
Jean segera mengendurkan goncangannya, kini dia menangis seakan dia bisa mengerti siapa yang sudah melakukan akan hal ini.
Jean kembali masuk ke dalam mobil nya dan menangis dengan sangat keras di dalam mobil nya tersebut.
"Arrrrrrrrrrrrrh, aku adalah kakak yang jahat, Rissa maafkan aku"
Jean terus menangis selama beberapa lama di dalam mobil nya tersebut,hatinya begitu sedih karena Rei orang yang sangat dia cintai harus berbohong tentang kondisi Clarissa yang sebenarnya, Jean begitu sedih karena kini dia telah gagal menjadi kakak yang bisa melindungi adik nya sendiri, semua pesan sangat Ayah yang telah diberikan kepada dirinya kini telah gagal dia lakukan.
"Aku tidak akan mengampuni mu Edward!! "
Jean berteriak menyebutkan nama Edward dan pada akhirnya Jean kembali mengemudikan mobil nya tersebut dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Sementara itu Richard yang sudah sampai di apartemen nya segera membersihkan diri, kini duduk termenung di dalam ruangan nya, malam ini Richard akan menentukan apa yang akan dilakukan oleh dirinya ketika esok dia akan kembali bertemu dengan Clarissa.
"Rissa, aku tidak tau apakah kau akan setuju dengan semua yang akan aku lakukan esok hari kepada mu, namun esok aku akan melamar mu di Rumah Sakit, sebuah lamaran cinta sederhana yang akan aku berikan kepada mu"
Richard menarik nafasnya dalam - dalam dan pada akhirnya menjatuhkan dirinya di atas tempat tidur dan mulai memejamkan matanya.
Sementara itu Jean yang sudah kembali ke rumah dan sudah mengetahui siapa yang melakukan penyiksaan terhadap adik nya itu kini hanya terdiam.
"Jean aku merindukan mu"
Rei datang menghampiri Jean yang kini terdiam di dalam balkon di dalam kamarnya.
"Apa kau betul - betul merindukan aku?"
Hati Jean semakin sakit mendengarkan ungkapan dari Rei, jauh di dalam hati Jean sangat mencintai Rei, namun kini dia kecewa dengan setiap perbuatan dari Rei yang dilakukan kepada adiknya dan itu tanpa pemberitahuan kepada diri nya.
" Ya, mungkin aku terlalu lelah hari ini, Rei bisakah kau tinggalkan aku sendiri? "
" Baiklah aku akan meninggalkan mu untuk beristirahat, setelah rencana balas dendam ini berakhir aku akan memberikan status istri untuk mu kita menikah sayang "
Rei mengucapkan kata - kata tersebut, mencium pipi Jean dan pada akhirnya meninggalkan Jean seorang diri di dalam kamarnya.
Jean hanya menangis dan terus menangis mengingat semua yang telah dikatakan Rei kepada dirinya.
Menikah? apakah aku harus menikah dengan orang yang telah membuat adik ku celaka?
Jean hanya menangis dengan semua yang telah terjadi.
Sementara itu Kimmy dan Edward kini telah kembali ke ruang putih, malam hari ini mereka memutuskan untuk kembali ke ruang putih karena Kimmy tiba - tiba saja merindukan kamar mereka.
"Sayang, kita sudah sampai, jadi malam - malam begini kau membangunkan aku dan meminta aku untuk membawa mu kembali ke ruang putih hanya karena mau tidak bisa tidur? "
" Iya Edward aku sama sekali tidak bisa memejamkan mata di kamar mu yang terdahulu di rumah utama, apa kau keberatan malam - malam aku meminta mu pindah? maaf kan aku"
Kimmy mencium pipi Edward agar Edward yang sudah terlihat sangat lelah kembali bersemangat dengan apa yang sudah Kimmy minta.
I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.