
Sementara itu Edward yang berada di dalam ruangan segera meminta Doni untuk membawakan hadiah-hadiah kecil untuk Michelle karena hari ini adalah pertemuan pertama Edward dengan Michelle putri kecilnya tersebut, setelah beberapa hari Edward sibuk dengan segala pekerjaan nya, pada sore ini Edward akan ke Rumah Sakit untuk mengunjungi putri kecilnya itu.
"Don apakah semuanya sudah disiapkan dengan baik untuk putri ku?"
"Tuan semuanya sudah saya siapkan dengan baik"
"Baiklah Don, karena urusan pekerjaan kantor sudah selesai ada baiknya aku segera menuju ke Rumah Sakit, sambil menunggu istriku selesai praktek ada baiknya aku mengunjungi putri ku, terlalu banyak kejadian yang terjadi akhir-akhir ini membuat aku tidak bisa mengunjungi nya"
"Baik tuan Edward mari kita berangkat, semua sudah dipersiapkan dengan baik di mobil "
Edward segera berdiri dari tempat duduk nya, mengambil jas dan mengikuti Doni menuju parkiran mobil di ruang eksekutif di dalam Chandradinata Corp.
Ketika Edward di dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit, hatinya sedikit diliputi rasa khawatiran, khawatir jika putri nya tidak dapat menerima keberadaan nya, dan khawatir jika dia belum bisa membahagiakan Michelle.
Mobil yang di kendarai oleh Edward pada akhirnya masuk ke dalam halaman Rumah Sakit terbesar di Negara W, Rumah Sakit milik dari Chandradinata Corp. Edward keluar dari dalam mobil menuju ke dalam ruangan Michelle, sebelum Edward sampai ke ruangan Michelle di rawat Edward sudah memberitahukan Kimmy melalui pesan singkat di dalam ponsel nya bahwa kini dia sedang berada di dalam ruang rawat Michelle
Sesampainya Edward di pintu ruang rawat, Edward melihat Cassandra ternyata berada di dalam ruangan itu, Edward melihat Cassandra sedang menenangkan Michelle yang sedang menangis kesakitan.
"Ma, ini sakit Michelle gak mau Ma disuntik terus hiks, hiks, hiks, hiks"
Tangisan Michelle yang terdengar oleh telinga Edward membuat hari Edward juga ikut menjadi terluka.
Dengan perlahan Edward membuka pintu kamar dan masuk ke dalam ruang rawat Michelle, dan Cassandra yang menyadari ada seseorang masuk ke dalam ruangan segera membalikan badan dan kaget melihat kehadiran Edward.
Seketika itu juga Cassandra ingin mengusir Edward dari dalam ruangan itu, namun sepertinya sudah terlambat karena Michelle sudah melihat kehadiran dari Edward.
"Ma, aku gak mau disuntik lagi, bilang sama Dokter itu hiks, hiks, hiks "
Michelle kecil mengira Edward adalah Dokter yang akan memberikan obat kemoterapi untuk Michelle, Edward mulai mendekati Michelle sedikit demi sedikit, namun hasilnya Michelle semakin berteriak histeris dan Edward bingung apa yang harus dilakukan nya.
"Mama,Mama, Mama Michelle takut hiks, hiks, hiks"
Ratapan dari tangisan Michelle sungguh membuat hati sangat terluka.
"Sayang, itu bukan Dokter yang akan memberikan Michelle obat, namun dia adalah Papa kandung Michelle "
Michelle yang pada awalnya menangis ketakutan dan menyembunyikan wajahnya di balik Cassandra kini diam - diam mulai memberanikan diri memunculkan wajah nya kembali begitu Michelle mendengar kata Papa.
" Papa, Michelle masih punya Papa? "
" Iya sayang,Michelle masih punya Papa"
"Jadilah Michelle bukan hanya punya Mama sekarang? "
" Iya sayang ini Papa Michelle, Papa kandung Michelle"
Michelle langsung berhenti menangis dan melihat Edward dalam waktu yang cukup lama.
Dengan perlahan Edward bergerak mendekati Michelle dan Cassandra yang masih saling berpelukan, dan dengan perlahan pula pada akhirnya Edward mengambil alih Michelle ke dalam pelukannya.
"Papa, Papa, Papa sekarang Michelle punya Papa hiks, hiks, hiks, hiks"
Tangisan Michelle sukses membuat Edward pada akhirnya meneteskan air mata, di dalam pelukannya kini ada seorang gadis kecil yang sedang menderita sakit yang cukup serius, dan di dalam pelukannya kini ada seorang putri kecilnya, putri kecil yang Edward sendiri baru mengetahui keberadaan nya dalam keadaan dia sedang sakit kritis.
"Michelle sayang ini Papa, ini Papa yang akan selalu menjaga Michelle, mulai sekarang Michelle tidak perlu takut lagi dengan Dokter, mulai sekarang Michelle tidak perlu takut lagi akan apa yang Michelle hadapi karena Papa berjanji kepada Michelle bahwa Papa akan selalu melindungi Michelle, Papa berjanji tidak akan meninggalkan Michelle lagi"
Berkali-kali Edward mencium puncak kepala putri kecilnya itu. Hatinya begitu bahagia ketika dia pada akhirnya bisa berjumpa dengan Michelle.
Cassandra yang melihat adegan itu hanya bisa terdiam, ketika dia melihat Michelle begitu bahagia dengan kehadiran Edward Cassandra memilih untuk tetap diam dan memperhatikan mereka.
"Promise Papa? "
"Promise Michelle sayang"
Edward mengaitkan jari kelingking nya kedalam jari kelingking putri kecilnya itu dan setelah itu Michelle kembali tersenyum kepada Edward.
"Ma"
Michelle memanggil Cassandra yang sejak tadi sengaja berdiri agak jauh dari mereka.
"Iya sayang "
Michelle memanggil kembali Cassandra dengan ke tangannya dan meminta Cassandra untuk kembali mendekati dirinya.
" Mama, Papa harus janji yah jangan tinggalin Michelle, Michelle takut dengan Dokter hiks, hiks "
Michelle menyatukan tangan Edward, tangan Cassandra dan juga tangannya nya untuk sendiri.
"Pasti sayang, Mama, Papa sekarang akan selalu berada bersama dengan Michelle"
Cassandra mencium kembali kening dari putri kecilnya itu.
Sementara itu di balik pintu ruang rawat Michelle ada sosok wanita yang sedang melihat semua adegan yang sedari tadi sudah terjadi.
Wanita itu tersenyum bahagia melihat semua yang sudah terjadi, wanita itu seperti nya tidak ingin menganggu mereka di dalam ruangan.
"Sayang kau lihat Papa begitu luar biasa, Papa bisa dengan cepat diterima kehadiran nya oleh kakak mu, sekarang tugas kita adalah sama-sama mendoakan kakak Michelle agar kakak Michelle segera sembuh ya sayang"
Kimmy adalah wanita yang berdiri di balik pintu ruang rawat Michelle, Kimmy tak dapat masuk ke dalam ruangan tersebut karena perjanjian nya dengan Cassandra, kini Kimmy hanya bisa berdiri dan melihat semua adegan itu dari balik kaca pintu ruangan rawat Michelle, sambil membelai perutnya Kimmy berbicara pada janin yang berada di dalam kandungan nya dan perlahan pada akhirnya Kimmy berjalan meninggalkan ruangan itu dan memilih menunggu Edward di dalam mobil saja.
I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.