
Pada akhirnya Clarissa kembali menangis histeris ketika dia mengungkapkan apa yang selama ini di pendam nya sendirian, selama ini apapun yang dirasakan oleh Clarissa tidak pernah di ceritakan oleh siapapun,dia berkata semua baik-baik saja terhadap orang - orang disekitarnya dan akibatnya dia memendam semua kesedihan itu sendirian.
"Aku yang salah, aku yang salah mengapa Michelle sampai seperti ini, semua ini adalah karma untuk ku"
Richard memandang Clarissa yang terus menangis dan meratapi kegagalan nya dan tak lama setelah itu Richard melihat hal bodoh yang dilakukan oleh Clarissa.
"Aku benci diriku, aku mau mati saja"
Clarissa mengarahkan kepalanya ke arah tembok dan membenturkan kepalanya itu beberapa kali di tembok.
Richard yang berada di hadapan Clarissa langsung menarik tubuh Clarissa di dalam pelukan nya dan mendekap tubuh itu dengan sangat kuat.
"Lepaskan aku Richard, lepaskan, aku Ibu yang gagal, aku Ibu yang bodoh semua ini terjadi karena aku, lepaskan aku Richard kenapa kau masih berada disini pergi kau Richard!! kau akan mendapatkan masalah jika kau terus bersama dengan ku hiks, hiks, hiks, hiks, hiks"
"Aku tidak akan pernah meninggalkan mu untuk yang ke dua kali, suka tidak suka, setuju tidak setuju mulai sekarang aku akan terus bersama dengan mu, menemani kemanapun kau akan pergi "
" Tapi aku hanyalah wanita yang tidak berharga, aku sudah tidur berulang kali dengan sahabat mu Edward, bahkan sampai aku memiliki anak darinya hiks, hiks"
Clarissa terus meronta di dalam pelukan Richard, namun semakin Clarissa meronta semakin Richard tidak melepaskan pelukan tersebut sampai pada akhirnya Clarissa sudah kehabisan tenaga untuk menangis dan memberontak lagi, pada akhirnya Clarissa memilih untuk tetap menangis pelan di dalam pelukan dari Richard.
" Rissa, izinkan aku membantu mu untuk memperbaiki semua kesalahan di masa lalu mu, izinkan aku menjaga mu dan juga Michelle, aku bersedia melakukan itu semua, aku tidak pernah memandang semua yang sudah kau lakukan satu hal adalah aku tetap mencintaimu apapun keadaan yang pernah terjadi di dalam hidup mu"
Clarissa hanya menangis pelan sambil terus memeluk Richard seakan tidak mau melepaskan pelukan tersebut.
Dan pada akhirnya Richard membiarkan Clarissa tenang dan untuk beberapa saat mereka terdiam tanpa kata di dalam ruangan Michelle di rawat.
Sementara itu di sisi lain, lebih tepatnya di balik pintu ruangan Michelle ada satu sosok wanita yang sangat lembut yang ikut menangis mendengarkan semua yang sudah terjadi di dalam ruangan itu.
"Edward, ayo kita pergi, bukan waktu yang tepat jika kita tiba-tiba masuk ke dalam saat kondisi mereka seperti ini"
Kimmy dan Edward melihat semua kejadian yang sudah terjadi di dalam ruangan tersebut, karena sedari tadi langkah mereka harus terhenti di balik pintu ruang rawat ketika mereka mendengarkan setiap percakapan Clarissa dan Richard.
Kimmy dan Edward yang sedari tadi memang ingin mengunjungi Michelle di Rumah Sakit setelah sejenak beristirahat di ruang eksklusif milik Chandradinata Corp, kini terpaksa harus menunda kunjungan tersebut setelah semua kejadian ini mereka lihat.
"Kau benar sayang bukan saat yang tepat jika masuk sekarang, ayo kita pulang hapus air mata mu aku akan menjelaskan semuanya "
I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.