I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
AKU LELAKIMU



Di dalam sebuah ruangan di saat seorang wanita bernama Kimmy Valerie terbaring dan tak sadarkan diri, maka di sanalah ada sekarang laki-laki yang menangis meratapi setiap kesalahan yang sudah di perbuatnya


Laki-laki yang selama ini terkenal sangat dingin dan kejam terhadap semua wanita yang di jumpai nya, laki-laki yang ingin selalu menyakiti dan menyiksa wanita yang sudah dia bayar mahal


Saat ini laki-laki tersebut sedang membenamkan dirinya di atas kasur, menangis sambil memegang tangan wanita yang tanpa sadar mulai masuk ke dalam relung hatinya


Ego yang begitu besar sudah kalah dengan sebuah penyesalan yang mendalam, sepanjang hari itu Edward sama sekali tidak beranjak dari sisi Kimmy, dia meninggalkan semua urusan kantor, menanggalkan posisi nya sebagai seorang Ceo dan tetap tidak meninggalkan Kimmy sedetikpun


Pagi berganti siang dan siang berganti malam Kimmy masih belum menunjukan bahwa dia akan segera sadar,dan Edward begitu khawatir akan keadaannya.


"Sayang bangunlah, aku berjanji tidak akan pernah menyakiti mu lagi, kumohon bangun dan izinkan aku menebus setiap kesalahan ku padamu, izinkan aku memberikan kasih sayangku padamu sebagai istriku bangunlah"


Edward mencium kening Kimmy dan terus memegang tangannya, Edward berharap Kimmy segera sadar karena saat ini dia baru sadar bahwa dia begitu takut kehilangan Kimmy.


Sudah seharian Edward tidak tidur dan karena terlalu lelah, malam ini Edward memutuskan untuk tidur di Rumah Sakit di dalam ruangan Kimmy


Edward tertidur di samping tempat tidur Kimmy masih dengan posisi memegang tangan Kimmy seakan dia takut Kimmy sadar tanpa sepengetahuan nya dan pergi meninggalkan Edward


Sayup-sayup dikeheningan malam Edward merasakan ada yang merespon gengaman tangannya, perlahan-lahan Kimmy mulai membuka mata dan melihat keadaan disekitar dan setelah menoleh ke samping Kimmy melihat Edward tertidur pulas sambil memegang tangan Kimmy.


"Aku dimana? apa yang terjadi denganku? ini Rumah Sakit? sedang apa aku disini? aku harus segera kembali ke rumah"


Perlahan - lahan Kimmy bangun, namun Kimmy baru tersadar jika dia masih memakai selang infus di tangan kanannya


"Auuuwwwwh sakit


Kimmy yang tidak menyadari adanya selang infus ditangan hampir menarik tangannya, dia juga baru sadar bahwa tangan yang lainnya sedang begitu di gengam erat orang seorang laki - laki yang sudah terlelap.


Kimmy mempererat gengaman tangannya dan membiarkan laki - laki tersebut tetap terlelap dalam mimpinya.


"Tuan apa yang sebenarnya terjadi? kenapa sampai aku berada disini dan kau juga ikut menjagaku seperti ini, seharusnya tuan tidak perlu melakukan hal ini tuan hanya perlu meminta Maya untuk menemani ku jika memang saat ini aku sedang sakit"


Kimmy mencoba untuk menarik perlahan tangan nya dari gengaman Edward, Kimmy berharap pergerakan tersebut tidak membangunkan nya, namun sepertinya Kimmy salah Kimmy mencoba menarik tangan nya dengan sangat pelan dan Edward membuka matanya.


Edward melihat ke arah Kimmy dan mengetahui jika orang yang mulai dicintai nya tersebut sudah mulai sadar


Segera Edward beranjak dari tempat duduk dan mendekatkan diri ke arah kimmy


"Hei gadis bodoh akhirnya kau sadar juga, sudah seharian aku menunggu mu disini


Tuan maafkan aku jika merepotkan mu, kenapa aku bisa sampai berada di Rumah Sakit ini?


Baik tuan eh baik sayang, apa kau dapat menceritakan kenapa aku bisa berada disini?"


Edward tersenyum dan tiba - tiba dia merebahkan dirinya di samping Kimmy, meraih tubuh Kimmy dan memeluknya.


"Tenang dan diam lah dalam pelukanku, aku akan menceritakan kenapa sampai kau bisa berada disini"


Kimmy tenggelam dalam dekapan Edward, hatinya begitu tenang ketika Edward mulai memeluk dan mencium puncak kepalanya.


Perasaan takut terhadap Edward seketika sirna di hati Kimmy, saat dengan tenang Edward memeluk dan mencium dirinya


"Sayang bagaimana apa kau tidak jadi menceritakan kenapa aku berada disini? "


Edward yang sedari tadi terus menciumi puncak kepala Kimmy segera tersadar dan mulai membenarkan posisi supaya membuat Kimmy lebih nyaman berada di dalam pelukannya.


" Kau tidak kuat menghadapi permainan gila ku, itulah yang menyebabkan keberadaan mu di tempat ini"


Dengan nada yang datar Edward mulai menjelaskan kepada Kimmy apa yang telah terjadi,tentu saja sesekali masih menciumi puncak kepala Kimmy


"Sayang maafkan aku, aku belum bisa menjadi istri yang baik untukmu, aku belum bisa memberikan pelayanan terbaik kepadamu"


Hati Edward begitu sakit saat dia mendengarkan setiap permintaan maaf Kimmy, dia yang membuat Kimmy menjadi seperti ini, namun Kimmy yang justru merasa sangat bersalah dan meminta maaf kepada nya.


"Tidurlah, namun sebelum itu mau kah kau berjanji padaku tanpa banyak bertanya?


Hah maksudnya?


Lakukan apa yang kukatakan karena ini perintah!!


Berjanjilah padaku ketika aku pada nantinya akan meminta dirimu untuk mengikuti permainan gila ku kembali, kau harus segera lari dariku


Hah kenapa harus seperti itu?


Lakukan apa yang kukatakan karena ini perintah!!


Heh baiklah, baiklah


Sekarang tidurlah, jangan pernah mencoba untuk menghindari setiap pelukan yang kuberikan pada mu malam hari ini"


Kimmy tersenyum dan kembali memeluk Edward dengan sangat erat, malam itu mereka berdua tertidur di atas tempat tidur yang sama di Rumah Sakit, salah satu tempat yang sebenarnya tak mereka inginkan untuk memadu sebuah rasa dan permintaan maaf yang tulus dari pribadi masing-masing.