
" Ya Adrian ruangan itu sampai saat ini memang masih menjadi misteri, karena tidak ada yang bisa masuk ke dalam ruangan itu selain dari orang - orang dari Lauren sendiri, kita bisa diskusikan ini nanti, sekarang kita pulihkan terlebih dahulu keadaan kita masing masing "
Dan pada akhirnya tuan Jaya dan juga tuan Adrian masuk ke dalam mobil untuk kembali ke Mansion mereka di Barcelona kota.
Malam hari itu menjadi malam yang melelahkan untuk Semua anggota Chandradinata, malam itu kini telah bergantikan dengan pagi dan dengan cerita yang masih belum selesai.
Nampak Edward baru bangun dan masih berada di tempat tidur di dalam Rumah Sakit, semalam Dokter melarang untuk Edward kembali ke Mansion, karena Dokter akan memastikan terlebih dahulu tidak ada luka dalam yang dia alami oleh Edward.
Kerinduan Edward kepada istrinya membuat dia langsung mengambil ponselnya.
"Halo sayang"
"Edward, bagaimana keadaan mu, aku begitu cemas karena kau tidak memberikan kabar apapun kepada ku"
Terdengar suara teriakan dari Kimmy melalui video call yang dilakukan oleh mereka.
"Sayang maafkan aku, semalam itu lelah sekali, sekarang aku masih di Rumah Sakit "
" Edward bagaimana keadaan mu? apa kau terluka parah? bagian mana yang sakit? Edward jawab!!! "
Edward tersenyum dengan semua kekhawatiran yang Kimmy ucapan kepada dirinya.
" Sayang, aku bahagia "
" Kenapa bahagia? aku kan sedang menanyakan luka mu"
"Bahagia karena ternyata kau begitu peduli padaku"
"Edward apa yang kau katakan ha? tentu saja aku peduli, hampir setiap malam aku tidak bisa tidur karena memikirkan mu, dan hampir setiap malam aku khusus berdoa untuk mu"
"Hahahaha sayang aku tambah mencintai mu dan merindukanmu, aku ingin segera pulang dan mencium mu dan juga anak kita"
"Ya, aku mengizinkan mu melakukan hal itu ketika kau sudah sampai di sini nanti"
" Clarissa terluka sayang "
" Nona Clarissa? Karena apa dia terluka dan bagaimana keadaan nya? "
" Clarissa terkena racun teratai putih, saat ini kondisi nya belum sadarkan diri"
Dan pada akhirnya Edward menceritakan semua yang sudah terjadi, termasuk pengkhianatan Dokter Rena,sedangkan Kimmy yang mendengarkan semua cerita Edward hanya bisa menutup mulut dengan ke dua tangan nya, Kimmy sangat tidak menyangka jika seorang Dokter Rena, wanita yang selama ini sangat baik di mata Kimmy adalah pengkhianat terbesar yang menyebabkan semuanya ini terjadi.
"Edward, dia seperti itu karena memiliki dendam dan dendam tersebut belum tuntas "
" Ya sayang, itu yang dirasakan oleh Rena, saat ini Papa sudah meminta satu orang Dokter untuk menggantikan Rena"
"Siapa Dokter tersebut Edward? "
" Nanti kau juga akan tau, sayang kita bicarakan kita saja bagaimana? "
" Ya, ya kau akan bisa memiliki ku ketika kau sudah kembali kemari "
Edward tersenyum mendengarkan ucapan dari Kimmy.
" Baiklah aku pegang janji mu"
Dan setelah itu Edward menutup panggilan video call dan kembali beristirahat.
Sementara itu di ruang bawah tanah hari ini tuan Lauren, Dokter Rena dan semua pengawal akan keluar dari ruangan tersebut.
Ruangan bawah tanah memiliki pintu keluar di satu tanah lapang yang berada di pinggiran kota Barcelona, satu tanah lapang yang masih belum terpikirkan oleh keluarga Chandradinata.
"Selamat pagi tuan Lauren hamba Panglima Chou, pagi ini yang mulia Raja memerintahkan hamba untuk menjemput keluarga Louis "