
" Nona kenapa berkata begitu, biasanya saya melihat nona adalah wanita yang sangat optimis "
" Entahlah May, karena hati ku yang mengatakan ini, jika Edward pada akhirnya pun kembali dia butuh proses yang lama"
Kimmy menundukkan wajahnya dan mulai ingin kembali menangis, sejak Kimmy hamil Kimmy merupakan wanita yang sangat sensitif.
"Nona, kita harus berdoa untuk keselamatan mereka, karena saat ini itu adalah tugas kita,"
"Ya May tidak ada hal lain yang kita bisa lakukan saat ini kecuali mendoakan mereka"
"Nona ayo masuk malam yang sebentar lagi akan tiba tidak baik untuk anda"
Kimmy dan Maya pada akhirnya segera masuk kembali ke dalam rumah.
Hari ini semua orang kembali beristirahat dengan tenang, namun itu semua tidak berlaku untuk Rei dan semua pasukan nya.
"Pengawal turunkan Richard dari tempat itu dan masukan dia ke tahanan kita, aku ingin bicara dengan nya"
"Baiklah tuan Rei"
"Berikan dia makan dan pakaian yang layak sebelum aku bertemu dengan dirinya"
Dan tak beberapa lama Richard pun diturunkan dari gantungan terbalik nya kondisi Richard sangat mengenaskan di gantung terbalik tanpa makan dan minum serta disiksa membuat Richard sama sekali tidak memiliki kekuatan untuk melawan mereka, jadi ketika Richard dilepaskan Richard sama sekali tidak melakukan pemberontakan apapun.
"Tuan kami sudah melepaskan Richard dan saat ini dia sudah berada di dalam ruang tahanan "
Salah satu pengawal mengatakan jika Richard sudah berada di ruang tahanan dan siap untuk bertemu dengan Rei"
Rei masuk ke dalam ruang tahanan tersebut di dampingi oleh beberapa pengawal nya.
"Halo Richard, bagaimana apa kau sudah merasa lebih baik? "
" Zhenri apa mau mu sebenarnya? "
" Siapa Zhenri? saat ini yang berdiri dihadapan mu bukan Zhenri tapi Rei, nama Zhenri sudah mati bersama dengan kematian tuan Handri "
" Katakan apa yang kau ingin kan? "
" Richard dari dulu kau tidak pernah berubah, kau selalu langsung pada pokok pembicaraan"
"Iya kau tau aku tidak akan pernah berubah, jadi cepat katakan"
"Baiklah, saat ini di dalam laboratorium aku sedang membuat racun mematikan untuk perlawanan terhadap Chandradinata yang saat ini sudah sampai di Barcelona, mereka datang untuk membebaskan mu"
"Kau, jadi kau akan menggunakan racun tersebut untuk melawan mereka? "
"Tepat sekali, racun ini tidak mematikan untuk raga nya, namun racun ini mematikan pikiran dan semua ingatan nya"
"Dengan kata lain siapapun yang akan terkena racun ini akan seperti mayat hidup, satu racun yang terkenal di dalam dunia mafia"
"Rei, bertarung dengan dengan jantan, kau menaruh racun seperti itu seakan - akan menunjukkan jika kau tidak cukup kuat untuk melawan Chandradinata "
" Diam!!! "
Rei menampar Richard yang posisi nya masi terikat di tempat duduk.
"Jika kita bisa menggunakan trik yang licik, untuk apa kita harus susah dalam menggunakan kekuatan kita haha"
"Rei, kau akan menaruh racun tersebut di dalam peluru yang akan di gunakan para pengawal mu? kau memang bukan manusia "