I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
MEMELUK MU DI DALAM TIDUR



Jian Lee kembali mengecup kening Fanny sambil mengatakan hal tersebut dan membawa Fanny masuk ke dalam rumah.


"Tuan apa yang terjadi dengan nona Fanny? "


" Liu Yen bantu aku membawa nya ke dalam kamar "


" Baiklah tuan Jian Lee"


Jian Lee masuk ke dalam kamar Fanny dan meletakkan Fanny di atas tempat tidur.


"Tuan, ada apa dengan nona Fanny? "


" Panjang ceritanya, malam ini bolehkah aku menginap di tempat ini?"


"En, boleh saja tuan Jian Lee, tapi tidak ada kamar yang tersisa, jadi kami juga tidak tau dimana nanti tuan Jian Lee akan beristirahat "


" Kau tidak usah mengkhawatirkan aku, aku bisa tidur di kamar ini"


Kini mata Liu Yen memandang tajam ke arah Jian Lee.


"Hei, jangan seperti itu kau memandang ku, aku tidak akan menyentuh nona mu pegang setiap kata - kata ku ini, esok hari adalah hari penawar racun tahap pertama di masukan ke dalam tubuh nona Clarissa, aku hanya ingin hadir tepat waktu, jika aku kembali ke apartemen aku hanya takut terlambat saja "


Begitulah alasan yang di buat - buat oleh Jian Lee agar Liu Yen bisa percaya dan memperbolehkan Jian Lee tetap berada di samping Fanny sampai Fanny kembali tersadar.


" Baiklah tuan Jian Lee jika memang alasan nya seperti itu, aku percaya pada tuan Jian Lee"


Dan setelah mengatakan hal itu, Liu Yen keluar dari ruangan nya dan kini di dalam kamar Hanya tinggal Jian Lee dan Fanny yang masih tertidur.


"Akhirnya aku bisa melanjutkan tidur ku"


Dan pada akhirnya Jian Lee menjatuhkan dirinya di atas tempat tidur yang sama dan ikut terlelap di samping Fanny.


Sementara itu Liyana yang semalam telah makan malam dan menghabiskan malamnya bersama dengan Dean sangat kaget ketika kembali ke rumah dan masuk ke kamar Fanny ada Jian Lee tertidur di samping nya, segera saja Liyana keluar dari dalam kamar tersebut dan mencari Liu Yen.


"Liyana aku juga tidak tau apa yang terjadi, tuan Jian Lee belum menceritakan kejadian yang sebenarnya, kau sendiri kenapa baru kembali? Semalam apa saja yang telah kau lakukan dengan Dokter Dean"


Kini tatapan Liu Yen juga sangat tajam kepada Liyana.


"Tidak ada yang kami lakukan kecuali"


"Kecuali apa ha?"


"Berciuman di tepi pantai "


" Apa!!! "


" Sssstttt, astaga pelan kan suara mu jika tidak penghuni kamar bisa terbangun "


" Jadi sekarang ceritakan kejadian yang sebenarnya "


Dan pada akhirnya Liyana menceritakan semua kebersamaan nya dengan Dean sepanjang malam, Dean dan Liyana menghabiskan waktu di pinggir pantai sambil berbincang sepanjang malam, dan pada akhirnya mereka terlarut dalam ciuman panas yang menggelora, baru kali ini Liyana menemui laki - laki yang tidak menginginkan tubuhnya.


Sementara itu menjelang sore di dalam kamar pada akhirnya Fanny membuka mata nya.


"Arrrrrrrrrrrrrh, laki - laki kurang ajar!!!! "


Fanny menendang Jian Lee yang posisi tidurnya memeluk Fanny dari arah belakang, dan Jian Lee yang mendapatkan serangan dari Fanny pada akhirnya membuka mata nya.


" Hei, sakit kenapa kau tidak bisa sedikit lebih lembut menjadi seorang wanita"


Jian Lee memegang perutnya akibat terkena tendangan dari Fanny.


"Mau apa kau disini, keluar!!, Liu Yen, Liu Yen"


Fanny melempar semua bantal yang ada di tempat tidur itu kepada Jian Lee.