I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
KEBERANIAN CLARISSA



"Baiklah aku ikut dengan kalian ke rumah utama "


Kimmy dan Maya pun segera mengikuti semua perintah dari para pengawal.


Semua barang,Kimmy tinggalkan di rumah putih, semua pengawal memeriksa keadaan rumah putih sebelum mereka semua meninggalkan rumah putih.


" Mari nona "


Pada pengawal membuka pintu mobil untuk Kimmy dan Maya agar mereka segera masuk ke dalam mobil, mobil keluar dari halaman rumah putih menuju ke kediaman rumah utama, sepanjang jalan logo Chandradinata menyala sehingga ke dua mobil tersebut bisa bebas lewat tanpa terhalang apapun di jalan raya.


Sementara itu kini mobil Clarissa sudah terparkir di kediaman milik Jean,Clarissa mengambil satu pistol dari dalam mobil nya.


"Sudah lama aku tidak menggunakan barang ini kak Jean maafkan aku, aku harus melakukan ini,kau memang masih keluarga ku, namun kini kita berdiri di jalan yang berbeda, aku akan memperjuangkan orang yang aku cintai, keluarga yang damai akan aku bentuk dengan tidak berlandaskan dendam"


Clarissa memasukkan pistol tersebut ke dalam saku baju nya, Clarissa akan mengadakan sebuah pertunjukan di kediaman kakak yang paling dia cintai, saat Clarissa tiba kediaman tersebut nampak sepi karena Rei dan semua pengawal nya langsung bergabung dengan satu kekuatan besar di bawah kepemimpinan nya untuk mempersiapkan serangan di suatu tempat.


"Rissa, kakak rindu pada mu"


Jean yang sedang duduk di ruang tamu segera tersenyum melihat kehadiran Clarissa.


"Kemarilah sayang, kakak ingin banyak berbicara dengan mu"


Clarissa menuruti apa yang Jean mau, Clarissa duduk di samping Jean.


"Rissa, coba ceritakan apa yang membuatmu kembali berkunjung ke rumah ini, apa kau sudah memutuskan untuk kembali bersatu dengan keluarga Louis? "


" Kak, aku ingin bertanya satu hal kepada kakak "


" Katakan lah"


"Apa kakak bahagia dengan semua yang terjadi dengan kakak saat ini"


"Jean terdiam dengan semua pertanyaan dari Clarissa "


" Rissa tentu saja kakak bahagia dengan semuanya, untuk apa kau bertanya begitu "


" Kakak bahagia dengan melukai banyak orang? apa dengan semua yang sudah terjadi membuat kakak puas"


"Ya aku puas Rissa, aku puas jika keluarga Chandradinata mati, aku sudah bisa membalas kan dendam keluarga Louis "


" Kak, maafkan aku saat ini, detik ini kita akan berlawanan arah "


"Tunggu Rissa apa ini!!! "


Jean sangat kaget dengan adik yang selama ini dia sayang tiba-tiba mengarahkan pistol kepada dirinya.


" Aku tidak akan memihak lagi keluarga Louis, sekarang aku berada di pihak keluarga Chandradinata, keluarga Louis sedang menyandra orang yang amat aku cintai, maka aku juga akan melakukan hal yang sama kepada keluarga Louis "


" Rissa!!!!! "


" Diaaaaaaaam"


Tiba - tiba Clarissa menembak kaca ruang tamu sehingga kaca tersebut hancur berkeping keping, para pengawal segera menghampiri Clarissa dan Clarissa segera menarik Jean untuk lebih dekat dengan dirinya, dan tetap mengarahkan pistol tersebut kepada Jean.


"Berani kalian bergerak maka pistol ini akan bersarang di kepala dia"


Clarissa semakin menekan Jean, para pengawal dibuat bersiaga di sekeliling mereka.


"Jangan ada sekali-kali yang mendekat kemari!!! "


Tiba - tiba ada satu pengawal yang mencoba mendekati mereka dan tepat di saat yang sama Clarissa menembak kepala pengawal tersebut.


" Sudah aku bilang semuanya diam, kalian akan menyesal berurusan dengan wanita yang jago menembak seperti aku!! "


Clarissa membawa Jean keluar dari rumah itu dengan pistol yang masih mengarah ke kepala Jean.


" Masuk!!!"


"Rissa, kumohon sadar ini kakak mu"


"Masuk!!! "


Rissa kembali mengarahkan pistol tersebut kepala Jean dan meminta Jean masuk ke dalam mobil nya, pada akhirnya Jean masuk ke dalam mobil, Clarissa mengikat Jean di dalam mobil, para pengawal berusaha menembak mobil yang masih terparkir tersebut, namun Richard ternyata sudut menganti mobil Clarissa dengan kaca anti peluru pada saat mobil Clarissa masih berada di tangan nya.


Setelah Clarissa selesai mengikat Jean, Clarissa melajukan mobil tersebut dengan sangat kencang keluar dari pintu gerbang, semua pengawal yang mencoba menghalangi, Clarissa tabrak satu per satu.


Aku tidak akan membiarkan mu berjuang sendirian Richard.


I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.