I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
CLARISSA BERBICARA



"Satu lagi,kita memiliki laki -laki yang begitu mencintai kita apa adanya kita,mereka rela berkorban untuk kita bahwa rela kehilangan nyawanya untuk kita"


"Nona banyak orang yang begitu sayang padamu,dan begitu banyak orang yang menginginkan kau untuk tetap hidup,jadi ketika kau mendengarkan semua yang sudah aku katakan gerakan lah jarimu"


Kimmy mencoba untuk terus berkomunikasi dengan Clarissa banyak sekali penguatan yang sudah Kimmy berikan untuk Clarisa pada hari ini,kini Kimmy menggenggam erat tangan Clarisa dan beberapa saat kemudian Clarisa menggerakkan tangannya,Kimmy yang merasakan gerakan tangan dari Clarissa perlahan mulai meneteskan air matanya,karena dengan perlahan di depan matanya kini Kimmy melihat sebuah keajaiban.


"Terima kasih nona Clarissa aku merasakan respon dari genggaman tangan mu"


"Sekarang apakah jika aku meminta nona untuk membuka mata apakah nona mau melakukan hal itu,aku percaya dengan keajaiban dan aku amat sangat percaya akan hal itu,nona kita bisa melalui masa tua kita bersama -sama dengan orang yang kita cintai"


Kimmy pada akhirnya sudah tidak tahan lagi untuk membendung air matanya,rasa sedih yang menyeruak di dalam hatinya bercampur menjadi satu.


"Nona Clarissa,di lantai atas di ruang eksklusif saat ini ada satu orang laki -laki yang sedang menunggu mu,satu orang laki -laki yang begitu setia terhadap mu,dia adalah laki -laki yang Tuhan berikan dan harus kau jaga"


Kimmy sudah tidak kuat lagi untuk berbicara kini hanya tangisan yang keluar dari bibirnya dan tak beberapa lama Kimmy melihat Clarissa kembali membuka matanya.


"Nona Clarissa anda sadar,anda mendengarkan semua yang aku katakan?"


Clarissa menangis dan terus menangis melihat air mata Kimmy yang terus mengalir.


"Nona Kim"


Deg


Kimmy mendengar Clarissa memanggil namanya.


"Nona anda sudah bisa berbicara?coba katakan sekali lagi"


Masih dengan dengan derai air mata Kimmy mengatakan hal tersebut kepada Clarissa sebuah keajaiban telah terjadi pada hari ini.


"Nona Kim"


"Nona apa yang kau rasakan saat ini"


"Aaaaku tidak bisa menggerakkan seluruh anggota badanku,aaaaaku hanya bisa bersuara"


"Nona tetap mengucap syukur yah, berarti Tuhan menjawab doa kita,Tuhan mendengarkan apa yang kita ucapkan,baiklah aku akan segera memberitahukan kepada Richard "


"Nona jangan"


Deg


Kimmy yang hendak memutar kursi rodanya untuk mengambil ponsel mendadak berhenti karena Clarissa melarang Kimmy untuk melakukan hal tersebut.


"Kenapa nona?"


"Esok hari aku yang akan memberikan kejutan untuk nya"


"Baiklah aku mengerti, sekarang apakah aku boleh memanggil tim Dokter?aku berjanji kepada mu bahwa mereka tidak akan mengatakan hal apapun kepada Richard "


Clarissa mengangguk anggukan kepala nya tanda bahwa dia setuju.


Kimmy langsung menghubungi Fanny yang saat ini masih berada di ruangan nya ,Kimmy menceritakan permintaan Clarisa yang pada akhirnya disetujui oleh Fanny,dan tak beberapa lama tim Dokter pun datang untuk memeriksa Clarissa.


Kimmy langsung mengirimkan pesan singkat kepada Edward yang masih berada di ruang eksklusif bersama Richard dan Jian Lee,Kimmy juga menceritakan permintaan Clarissa untuk tidak memberitahukan Richard tentang keadaan Fanny saat ini.


"Ssssttt,ayo kita turun"


Edward memberitahukan kepada Jian Lee untuk segera turun kembali ke ruang Clarissa dan tetap meninggalkan Richard yang tertidur di ruang eksklusif tersebut