I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
RUANG TAHANAN RICHARD



Jian Lee seakan mengerti perdebatan antara Edward dan Clarissa dan segera memisahkan nya.


"Aku tidak setuju ketika kita melakukan serangan dengan jalur darat, kalian lihat rumput - rumput di halaman depan itu, kini rumput tersebut sudah diberikan racun jadi barangsiapa yang menginjak rumput tersebut maka akan ada racun yang masuk ke dalam tubuh melalui kaki, meskipun kita menggunakan alas kaki, tetap saja racun itu akan menyerap melalui sepatu yang akan kita gunakan, para ilmuwan keluarga Louis membuat racun tersebut dapat masuk ke dalam benda mati apapun, hanya sepatu desain dari keluarga Louis yang tak dapat membuat racun itu bereaksi"


Setelah Clarissa menerangkan, semua peserta rapat memandang Clarissa dengan sangat tajam.


"Baiklah sangat berguna sekali nona untuk informasi yang nona berikan "


" Lalu menurut nona darimana kita bisa masuk ke dalam markas tersebut? "


" Jalur udara hanya itu yang bisa aku beritahukan untuk caranya seperti apa ini yang aku tidak tau"


"Baiklah, jika kita akan masuk ke dalam markas tersebut dengan jalur udara berarti kita kan menggunakan helikopter dengan desain khusus dimana baling - baling dari helikopter tersebut tidak akan mengeluarkan suara ketika terbang rendah di dekat markas mereka "


" Aku setuju dengan ide mu tuan Jian Lee"


"Terima kasih tuan Richard "


" Kita bisa menggunakan alas kaki yang sudah aku ciptakan, sepatu ini bisa kita gunakan dan tanpa menimbulkan suara"


"Baiklah Jian masukan rencana ini di dalam pergerakan kita nanti malam "


" Baiklah tuan Adrian"


"Satu hal lagi, rumah kuno itu hampir mirip seperti kastil dimana di dalam bangunan tersebut banyak terdapat lorong, setiap lorong memiliki keamanan yang super tinggi dan senjata mematikan "


" Kami mengerti nona Clarissa, untuk itu aku sudah siapkan baju khusus untuk menangkal semua serangan itu "


"Setelah Richard keluar, aku mohon ledakan tempat itu"


Semua orang kembali menatap Clarissa dengan ucapan nya untuk meminta markas tersebut di ledakan.


"Nona Clarissa mengapa kau berpikiran demikian, tujuan kita saat ini yang paling utama adalah pembebasan tawanan "


" Tuan Adrian di dalam rumah tersebut banyak sekali terjadi penyiksaan orang - orang yang tidak bersalah, penangkapan warga sipil untuk uji racun - racun mereka, dan banyak sekali kerangka - kerangka manusia di ruang bawah tanah, semua manusia yang mereka korban kan untuk penelitian, mayatnya mereka lempar seenak nya saja di ruang bawah tanah "


Semua orang kembali terdiam dengan perkataan dari Clarissa, mereka memikirkan betapa kejam nya keluarga Louis itu.


" Rissa, peledakan rumah tersebut dapat kita lakukan atas izin dari aparat setempat, kita juga tidak boleh lupa bahwa saat ini kita juga melibatkan mereka "


Edward menunjuk beberapa aparat yang mengikuti rapat bersama dengan mereka.


" Baiklah kembali ke topik utama, letak Richard berada disini"


Jian Lee menunjukan satu ruangan dan ruangan tersebut berada di paling dasar dari bangunan itu.


"Hanya ada dua orang yang bisa masuk ke dalam ruangan ini, di antara kita siapa yang bersedia masuk dan membawa Richard keluar? "


" Aku yang akan masuk Jian Lee"


Tiba - tiba Edward mengangkat suaranya.