
" Fanny Pa? "
" Ya, nona Fanny yang akan dipilih untuk menjadi Dokter pribadi keluarga Chandradinata, sekaligus Dokter pendamping nona Clarissa dalam perawatan nya nanti, karena Richard dan Jian Lee akan lebih berkonsentrasi terhadap penawar beserta dengan para ahli farmasi dan semua tim yang terlibat, maka perlu ada tim Dokter yang khusus untuk memantau kondisi nona Clarissa agar tetap stabil"
"Kenapa Papa memilih Fanny? "
Rasa ingin tau Kimmy muncul ketika nama sahabat nya itu kembali disebut akan menjadi Dokter pribadi dari Keluarga Chandradinata menggantikan posisi Dokter Rena.
" Menantu ku, mungkin Dokter yang lebih hebat dari nona Fanny itu banyak dan mereka pasti tidak akan pernah menolak di dalam posisi ini, namun Dokter yang memiliki karakter baik juga sangat penting di dalam menjadi Dokter pribadi keluarga Chandradinata dan pilihan Papa jatuh kepada nona Fanny, selain nona Fanny memiliki prestasi yang mengagumkan di masa perkuliahan nya, nona Fanny memiliki karakter yang baik"
"Menantu ku Papa memang sengaja tidak melibatkan mu sama sekali di dalam tim untuk pembuatan penawar racun teratai putih, meskipun Papa yakin kau memiliki kapasitas di dalam hal tersebut, Papa melakukan hal itu mengingat kondisi mu yang sedang hamil besar, Papa menghindari segala resiko yang bisa menyebabkan calon cucu keluarga Chandradinata dan juga Ibu nya"
Tuan Adrian menjelaskan dengan terperinci mengapa Kimmy dilarang bergabung dengan tim pembuatan penawar racun teratai putih.
"Dan kau Edward,Papa berharap kau bisa menangani semua urusan perusahaan dengan baik, saat pembuatan penawar racun ini pada nantinya akan berlangsung, karena Papa yakin media pada nantinya pasti akan mengetahui apa yang saat ini sedang kita kerjakan, Papa berharap kau bisa meredam berita ini, karena jika tidak maka tim dari pembuat penawar akan berbahaya karena dunia juga menginginkan penawar racun langka tersebut"
Penjelasan yang panjang dari tuan Adrian membuat semua para peserta rapat yang berada di dalam ruangan kini mulai berpikir dengan tugas yang diberikan kepada mereka.
"Baiklah Pa Kimmy mengerti mengapa Kimmy tidak diperbolehkan untuk membantu disini, namun apakah Kimmy boleh mengambil bagian untuk menjaga Michelle, kita semua harus ingat bahwa saat ini ada satu nona kecil yang sedang di Rumah Sakit dan dalam perawatan khusus saat nona Clarissa masih belum sadarkan diri, jika kalian semua sibuk, siapa yang memberikan kasih sayang untuk nya? "
" Edward, Bagaimana? semua ini Papa serahkan kepada mu"
"Aku sama sekali tidak keberatan jika Kimmy akan melakukan hal tersebut, namun dia harus tetap patuh pada protokol keamanan milik keluarga Chandradinata, bagaimana sayang apa kau sanggup? "
" Ya Edward aku mengerti "
" Untuk Winata Corp, sementara waktu akan aku gabung dengan Chandradinata Corp, dalam arti semua wewenang dari CEO akan berada di bawah wewenang ku, saham Chandradinata ada di dalam Winata Corp, nanti Doni yang akan membantu ku untuk mengurus hal tersebut"
"Bagus jika semua sudah selesai Papa akan segera kembali ke dalam kamar, Jian Lee saat ini semua tergantung pada mu"
Kini semua mata memandang ke arah Jian Lee dan tuan Adrian pada akhirnya berdiri dari tempe duduk nya dan kembali ke dalam kamar.
Sementara itu para peserta rapat yang lainnya belum beranjak dari tempat duduk mereka, karena mereka melihat wajah Jian Lee yang sangat tegang.
"Jian Lee ada apa dengan mu? "