
Kimmy tersenyum dan mulai saat ini dia berjanji tidak akan mencoba untuk mencari tau lagi apa yang sudah terjadi di masa lalu, Kimmy akan menerima segala kenyataan jika memang saat ini dia sudah tidak bisa mengingat apapun tentang jati dirinya di masa lalu.
Hati Kimmy yang begitu lembut membuat dirinya untuk lebih mengalah terhadap takdir yang saat ini sedang berpihak pada dirinya, takdir yang mengizinkan Kimmy untuk kehilangan ingatan dan takdir yang mengizinkan dia kembali kepada suaminya.
Kimmy yang memilih untuk menutup setiap masa lalu nya, meskipun dirinya sendiri tidak mengingat apapun tentang masa lalu tersebut, kini Kimmy lebih mengikuti perjalanan panjang yang baru dengan cerita kehidupan yang mungkin baru dalam kehidupan nya.
Selesai mandi Kimmy menggunakan gaun yang sudah dipilih oleh dirinya, Kimmy duduk di depan cermin meja riasnya, wajahnya tersenyum, hati nya juga tersenyum.
"Mulai hari ini aku akan membuang pil kontrasepsi ini, aku tidak tau kejadian apa di masa lalu yang membuat aku tidak ingin segera memiliki anak, aku tidak akan mencari taunya lagi,Tuhan jika kau mengizinkan aku untuk mengingat kembali semuanya berikan kembali ingatan itu di waktu yang tepat, namun Jika Engkau tetap tidak mengizinkan aku untuk mengingat apapun maka aku serahkan segala keputusan di tangan mu Tuhan, aku tau segala sesuatu yang terjadi kedepannya adalah suatu proses yang aku akan alami dan semua itu untuk membuatku lebih kuat lagi"
Setelah Kimmy berkata demikian dia membuang semu pil kontrasepsi yang masih berada di dalam dompet kecil, mulai hari ini dia bertekad akan kembali melayani suaminya dengan pelayanan yang terbaik.
Tidak lama terdengar pintu kamar terbuka, Edward yang baru pulang kerja masuk ke dalam kamar dengan wajah yang sudah lelah, Edward melihat istrinya sedang merias wajahnya untuk pesta malam hari ini, Edward hanya memandang istrinya tersebut dengan penuh kekaguman, kini dia sangat mengucap syukur diberikan istri yang cantik wajah dan cantik hatinya.
"Sayang aku begitu merindukan dirimu, kau Betul-betul seperti candu untuk ku"
Edward mendekati Kimmy dan memeluk Kimmy dari belakang, Kimmy yang sudah sadar jika suaminya itu sudah pulang segera membalikan badannya dan menatap wajah Edward.
Tanpa banyak bicara Kimmy mendarat kan ciuman di kening Edward dan memeluk tubuh laki-laki yang sedang sangat lelah tersebut.
Pelukan hangat yang diberikan Kimmy terhadap Edward serta aroma parfum yang dipakai Kimmy membuat keletihan Edward terbayarkan, gairah nya mulai kembali naik saat istri yang dia cintai menyambut kehadiran dirinya dengan sangat hangat
Edward mulai mendaratkan ciuman nya ke bibir sensual Kimmy, Kimmy tidak menghindari sentuhan suaminya tersebut lama mereka saling melepas rindu lewat sebuah ciuman yang sangat mengairahkan, sampai pada akhirnya Kimmy melepas ciuman tersebut.
"Sayang mandilah, bukannya kita akan pergi ke pesta?"
Gairah Edward yang sudah mulai naik membuat dia lupa jika malam ini dia harus menghadiri pesta yang diselenggarakan oleh Winata grup, untuk kesekian kalinya dia memandang istrinya tersebut dengan perasaan kecewa, Kimmy sangat mengerti tatapan suaminya yang seperti itu.
"Sayang, kau pasti sedang memikirkan yang tidak-tidak, setelah pesta selesai aku berjanji akan memberikan hal itu untuk mu nanti malam, sekarang cepat mandilah nanti kita terlambat"
Kimmy kembali mencium kening Edward dan Kimmy sangat mengerti apa yang Edward butuhkan.
"Terima kasih istriku kau mengerti apa yang aku mau, tanpa aku harus mengucapkan atau memintanya secara langsung terhadap mu, malam ini aku akan mengenalkan dirimu pada rekan bisnis ku dipesta nanti"
Tanpa butuh banyak waktu Edward melangkahkan kakinya ke kamar mandi, dan tak butuh waktu cukup lama untuk pada akhirnya Kimmy dan Edward siap berangkat di pesta tersebut, saat mereka turun ke lantai satu sudah ada Maya dan Doni yang menunggu mereka.
Kimmy tersenyum melihat Penampilan Maya yang begitu cantik pada malam hari ini.
"Tuan Edward mari kita berangkat"
Dua pasang suami istri muda yang saling mencintai tersebut pada akhirnya berangkat menuju ke pesta itu, dalam perjalanan mereka saling bercanda dan saling bercerita, sesekali Kimmy bermanja-manja dengan cara menempelkan tubuhnya pada dada bidang Edward dan Edward yang mulai mengerti akan hal itu langsung memeluk istrinya dengan sangat erat dan tak butuh waktu lama mereka sampai di pesta tersebut
Edward langsung membawa Kimmy ke keluarga besar Chandradinata di sana nampak Mama Tiara, Papa Adrian, Kakek Jaya dan Lisa sudah menunggu Kimmy dan Edward,
Tak butuh waktu lama Mama Tiara langsung memeluk Kimmy, hatinya begitu sedih ketika Mama Tiara tau bahwa menantunya ini hilang ingatan.
"Sayang ku Kimmy bagaimana keadaan mu saat ini nak, kami sangat merindukan dirimu, kami adalah keluarga dari Edward aku adalah Mama dari Edward sayang"
Kimmy yang nampak masih bingung hanya bisa tersenyum, mungkin dia masih bingung namun hatinya begitu menerima kehadiran keluarga itu, penerimaan yang hangat dirasakan sekali oleh Kimmy ketika dia berbicara dengan Mama Tiara
"Ma, maafkan Kimmy yang sampai saat ini sama sekali belum mengingat apapun, maafkan Kimmy yang belum mengingat Mama"
"Sayang kau tidak usah mempermasalahkan akan hal tersebut, buat Mama kau tetap anak menantu kesayangan Mama dan sampai kapanpun Mama akan tetap sayang kepada mu, jadi jangan pernah kau paksaan bahwa kau harus mengingat semuanya saat ini juga, nikmati proses nya dan semua akan indah pada waktunya"
Mama Tiara kembali memeluk Kimmy dan Kimmy merasakan perasan bahagia akan pelukan Mama Tiara tersebut, lama mereka melepas rindu, lama mereka berbincang - bincang semua mereka lakukan dalam sebuah pesta yang sengaja di adakan oleh Cassandra dengan maksud dan tujuan tertentu.
"Sayang kau akan mengenalkan aku dengan siapa di pesta ini? "
Pertanyaan Kimmy membuat Edward teringat akan sosok Cassandra,segera Edward menggandeng Kimmy menuju tempat Cassandra bersama dengan keluarganya,Cassandra yang melihat kehadiran Edward dan istri nya segera berbalik arah dan mendatangi mereka berdua.
" Tuan Edward akhirnya anda datang dengan wanita hebat yang selalu tuan ceritakan"
Wajah Edward menjadi merah padam mendengarkan ucapan Cassandra sosok Edward yang kaku tidak terbiasa mendengarkan hal itu.
"Ehmmm nona Cassandra perkenalkan ini istriku Kimmy "
Kimmy tersenyum kepada Cassandra dan Cassandra melakukan hal yang sama perbedaaan nya hanya Kimmy melakukan senyum tersebut dengan penuh ketulusan, tapi tidak dengan Cassandra.
" halo nona Cassandra, saya mendengar tentang berita anda di beberapa media, anda sungguh wanita yang sangat hebat"
"Nona Kim, anda terlalu berlebihan, saya hanya lah wanita biasa, senang berkenalan dengan mu nona Kim, tuan Edward mari saya perkenalkan kepada para rekan bisnis yang lainnya "
Cassandra mengajak Edward dan Kimmy untuk bergabung bersama para Ceo yang lainnya, saat mereka sedang berbincang - bincang Kimmy memiliki firasat yang tidak enak di dalam hatinya setelah dirinya melihat sosok Cassandra Winata, Kimmy tidak mengetahui firasat apakah ini, Kimmy berusaha menepis setiap perasaannya tersebut.
Tuhan ada apa ini, kenapa rasanya hatiku begitu sesak dan ada perasaan yang tidak tenang ketika aku memandang nona Cassandra, semoga ini hanya perasaan ku saja